The NextDev Hub x Huawei Webinar Series: Menjawab Tantangan Pengelolaan Bisnis di Lingkungan yang Dinamis | Telkomsel
BAGIKAN

The NextDev Hub x Huawei Webinar Series: Menjawab Tantangan Pengelolaan Bisnis di Lingkungan yang Dinamis

Article
The NextDev Hub x Huawei Webinar Series: Menjawab Tantangan Pengelolaan Bisnis di Lingkungan yang Dinamis

The NextDev Hub x Huawei Webinar Series:
Menjawab Tantangan Pengelolaan Bisnis di Lingkungan yang Dinamis

The NextDev Hub x Huawei Webinar Series: Menjawab Tantangan Pengelolaan Bisnis di Lingkungan yang Dinamis

Banyak orang tertantang untuk memulai dan membangun bisnis sendiri. Namun, tidak semua orang memahami berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menuju fase sukses dalam berbisnis. Menurut laporan How Long Will It Take To Have a Successful Startup?, setidaknya startup membutuhkan waktu minimal empat tahun untuk mendapatkan keuntungan.

Tantangan besar dalam mengembangkan bisnis adalah menciptakan keputusan strategis yang memiliki dampak besar. Di luar itu, persaingan bisnis juga terus berubah mengikuti perkembangan zaman. Untuk menjawab tantangan tersebut, webinar “The NextDev Hub x Huawei Webinar Series” hadir membahas topik “Strategic Management in Fast Changing Environment” yang dipandu oleh Senior Consultant Huawei, David William Anthony, pada Selasa, 4 Agustus 2020.

Menghadapi Transformasi Industri

David menjelaskan, industri kerap berfokus pada empat nilai, yaitu stability, certainty, simplicity, dan clarity. Namun seiring berjalannya waktu, dinamika industri terus dihadapkan dengan berbagai tantangan baru. Saat ini, industri berada di dalam era VUCA yang merupakan akronim dari Volatility-Uncertainty-Ambiguity-Complexity. Maka dari itu, diperlukan perhatian khusus untuk menjawab kebutuhan pelanggan di tengah perubahan yang terjadi begitu cepat.

Baca Juga: Mencapai Pelayanan Pelanggan yang Optimal untuk Kemajuan Bisnis

Hampir semua industri melakukan transformasi ke ranah digital, baik itu dari banking, kesehatan, hingga pelayanan publik. Hal ini tentunya menjadi pertanda yang baik, sebab transformasi digital mampu menawarkan pengalaman dan kemudahan bagi pelanggan. Namun, bagaimana dari sisi perusahaan yang secara tidak langsung diwajibkan untuk menciptakan strategi bisnis baru?

Menurut David, diperlukan perencanaan yang matang dalam membuat strategi. Jangan hanya memikirkan hari ini atau efek jangka pendek saja, pikirkan juga masa depan. Apakah strategi tersebut mampu memberikan efek jangka panjang atau tidak. Sekarang pertanyaannya adalah bagaimana kondisi persaingan usaha saat ini dan ke mana arah tren dunia usaha selanjutnya

Secara nyata, proses pembuatan strategi dimulai dari merencanakan, memilih, dan menentukan agar perusahaan menjadi lebih sukses dan bisa meraup keuntungan besar. Perlu fondasi kuat untuk bisa mendapatkan satu paket strategi yang lengkap. Hal tersebut terlihat dari lima elemen penting dalam manajemen strategis, yakni:

  1. Understanding corporate strategy: pemilik usaha perlu mengerti misi dan target perusahaan.
  2. Strategy formulation: perlunya mencari strategi yang tepat dan sesuai tujuan.
  3. Strategy execution: menetapkan strategi eksekusi agar hasil yang didapat belum sesuai dengan harapan.
  4. Strategy encoding: penghubung antara strategy formulation dan strategy execution agar strategi berjalan dengan optimal.
  5. Strategy assessment: melakukan review kembali untuk menentukan strategi yang berhasil dan yang tidak berhasil.

Menjawab Kebutuhan Dunia Usaha

Kondisi persaingan usaha terus berubah seiring dengan perubahan tren dan perkembangan teknologi. Alhasil, pelaku usaha perlu beradaptasi dengan cepat dalam membuat strategi yang sesuai  arah pengembangan bisnis.

Setidaknya terdapat dua arah strategi pengembangan bisnis, yaitu scale up (meningkatkan keuntungan setiap tahun) dan scale out (fokus pada pokok bisnis, pengembangan bisnis, dan peluang bisnis baru).  Dalam melakukan perencanaan, pelaku usaha harus mendasari keputusannya berdasarkan parameter berikut:

1. Customer

Pikirkan apa yang dibutuhkan pelanggan. Hal apa yang bisa menarik perhatian mereka untuk membeli produk.

2. Competitor

Ada sejumlah tantangan dari para kompetitor untuk menarik perhatian pelanggan, SDM, pemasok, hingga menarik minat sumber daya lainnya. Oleh karena itu, coba buat platform untuk mengatasi tantangan ini dan jangan hanya berfokus pada produk saja.

3. Data

Berpedoman pada data dari hasil riset agar perusahaan memiliki fondasi kuat dalam membuat strategi.

4. Innovation

Jangan ragu untuk melakukan eksperimen untuk menciptakan sesuatu yang baru.

5. Value

Ciptakan value proposition yang unik agar produk yang ditawarkan dapat menarik minat calon pelanggan.

Baca Juga: Potensi Pemanfaatan Teknologi 5G untuk Transformasi Digitalisasi Industri di Indonesia

Setiap strategi yang diciptakan harus realistis, tetap fokus meningkatkan keuntungan dalam 3-5 tahun, dan jangan pernah melupakan KPI (key performance indicator). Ingat, strategi tidak akan sukses kalau tak mampu memberikan value kepada pelanggan.

Semoga webinar kali ini bisa jadi jawaban untuk kamu dalam merumuskan strategi bisnis. Bagi kamu yang ingin mengetahui resep menjadi pemimpin yang baik, nantikan “The NextDev Hub X Huawei Webinar Series: Being A Leader yang akan diselenggarakan pada 11 Agustus 2020 mulai pukul 13:00 WIB.

Kunjungi akun media sosial resmi The NextDev untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan The NextDev Hub x Huawei Webinar Series!