Kecanduan Gadget Adalah: Ciri-ciri dan Tips untuk Mengatasinya

Big Match yang selalu dinanti dalam pertandingan Liga Inggris 2022/2023

 

Gadget adalah perangkat elektronik yang memiliki fungsi khusus dalam kehidupan manusia. Interaksi khusus ini yang kadang-kadang membuat orang kecanduan. 

 

Salah satu contoh gadget adalah smartphone. Saat ini, ada banyak orang yang kecanduan smartphone, namun nggak menyadari kalau dirinya sudah mengalami masalah tersebut.

 

Seseorang dikatakan kecanduan jika sebagian besar waktunya tidak bisa lagi terlepas dari benda tersebut, sehingga menimbulkan masalah sosial, kesehatan, komunikasi, hingga emosi dengan lingkungan sekitarnya. Apakah kamu sudah mengalami kecanduan ini? 

 

Apa saja sih, ciri-ciri kecanduan gadget? Yuk, simak di sini.

 

Ciri-Ciri Kecanduan Gadget

Kecanduan gadget atau gawai bisa terjadi pada anak atau orang dewasa. Bagaimana ciri-cirinya? 

 

  • Sebagian waktunya habis untuk berkutat dengan gadget.
  • Merasa takut jika hidupnya tanpa gadget.
  • Nggak bisa meninggalkan gadget walaupun pada saat makan.
  • Lebih banyak berinteraksi dengan gadget ketimbang lingkungan di sekitarnya.
  • Memeriksa unggahan status hingga tengah malam.
  • Menggunakan media sosial untuk membalas atau komunikasi dengan orang lain.
  • Sesibuk apa pun pekerjaan, tetap menggunakan gadget.
  • Marah jika dilarang interaksi dengan gadget.
  • Sulit berkomunikasi dengan lingkungan sekitar.
  • Mengalami keluhan kesehatan fisik.
     

Kecanduan bisa terjadi pada siapa pun, baik usia anak-anak maupun orang dewasa. Jadi, kalau kamu mengalami hal-hal di atas, ini saatnya kamu untuk waspada. 

 

Tips Mengatasi Kecanduan Gadget

Penyebab kecanduan gadget adalah kebiasaan berinteraksi tanpa aturan sehingga orang semakin merasakan candu dan nikmatnya berinteraksi di dunia maya.

 

Kalau hal itu sudah terjadi, maka ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mengatasinya:

 

1. Batasi Penggunaan Gadget

Langkah pertama sebelum orang kecanduan adalah membuat batasan. Baik pada anak atau orang dewasa, batasan ini tetap perlu kamu lakukan.

 

Bagaimana caranya? Menyuruh anak atau anggota keluarga untuk berhenti main HP seketika tentu aja nggak akan efektif. Mereka bisa tetap diam-diam mengaksesnya saat tidak sedang diawasi.

 

Solusi paling tepat untuk kamu dan keluarga adalah menggunakan Wifi modem Orbit Telkomsel. Wifi ini memungkinkan kamu untuk membatasi penggunaan internet.

 

Cocok banget untuk penggunaan Wifi rumahan yang membutuhkan peran serta orang tua untuk mengelola internet dengan baik. Dengan membatasi penggunaan internetnya, mau tak mau anak-anak juga terbatasi dalam penggunaan gadget-nya. 

 

Mau beli Telkomsel Orbit atau mengetahui dengan rinci spesifikasinya, kamu bisa cek di sini ya.

 

Baca juga: Pentingnya Peran Orang Tua untuk Keamanan Internet Anak

 

2. Tetapkan Wilayah-Wilayah Bebas Gadget

Cara kedua yang bisa kamu lakukan adalah membuat aturan wilayah-wilayah mana yang nggak boleh pegang gadget.

 

Misalnya di meja makan. Kamu bisa membuat aturan bersama bahwa semua anggota keluarga yang sedang makan nggak boleh pegang gadget. Buat kesepakatan bahwa meja makan adalah daerah terlarang gawai, supaya agar komunikasi dalam keluarga bisa tetap efektif.

 

Selain itu, pada jam-jam tertentu di tempat tidur atau di ruang keluarga, juga bisa kamu terapkan aturan ini. Namun, pastikan in adalah kesepakatan bersama, sehingga semua anggota keluarga bisa memahami dan melaksanakannya.

 

3. Melakukan Aktivitas di Luar Rumah

Jika ada anggota keluarga yang sudah terlihat mulai kecanduan, saatnya kamu ambil langkah lain. Kamu bisa membuat quality time bersama. 

 

Misalnya membuat acara atau aktivitas di luar rumah dengan semua anggota keluarga. Misalnya berkebun bersama, memancing, bermain, atau berolahraga bareng. Buat kegiatan seru di luar ruangan yang menyenangkan sehingga semua orang bisa sejenak melepaskan gadget dari tangan mereka.

 

4. Perbanyak Bersosialisasi

Kecanduan gadget pada anak menyebabkan anak sulit bersosialisasi hingga berkomunikasi dengan orang lain.

 

Supaya hal itu tidak terjadi, kamu harus membiasakan bagaimana setiap anggota keluarga bisa bersosialisasi dengan baik. Sebagai contoh dengan tetangga. Ajak anak atau keluarga menyapa orang lain di sekitar rumah, berkunjung ke rumah teman, keluarga, atau orang lain untuk membantu meningkatkan kecakapan berkomunikasi dan bersosialisasi.

 

Orang yang sibuk dengan gawai biasanya jarang bersosialisasi. Mereka lebih senang interaksi di dunia virtual. Hal tersebut harus kamu atasi dengan membiasakan sosialisasi di dunia nyata.

 

5. Ganti Gadget dengan Buku

Gadget biasanya berbentuk layar bergerak yang pada jangka panjang akan mengganggu fokus seseorang.

 

Jika anak-anak di rumah belum terpapar gadget, maka kamu bisa segera memberi mereka buku. Buku akan membuat anak lebih kreatif, imajinatif, dan kecerdasan pikiran mereka akan lebih terasah.

 

Pada orang tua pun demikian. Kalau kamu ingin menghapus kebiasaan main gadget, cobalah beralih ke novel, buku pengetahuan, atau cerita-cerita seru yang bisa memberikan pengalaman imajinasi menarik.

 

6. Belajar Menyeimbangkan Waktu

Mengatur waktu adalah hal yang penting. Jangan menghabiskan waktu begitu saja di depan gawai tanpa hal yang bermanfaat. Kamu bisa melihat kondisi diri kamu, keuangan, pendidikan, dan lainnya. Apakah bermain gawai dalam waktu lama bisa membantu hal-hal tersebut lebih baik?

 

Jika tidak, sadarlah dan mulailah berbenah waktu. Jangan habiskan waktu kamu hanya untuk bermedia sosial tanpa hasil. Kamu bisa mengerjakan hal lain pekerjaan yang lebih bermanfaat untuk hidup.

 

Buatlah aturan dan waktu yang tepat kapan kamu memegang gawai, kapan bekerja, dan melakukan kegiatan lainnya.

 

Memang, gadget adalah teknologi yang memberikan manfaat pada kehidupan, tetapi kamu juga perlu mengaturnya dengan smart. Semoga tips di atas bermanfaat!

Berbagai pilihan paket data