Kalau laptop kamu mulai lemot, tinggal install ulang aja pakai cara ini!
Kadang, laptop yang tadinya cepat dan responsif bisa tiba-tiba berubah jadi lemot, error, atau sering hang tanpa alasan jelas. Sebenarnya bisa dengan melakukan install ulang, namun masih banyak yang belum tau cara install ulang laptop.
Selama kamu tahu langkah-langkah dasarnya dan menyiapkan semua kebutuhan seperti flashdisk bootable, file instalasi, dan driver, semuanya bisa dilakukan dengan cukup mudah.
Bahkan, kalau kamu mengikuti panduan yang tepat, kamu bisa melakukannya sendiri tanpa harus ke tempat servis.
Di artikel ini, kita bakal bahas cara install ulang laptop dengan cara yang simpel dan mudah dipahami, bahkan buat kamu yang masih pemula. Mulai dari persiapan sebelum install ulang, proses instalasinya sendiri.
Sebelum itu, sekedar mengingatkan buat kamu yang suka main game di laptop karena lebih mobile, kamu bisa aktifkan Paket Internet Super Seru dari Telkomsel. Jadi HP kamu bisa tetap jadi tethering biar main game kamu tetap lancar.
Sekarang kita simak cara install ulang laptop, yuk
Baca Juga: Begini Cara Liat Sandi Email yang Lupa di Laptop dan HP
Banyak cara untuk meng-install ulang laptop, tapi di sini kamu bisa gunakan 3 cara yang paling mudah: flashdisk, fitur Reset, dan fitur Recovery. Simak langkah-langkahnya berikut ini.
Memang kadang laptop kita terasa lambat banget, sistem operasi sering error atau hang, atau merasa ingin mulai dari “nol” supaya performanya kembali segar. Sekarang kita lihat langkah-langkah install ulang laptop menggunakan flashdisk.
Simpan semua file penting ke hardisk eksternal, flashdisk lain, atau cloud sebelum mulai instal ulang.
Gunakan flashdisk minimal 8 GB dan buat media instalasi Windows dengan Rufus atau Media Creation Tool dari Microsoft.
Colokkan flashdisk, lalu restart laptop dan tekan tombol F2, F10, DEL, atau ESC untuk masuk BIOS. Ubah boot priority agar flashdisk jadi urutan pertama.
Setelah laptop boot dari flashdisk, pilih bahasa, lalu klik Install Now. Jika diminta product key, bisa dilewati dulu.
Hapus partisi sistem lama (biasanya drive C:) lalu pilih area kosong untuk instalasi baru. Klik Next dan tunggu proses selesai.
Setelah restart, lengkapi pengaturan seperti akun pengguna, Wi-Fi, dan privasi dasar.
Unduh driver dari situs resmi laptopmu, lalu install aplikasi yang dibutuhkan seperti browser, Office, dan antivirus.
Baca Juga: 12 Rekomendasi Laptop 5 Jutaan yang Gak Kaleng-Kaleng
Kalau kamu pakai Windows 10 dan laptop mulai terasa lemot, sering error, atau sistemnya berantakan, kamu nggak selalu perlu pakai flashdisk buat install ulang.
Windows 10 sebenarnya punya fitur bawaan yang bisa melakukan reset laptop mirip seperti install ulang, tapi jauh lebih cepat dan praktis. Dengan fitur ini, kamu bisa mengembalikan sistem ke kondisi awal tanpa ribet bikin bootable flashdisk.
Klik Start Menu lalu pilih Settings (ikon roda gigi) kemudian masuk ke menu Update & Security.
Di sisi kiri, klik Recovery, lalu pada bagian Reset this laptop, pilih Get started.
Akan muncul dua pilihan:
Windows akan menanyakan apakah kamu ingin re-install dari file lokal (Local reinstall) atau unduh versi baru dari internet (Cloud download).
Local reinstall lebih cepat.
Cloud download memastikan sistem yang terpasang benar-benar versi terbaru.
Setelah memilih opsi yang diinginkan, klik Next lalu Reset. Laptop akan restart dan mulai proses instal ulang otomatis.
Proses ini bisa memakan waktu 20–60 menit tergantung kecepatan laptopmu. Setelah selesai, Windows akan tampil segar seperti baru diinstal ulang.
Selain pakai flashdisk atau fitur Reset laptop, sebagian besar laptop modern sebenarnya sudah dilengkapi dengan fitur Recovery bawaan dari pabrikan.
Fitur ini berfungsi untuk mengembalikan sistem ke kondisi awal pabrik lengkap dengan driver dan aplikasi bawaan. Jadi, kamu bisa install ulang laptop tanpa repot cari file ISO atau driver manual.
Walaupun recovery bawaan bisa memulihkan sistem dengan aman, data pribadi kamu tetap berisiko hilang. Jadi, sebaiknya backup dulu dokumen, foto, dan file penting ke media eksternal.
Setiap merek laptop punya cara berbeda untuk masuk ke menu recovery saat dinyalakan:
Begitu masuk, pilih opsi Troubleshoot lalu Recover atau Restore Factory Settings (tergantung merek laptop).
Umumnya kamu akan diberi dua pilihan:
Setelah memilih opsi, klik Next atau OK untuk memulai proses recovery. Laptop akan restart otomatis dan mulai memulihkan sistem operasi.
Proses ini bisa memakan waktu 30–60 menit tergantung kecepatan laptop. Setelah selesai, laptop akan menyala dengan sistem Windows baru lengkap dengan driver dan aplikasi default bawaan pabrikan.
Baca Juga: 5 Cara Menyambungkan HP ke Laptop dengan Mudah
Nah, itu dia berbagai cara install ulang laptop yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan mulai dari pakai flashdisk, fitur Reset laptop, sampai recovery. Jadi kamu tinggal pilih yang mana sesuai dengan kebutuhan kamu.
Setelah proses install ulang selesai, jangan lupa untuk segera menginstal driver dan aplikasi penting, serta melakukan update sistem agar performa laptop tetap optimal dan stabil.
Nah buat kamu yang suka main game atau marathon series di laptop saat berada di rumah, biar lancar untuk semua kegiatan online kamu, berlangganan aja Telkomsel IndiHome, ya.
Short Video baru dan seru
7 Link Permainan Gratis Populer di Google Tanpa Install
15 Situs Game Gratis yang Bisa Kamu Mainkan Tanpa Install
3 Cara Uninstall Aplikasi di MacBook
Cara Install Ulang Windows 10 Sendiri, Tanpa ke Tempat Servis