Perbedaan Jaringan Fiber Optic dan Kabel Tembaga, Pilih Mana?

Paket Data Orbit Telkomsel Buat YouTuber Biar Ngonten Makin Lancar

 

Di dunia yang serba digital sebagaimana saat ini, setiap orang menghendaki koneksi yang semakin cepat untuk berbagai kebutuhan, misalnya bisnis. Karena itu teknologi fiber optic semakin banyak jadi pilihan daripada generasi pendahulunya kabel tembaga konvensional. Apa alasannya?

 

Secara umum fiber optic mempunyai keunggulan dalam kecepatan, durabilitas, dan masih banyak lagi. 

 

Perbandingan Fiber Optic vs Cable

Kabel fiber optik adalah jenis kabel dari material serabut silika atau kaca super halus dan berfungsi sebagai sarana transmisi. Serat optik mampu menghantarkan sinyal cahaya dari satu tempat ke tempat yang lain dalam waktu sangat cepat.

 

Ini karena dalam prosesnya memanfaatkan pembiasan cahaya atau dalam hal ini laser dan LED. Kecepatannya yang tinggi ini memungkinkan serat optik sebagai tulang punggung dalam jaringan komunikasi dengan jangkauan kecepatan yang optimal.

 

Biar makin jelas, pahami perbandingan antara fiber optik dan kabel tembaga biasa.

 

1. Struktur 

Banyak perbedaan antara serat dan kabel terkait metode penghantaran informasinya. Teknologi serat optik menggunakan untaian kaca yang halus dan fleksibel untuk mengirimkan informasi dalam bentuk cahaya. 

 

Untaian kaca ini berada dalam lapisan plastik yang kuat sehingga memungkinkan serat optik ini menempuh jarak yang jauh dalam waktu cepat. Kabel serat juga dapat mengantarkan lebih banyak data daripada kabel tembaga dengan diameter yang sama.

 

Sementara pada kabel tradisional, data ditransmisikan melalui listrik menggunakan kabel koaksial. Pada bagian dalamnya, terdapat inti tembaga yang diisolasi dengan aluminium, pelindung tembaga, dan lapisan plastik luar. 

 

Karena menggunakan sinyal listrik, kabel jadi lebih rentan terhadap cuaca ekstrem dan interferensi elektromagnetik 

 

2. Ketersediaan 

Berdasarkan data dari Kominfo, saat ini kita mempunyai jaringan nasional kabel serat optik sepanjang 360 ribu kilometer di bawah laut maupun daratan. Sementara SKKL (Sistem Komunikasi Kabel Laut) Tanah Air kita sekarang sepanjang 115 ribu kilometer. Ini juga meliputi jaringan yang Zona Ekonomi Eksklusif yang sepanjang 55 ribu kilometer.

 

3. Potensi Gangguan

Dibandingkan serat optik, koneksi internet kabel dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berkaitan dengan listrik. Jadi kalau kamu tinggal di daerah yang sering mengalami gangguan kabel dan pemadaman listrik, internet kabel mungkin bukan jaringan yang dapat kamu andalkan.

 

Sementara akses internet fiber optik nggak akan terdampak oleh gangguan listrik. Kamu tetap dapat mengakses jaringan serat optik tanpa listrik, karena kabelnya terbuat dari kaca dan bukan penghantar listrik. Bagian pelindung kabel pada serat optik akan menjaganya dari fluktuasi tegangan listrik dan risiko kebakaran.

 

Pendeknya, jaringan fiber optik dapat menyediakan layanan yang lebih stabil.

 

4. Kecepatan

Perbandingan fiber optic vs cable selanjutnya adalah pada segi kecepatannya. Untuk mengunduh menggunakan jaringan kabel,  kecepatannya berkisar antara 10 hingga 500 megabit per detik (Mbps). Sedangkan rata-rata kecepatan mengunggah file adalah 5 hingga 50 Mbps. 

 

Kecepatan broadband ini cukup  lumayan untuk sebagian besar bisnis skala kecil dan rumahan. Kecepatan jaringan internet kabel juga dapat mengakomodasi beberapa unduhan berat seperti streaming video, dan gaming

 

Namun, karena ini adalah jaringan bersama, setiap kali lalu lintas tinggi, kecepatan jaringan juga bakal melambat. Jika traffic sedang padat, kecepatan internet kamu bisa berkurang hingga 25%.

 

Coba bandingkan dengan jaringan internet fiber optik dengan kecepatan nggak kurang dari 250-1.000 Mbps untuk download dan upload. Banyak orang dapat mengakses jaringan fiber optik secara bersamaan tanpa memengaruhi kinerjanya. 

 

5. Biaya

Perbedaan fiber optik dan kabel tembaga yang dianggap paling signifikan berkaitan dengan biaya koneksi serat optik yang lebih mahal. Tapi itu dulu, sekarang biaya yang berhubungan dengan jaringan serat optik telah turun lumayan drastis, bahkan boleh dibilang hampir sama dengan biaya layanan kabel.

 

Faktor-faktor yang memengaruhi biaya yang harus kamu bayar tiap bulannya, umumnya berkaitan dengan paket internet yang kamu pilih. Misalnya paket internet, telepon, dan smart TV, tentunya lebih mahal daripada paket internet dan telepon aja.

 

Selanjutnya ada faktor konsumsi internet, kecepatan yang kamu inginkan, dan lokasi juga berdampak pada biaya yang harus ditanggung.

 

Jadi Pilih Fiber Optic atau Cable?

Dari uraian di atas, tentunya kamu bisa menyimpulkan sendiri kalau jaringan internet fiber optik lebih baik daripada kabel tembaga yang konvensional. Internet fiber optik dapat jadi andalan untuk menangani bisnis yang memerlukan koneksi internet cepat, bandwidth yang besar dan seterusnya.

 

Jaringan internet modern ini juga memudahkan aktivitas kamu dalam hosting aplikasi, server, juga aplikasi video maupun audio.

 

Namun kalau kebutuhan internet kamu nggak berkaitan dengan konten-konten atau aplikasi berat jaringan internet kabel udah mencukupi dan lagi pula juga lebih hemat.

 

Penutup

Sekarang nggak perlu bingung lagi memilih antara internet fiber optic atau kabel karena ada Telkomsel Orbit yang bisa jadi andalan. Layanan internet rumahan dengan modem WiFi ini bahkan nggak mengharuskan kamu untuk berlangganan. Cukup beli paketnya aja sesuai kebutuhan kamu hanya di Telkomsel.

 

Baca juga: Agar Terus Produktif di Rumah dengan Internet, 5 Hal Penting Ini Perlu Diperhatikan oleh Keluarga

 

Berbagai pilihan paket data