Masih bingung bedain router, switch, sama modem? Tenang, semua ada penjelasannya. Intip selengkapnya di sini!
Komputer udah jadi salah satu teknologi terpenting dalam kehidupan masyarakat. Tapi kenyataannya, banyak orang awam yang cuma kenal komputer sebagai sebuah kesatuan. Padahal perangkat jaringan komputer terdiri dari banyak komponen.
Kenapa harus kenal komputer sampai ke perangkat jaringannya? Literasi dan pemahaman yang baik tentang jaringan komputer membuat kamu bisa lebih paham dan gak akan ‘diisengin’ sama teknisi nakal ketika komputermu bermasalah. Yuk, kita kulik!
Baca juga: Jaringan Komputer: Pengertian, Manfaat & Jenisnya
Ada banyak perangkat jaringan komputer yang harus kamu kenali dan cari di internet? Gak masalah. Yang penting, urusan beli kuota dan pulsanya di MyTelkomsel Basic. Aplikasinya ringan, tapi isinya komplit banget. Gak percaya? Buruan instal deh!
Yuk, kita bahas lebih dalam tentang 10 perangkat komputer yang harus kamu kenali!
Dalam perkembangan teknologi modern, jaringan komputer menjadi fondasi utama yang memungkinkan perangkat saling terhubung, bertukar informasi, serta mengakses berbagai layanan digital.
Di balik lancarnya komunikasi data tersebut, terdapat berbagai perangkat jaringan yang memiliki fungsi dan perannya masing-masing. Setiap perangkat bekerja pada lapisan yang berbeda, mulai dari menyediakan koneksi fisik, mengatur arus lalu lintas data, hingga menjaga keamanan jaringan.
Untuk memahami bagaimana sebuah jaringan dapat berjalan stabil, cepat, dan aman, penting bagi kita mengenal macam-macam perangkat jaringan beserta kegunaannya. Yuk simak selengkapnya di bawah ini!
Bridge adalah perangkat jaringan yang berfungsi menghubungkan dua segmen jaringan sehingga keduanya dapat berkomunikasi seolah berada dalam satu jaringan yang sama.
Bekerja pada Layer 2 OSI, bridge membaca dan memfilter paket berdasarkan MAC Address. Dengan begitu, bridge dapat mengurangi lalu lintas broadcast dan mengatasi collision dalam jaringan.
Meski fungsinya kini banyak digantikan switch, konsep bridging tetap relevan dalam teknologi modern, termasuk VLAN dan koneksi wireless seperti WDS.
Server merupakan perangkat berkinerja tinggi yang menyediakan layanan tertentu bagi komputer lain (client) dalam jaringan. Server dapat berfungsi sebagai penyedia database, web, email, file sharing, autentikasi, hingga aplikasi internal perusahaan.
Server memiliki sistem operasi khusus, keamanan tingkat tinggi, kapasitas besar, serta kemampuan melayani banyak permintaan sekaligus. Dalam jaringan skala besar, server adalah pusat koordinasi seluruh sumber daya digital.
Repeater adalah perangkat yang digunakan untuk memperkuat atau meregenerasi sinyal jaringan yang melemah akibat jarak. Ketika sinyal melewati kabel atau melalui udara, ia mengalami atenuasi, yang arti simple-nya adalah jaringan melemah karena masalah jarak.
Peran Repeater adalah mengambil sinyal tersebut, memperbaikinya, lalu memancarkannya kembali. Perangkat ini sering ditemukan dalam jaringan kabel jarak jauh, serta pada jaringan wireless sebagai Wi-Fi extender untuk memperluas cakupan sinyal.
Hub adalah perangkat jaringan paling sederhana yang bekerja di Layer 1 OSI, sehingga tidak dapat melakukan pengolahan paket yang cerdas. Ketika perangkat A mengirim data, hub akan mengirimkannya ke semua port lain tanpa melihat siapa penerimanya. Hal ini menyebabkan collision sering terjadi.
Walau sudah jarang digunakan, hub masih dipakai untuk kebutuhan eksperimen, pendidikan, atau jaringan kecil yang tidak membutuhkan manajemen trafik kompleks.
