Masih bingung sama istilah FUP? Yuk simak serba-serbinya di sini!
Pernah merasa kecepatan internet kamu tiba-tiba menurun padahal kuota masih aktif? Bisa jadi penyebabnya adalah FUP. Istilah ini sering banget muncul di paket internet, terutama pada layanan unlimited.
Tapi, banyak juga yang masih bingung apa sebenarnya arti dan fungsi dari FUP itu sendiri. Nah, FUP atau Fair Usage Policy ini adalah kebijakan yang dibuat oleh provider untuk menjaga agar semua pengguna internet bisa menikmati koneksi yang stabil dan adil.
Jadi, meskipun paket kamu “unlimited”, bukan berarti kamu bisa bebas pakai data sepuasnya tanpa batas, ya.
Supaya nggak salah paham dan bisa mengatur pemakaian internet dengan bijak, yuk kita bahas lebih dalam tentang apa itu FUP, khususnya FUP Telkomsel, serta apa yang akan terjadi kalau FUP kamu habis.
Ada beberapa paket kuota Telkomsel yang menggunakan sistem FUP. Penasaran apa saja? Yuk cek lengkapnya lewat aplikasi MyTelkomsel!
Baca Juga: Apa itu Internet Gateway? Yuk Kenalan Lebih Dekat!
FUP adalah singkatan dari Fair Usage Policy atau dalam bahasa Indonesia disebut “kebijakan batas pemakaian wajar”. Singkatnya, ini adalah aturan dari provider internet yang membatasi penggunaan data berkecepatan tinggi dalam jumlah tertentu.
Misalnya, kamu beli paket “unlimited” 30 hari. Nah, paket itu mungkin punya FUP sebesar 20 GB. Artinya, kamu bisa menikmati internet dengan kecepatan penuh sampai penggunaan kamu mencapai 20 GB.
Tujuan FUP ini sederhana: agar semua pengguna bisa merasakan kecepatan internet yang adil dan stabil. Kalau nggak ada FUP, ada risiko sebagian pengguna “menguasai” bandwidth terlalu banyak sehingga membuat koneksi orang lain jadi lambat.
Jadi, FUP itu semacam rem pengatur supaya jaringan tetap seimbang buat semua pelanggan.
Telkomsel menerapkan kebijakan FUP pada beberapa paket internetnya, terutama yang menawarkan akses “unlimited”. Walau disebut unlimited, setiap paket punya batas FUP tertentu yang menentukan seberapa banyak kamu bisa menggunakan internet dengan kecepatan maksimal.
Contohnya begini: kamu beli paket Telkomsel dengan FUP 20 GB. Artinya, selama pemakaian kamu masih di bawah 20 GB, internet akan berjalan dengan kecepatan penuh (sesuai ketentuan paket, bisa 4G atau 5G tergantung area).
Tapi, kalau pemakaian kamu sudah lebih dari 20 GB, maka kecepatan akan otomatis diturunkan. Misalnya, dari 30 Mbps bisa turun jadi hanya 1 Mbps atau bahkan 512 Kbps, tergantung kebijakan Telkomsel pada paket yang kamu beli.
Hal ini bukan berarti kuota kamu habis, ya. Internet tetap bisa digunakan, tapi kecepatannya jadi lebih lambat.
Baca Juga: Mengenal Jaringan Internet dan Cara Membuatnya Lebih Cepat
Contoh lainnya:
FUP 50 GB: kamu bisa pakai internet dengan kecepatan penuh hingga 50 GB. Setelah lewat batas itu, kecepatan akan diturunkan, tapi tetap bisa dipakai untuk browsing ringan, chatting, atau buka media sosial.
FUP 100 GB: biasanya berlaku pada paket yang lebih besar atau paket rumahan. Setelah FUP tercapai, kecepatan akan dikurangi agar koneksi jaringan tetap stabil untuk semua pengguna.
Dengan sistem ini, Telkomsel bisa menjaga agar pengalaman internet pelanggan tetap adil dan nggak terganggu meskipun banyak pengguna aktif di waktu bersamaan.
Ketika kamu mencapai batas FUP, provider akan otomatis menurunkan kecepatan internet. Artinya, kamu masih bisa online, tapi dengan koneksi yang lebih lambat dari biasanya.
Berikut efeknya yang bisa kamu rasakan:
Streaming jadi buffering: nonton YouTube atau Netflix mungkin perlu waktu lebih lama untuk loading.
Download melambat: file atau aplikasi yang biasanya cepat diunduh jadi butuh waktu lebih panjang.
Browsing masih bisa, tapi lambat: buka website ringan seperti berita atau media sosial masih bisa, tapi gambar dan video mungkin loading lebih lama.
Chat dan email tetap lancar: aktivitas ringan seperti WhatsApp, Telegram, atau email biasanya masih bisa dilakukan tanpa masalah besar.
Jadi, FUP habis bukan berarti internet kamu terputus total, tapi kecepatannya diturunkan untuk sementara waktu, biasanya sampai masa aktif paket berakhir atau kamu membeli paket baru.
Sekarang kamu sudah tahu, kan, apa itu FUP, bagaimana sistem FUP Telkomsel bekerja, dan apa yang terjadi kalau batas FUP kamu habis?
Kalau kamu nggak mau tiba-tiba internet jadi lemot karena FUP habis, pastikan kamu rutin cek pemakaian kuota dan batas FUP kamu, ya.
Baca Juga: Sejarah Internet dari Masa ke Masa yang Harus Kamu Pahami
Mau tahu paket Telkomsel apa aja yang punya sistem FUP dan berapa batas pemakaiannya Langsung aja buka aplikasi MyTelkomsel untuk cek detail paket, beli kuota tambahan, atau upgrade ke paket dengan batas FUP yang lebih besar!
Short Video baru dan seru
Cara Membatasi Pengguna WiFi IndiHome dengan Mudah
3 Cara Menyembunyikan WiFi IndiHome untuk Membatasi Pengguna
MiFi Telkomsel: Bedanya dengan WiFi dan Cara Belinya
Tips agar Sinyal Modem Orbit Telkomsel Bagus di Sudut Ruangan