Panduan komprehensif ini merangkum niat, tata cara, batas waktu ideal, hingga bacaan doa mustajab penyempurna ibadah pagimu. Yuk, pelajari selengkapnya dan buka pintu rezekimu hari ini!
Ingin rezeki mengalir lancar dan aktivitas harian lebih berkah? Sisihkan waktu 10 menit di pagi hari! Salah satu amalan sunnah luar biasa yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW adalah sholat Dhuha.
Apa sebenarnya manfaat sholat Dhuha bagi kehidupan kita sehari-hari? Berdasarkan sabda Rasulullah, manfaat utamanya adalah sebagai wujud sedekah yang diwajibkan bagi 360 persendian tubuh kita setiap paginya (HR. Muslim).
Sangat meringankan beban di dada sekaligus mendatangkan ketenangan batin yang luar biasa, bukan? Berikut adalah poin-poin penting seputar ibadah pagi yang akan kita bahas secara mendalam.
Lagi asyik istirahat kerja di jam 9 pagi dan niat mau sholat Dhuha, tapi tiba-tiba lupa bacaan doanya? Tenang saja, kamu tinggal browsing panduan teksnya atau streaming murottal sejenak melalui ponsel pintarmu.
Biar aktivitas ibadah digitalmu nggak terganggu loading karena memori HP penuh, gunakan MyTelkomsel Basic (MTB). Aplikasinya super ringan (di bawah 10MB), sama sekali nggak makan RAM, dan sangat cepat buat beli paket internet hemat.
Melalui artikel ini, kamu akan menemukan panduan spiritual yang sangat praktis dan super lengkap. Kita akan membedah semuanya mulai dari bacaan niat sholat Dhuha, panduan gerakannya, hingga tuntunan doa secara tuntas. Yuk, kita bahas!
Baca Juga: Iftar Adalah Momen Paling Ditunggu, Ini Arti & Istilah Gaulnya!
Banyak umat muslim yang sering ragu dan mencari tahu, sebenarnya sholat Dhuha jam berapa sih yang paling tepat untuk dilaksanakan?
Memahami waktu sholat Dhuha sangat krusial agar ibadah yang kamu lakukan sah secara fiqih dan maksimal. Secara umum, pelaksanaannya dimulai saat matahari baru saja naik sepenggalah hingga menjelang tergelincirnya matahari.
Fase Waktu | Estimasi Jam (WIB) | Keterangan |
Awal Dhuha | 06.30 - 07.30 | Matahari naik sepenggalah (Syuruq + 15 menit) |
Waktu Utama | 08.00 - 10.00 | Sangat dianjurkan, matahari mulai terik (Tirmidzi) |
Akhir Dhuha | 10.30 - 11.30 | Batas akhir sebelum masuk waktu Zawal (Dzuhur) |
Lalu, pada pukul berapakah batas sholat Dhuha benar-benar berakhir setiap harinya? Batas akhir pelaksanaannya adalah sekitar 10 hingga 15 menit sebelum masuknya waktu Zawal, yaitu ketika adzan Dzuhur berkumandang.
Meskipun rentang waktunya terbentang luas, waktu yang paling afdhal adalah saat matahari sudah mulai terasa panas.
Sebelum menggelar sajadah, wajar jika kamu bertanya berapa rakaat sholat Dhuha yang paling utama untuk dikerjakan. Berdasarkan kesepakatan para ulama, kamu bisa mengerjakannya minimal dua rakaat saja sebagai rutinitas harian yang ringan.
Jika sedang memiliki kelapangan waktu, kamu bisa melaksanakannya hingga delapan atau dua belas rakaat dengan salam pada setiap dua rakaatnya.
Mengenai tata cara sholat Dhuha, langkah-langkah gerakannya persis sama seperti pelaksanaan sholat sunnah dua rakaat pada umumnya.
Berikut adalah pelafalan niat sholat Dhuha yang shahih dan disunnahkan untuk kamu baca sesaat sebelum takbiratul ihram (dikutip dari panduan Kemenag RI):
اُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatadh dhuhaa rak'ataini lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat sholat sunnah Dhuha dua rakaat karena Allah ta'ala."
Pada pelaksanaannya, setelah membaca surat Al-Fatihah, kamu dianjurkan melanjutkannya dengan surat Asy-Syams pada rakaat pertama. Kemudian, bacalah surat Ad-Dhuha di rakaat kedua sebagai penyempurna ibadah di pagi hari.
Namun, membaca surat pendek lain seperti Al-Ikhlas atau Al-Falaq pun tetap diperbolehkan dan tidak mengurangi nilai keabsahannya.
Baca Juga: 15 Menu Sahur yang Bikin Kenyang Tahan Lama
Menyelesaikan ibadah fisik rasanya belum paripurna tanpa memanjatkan doa sholat Dhuha yang indah kepada Allah SWT.
Mengamalkan doa setelah sholat Dhuha adalah momentum paling berharga untuk mengadukan segala harapan dan memohon keluasan rezeki.
Berikut adalah lafal dzikir dan doa setelah sholat Dhuha terlengkap yang diajarkan oleh para ulama berdasarkan sumber NU Online:
اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ
اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى الْاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Latin: Allahumma innadh dhuha-a dhuha-uka, wal bahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuka. Allahumma in kaana rizqi fis-samaa-i fa-anzilhu, wa in kaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa in kaana mu'siran fayassirhu, wa in kaana haraaman fathahhirhu, wa in kaana ba'iidan faqarribhu, bihaqqi dhuhaa-ika wa bahaa-ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa aataita 'ibaadakash-shalihiin.
Artinya: "Ya Allah, sungguh waktu dhuha adalah milik-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, dan penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku di langit turunkanlah, jika di bumi keluarkanlah, jika sulit mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika jauh dekatkanlah, berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan, dan kekuasaan-Mu, berikanlah padaku apa yang Engkau berikan pada hamba-hamba-Mu yang shalih."
Setelah berdoa dengan khusyuk, kamu juga sangat disarankan untuk menutupnya dengan amalan istighfar sebanyak seratus kali.
Membaca istighfar ini terbukti ampuh membersihkan hati dan menyingkirkan hambatan ghaib yang menutupi datangnya rezeki. Selain itu, hati yang bersih karena istighfar akan lebih peka dan mudah menerima petunjuk dari Allah sepanjang hari.
Baca Juga: 15 Menu Buka Puasa Enak, Praktis, dan Bikin Nagih
Ibadah sholat Dhuha menawarkan fleksibilitas waktu yang tinggi, namun menyimpan khasiat spiritual yang tiada tandingannya. Ibadah yang sangat ringan ini merupakan bentuk rasa syukur kita atas nikmat kesehatan yang diberikan oleh Sang Pencipta.
Mulai besok pagi, yuk kita rutinkan amalan istimewa ini meski hanya dengan dua rakaat singkat sebelum larut dalam kesibukan bekerja. Terakhir, yuk isi kuotamu pakai MyTelkomsel Basic biar nggak ketinggalan kajian pagi setiap hari!
Cukup luangkan waktu sepuluh menit saja, kamu sudah bersedekah untuk tubuhmu dan membuka gerbang kesuksesan di hari itu.
Short Video baru dan seru
Hukum Sikat Gigi Saat Puasa, Apakah Membatalkan?
Doa Sahur: Memohon Keberkahan Sebelum Berpuasa
Niat Sholat Idul Adha dan Tata Caranya
Memahami Shalat Tarawih: Pengertian, Niat, dan Tata Caranya