Firewall berfungsi sebagai penjaga keamanan jaringan, baik dalam bentuk perangkat keras maupun perangkat lunak. Firewall menyaring semua lalu lintas data masuk dan keluar berdasarkan aturan tertentu untuk mencegah akses ilegal, malware, serangan brute force, hingga aktivitas mencurigakan.
Dalam organisasi besar, firewall menjadi lapisan pertahanan utama yang melindungi data internal dan menjaga traffic tetap sehat. Firewall modern bahkan mampu menyaring aplikasi, memblokir situs berbahaya, dan menganalisis trafik secara real time.
Access Point (AP) adalah perangkat yang menyediakan akses jaringan nirkabel (Wi-Fi) bagi perangkat seperti smartphone, laptop, tablet, dan IoT. AP bertindak sebagai penghubung antara jaringan kabel dengan perangkat wireless.
Access Point mengelola distribusi sinyal, keamanan Wi-Fi (misalnya WPA3), pembagian pengguna, hingga jaringan tamu (guest network). Dalam perkantoran, AP menjadi komponen penting agar mobilitas pengguna tetap terjaga tanpa kehilangan koneksi.
Baca juga: 10 Manfaat Komputer di Berbagai Bidang dalam Kehidupan Sehari-hari
Network Interface Card merupakan perangkat yang memungkinkan komputer atau perangkat lain bisa terhubung ke jaringan. NIC memberikan identitas berupa MAC Address dan menangani proses pengiriman serta penerimaan paket data.
NIC dapat berbentuk kartu LAN (wired) atau modul Wi-Fi (wireless). Tanpa NIC, perangkat tidak akan bisa terhubung ke LAN atau internet walaupun jaringan tersedia.
Switch adalah perangkat yang bekerja di Layer 2 OSI yang bertugas menghubungkan banyak perangkat dalam jaringan lokal (LAN). Switch menggunakan MAC Address untuk mengirimkan paket data secara terarah hanya ke perangkat yang dituju, sehingga lebih efisien dibanding hub.
Switch juga dapat mengurangi collision, meningkatkan kecepatan, dan menyediakan fitur seperti VLAN, trunking, serta port security. Switch adalah tulang punggung utama dalam jaringan modern.
Modem adalah perangkat yang mengubah sinyal digital menjadi analog dan sebaliknya agar komputer dapat terhubung ke jaringan penyedia internet (ISP). Modem menyediakan autentikasi ke jaringan ISP, menjaga kualitas sinyal, dan memastikan koneksi stabil.
Modem dapat berupa fiber optic, DSL, atau kabel tergantung jenis layanan internet. Modem biasanya bekerja berdampingan dengan router untuk membuat jaringan internal yang lengkap.
Router adalah perangkat penting yang mengarahkan lalu lintas data antar jaringan yang berbeda. Bekerja di Layer 3 OSI, router membaca alamat IP, menentukan rute terbaik, meneruskan paket, serta mengatur trafik agar tetap efisien.
Router memungkinkan banyak perangkat menggunakan satu IP publik melalui NAT (Network Address Translation). Router juga dapat melakukan firewall dasar, pengaturan QoS, hingga manajemen bandwidth. Tanpa router, jaringan tidak dapat terhubung ke jaringan luar, termasuk internet.
Baca juga: Mengenal Perangkat Keras Komputer: Internal dan Eksternal
Udah paham sama peran-peran perangkat jaringan komputernya? Kalo udah paham, mari kenalan sama aplikasi yang bisa memudahkan kamu buat beli kuota internetnya yaitu MyTelkomsel Basic.
Mau beli kuota, pulsa, paket langganan, semua ada! Di MyTelkomsel Basic, kamu juga bisa pasang dan langganan internet rumahan IndiHome, lho! Yuk, instal aplikasinya sekarang!
Short Video baru dan seru
6 Cara Atasi Can’t Connect To This Network di Mac & Windows
Apa itu err_network_changed? Simak Penjelasan Lengkapnya!
Arti Can’t Connect to This Network & Cara Mengatasinya
Ini Dia Cara Mempercepat Jaringan Telkomsel!