Film terbaru dari Netflix ini cocok banget buat kamu yang suka percintaan tanpa banyak drama.
People We Meet on Vacation hadir sebagai film romansa komedi yang mengangkat kisah hubungan yang tumbuh dari persahabatan, dibalut suasana perjalanan dan momen-momen personal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Diadaptasi dari novel populer karya Emily Henry, film ini membawa cerita yang ringan namun emosional, cocok bagi penonton yang menyukai romansa dengan pendekatan realistis dan karakter yang terasa hidup.
Sejak pertama kali diumumkan, People We Meet on Vacation langsung mencuri perhatian, terutama di kalangan pembaca novelnya yang telah memiliki basis penggemar kuat sejak rilis buku pada 2021.
Netflix kemudian menghadirkan adaptasi ini sebagai salah satu film unggulan global, menyasar penonton yang mencari tontonan romantis dengan sentuhan perjalanan, nostalgia, dan dinamika hubungan yang berkembang secara perlahan.
Sebagai bagian dari jajaran rom-com Netflix awal 2026, People We Meet on Vacation diposisikan sebagai pilihan hiburan yang hangat dan relatable.
Film ini tidak hanya menawarkan kisah cinta, tetapi juga perjalanan emosional tentang waktu, jarak, dan perasaan yang tumbuh tanpa disadari. Tak heran jika adaptasi ini menjadi salah satu rilisan yang paling dinantikan oleh penggemar Emily Henry.
Buat kamu yang penasaran, daripada nonton di situs ilegal, mendingan berlangganan Netflix dengan mudah lewat aplikasi super enteng yaitu MyTelkomsel Basic. Tinggal pilih paket yang sesuai dengan selera kamu aja terus nonton sepuasnya.
Sekarang kita simak informasi apa saja perbedaan dari novel dan filmnya People We Meet on Vacation, yuk.
Baca Juga: Shine on Me: Sinopsis dan Fakta Menarik dari Dracin Terbaru!
Sinopsis People We Meet on Vacation
People We Meet on Vacation mengikuti kisah Poppy, sosok yang memiliki sifat bebas dan spontan, serta Alex, sahabatnya yang lebih teratur dan strict dengan rutinitas.
Meski hidup di kota yang berbeda dan memiliki kepribadian yang bertolak belakang, keduanya telah menjalin persahabatan erat selama lebih dari satu dekade. Setiap tahun, satu hal selalu konsisten liburan musim panas yang mereka habiskan bersama.
Namun, kebiasaan yang selama ini terasa aman mulai berubah ketika Poppy dan Alex perlahan menyadari sesuatu yang selama ini luput untuk mereka akui.
Di tengah perjalanan, kenangan, dan obrolan yang semakin terbuka, batas antara sahabat dan perasaan yang lebih dalam mulai memudar.
Ketika pertanyaan tentang cinta tak lagi bisa dihindari, persahabatan yang mereka jaga selama ini pun diuji apakah mereka berani mengambil risiko untuk sesuatu yang mungkin sudah lama ada di depan mata.
Baca Juga: Sinopsis Surely Tomorrow: Drakor Comeback Park Seo Joon
Perbedaan Antara Novel dan Film
Adaptasi film People We Meet on Vacation membawa sejumlah perubahan dibandingkan versi novelnya.
Meski tetap mempertahankan inti cerita tentang persahabatan yang perlahan berubah menjadi cinta, film dan buku menghadirkan pendekatan yang berbeda dalam alur, karakter, dan emosi.
Buat kamu yang udah pernah baca dan penasaran perbedaannya apa, berikut beberapa perbedaan utama yang paling terasa antara People We Meet on Vacation versi novel dan film.
Pertemuan Pertama Poppy dan Alex
Di novel, keduanya pertama kali bertemu di University of Chicago sebelum akhirnya makin dekat lewat beberapa pertemuan terpisah. Versi film mengubahnya menjadi satu momen carpool ke Ohio yang lebih ikonik.
Destinasi Liburan
Di novel menampilkan lebih banyak lokasi penting seperti Croatia dan Palm Springs yang berperan besar dalam perkembangan hubungan mereka. Film menyederhanakan alur dengan menggabungkan momen-momen krusial ke Tuscany dan Barcelona.
Alasan Renggangnya Hubungan
Dalam novel, konflik besar muncul setelah kejadian di Croatia yang membuat mereka saling menjauh. Di film, konflik tersebut dialihkan ke peristiwa di Tuscany, termasuk perubahan besar pada status hubungan Alex.
Karakter Pendukungan
Banyak karakter sampingan di buku yang dipangkas di versi film, termasuk beberapa anggota keluarga dan teman dekat. Hal ini dilakukan agar cerita tetap fokus pada dinamika Poppy dan Alex.
Pendalaman Emosi Alex
Buku memberikan ruang lebih luas untuk menggali trauma dan kerentanan Alex, terutama yang berkaitan dengan masa lalunya. Di film, sebagian besar lapisan emosional ini dibuat lebih implisit dan tidak sedalam versi novel.
Momen Pengakuan Cinta
Film memilih pengakuan yang lebih visual dan sinematik, sementara buku menghadirkan pengakuan yang lebih panjang. Meski berbeda cara, keduanya tetap menutup cerita dengan pesan yang sama tentang cinta yang tumbuh dari waktu dan kebersamaan.
Baca Juga: Sinopsis Cashero: Kisah Superhero yang “Wajib” Punya Uang
Secara keseluruhan, perbedaan antara buku dan film People We Meet on Vacation menunjukkan bagaimana satu cerita yang sama bisa terasa berbeda ketika disajikan lewat medium yang berbeda.
Novel memberikan ruang yang lebih luas untuk pendalaman emosi, detail hubungan, dan perjalanan batin karakter, sementara versi film menyederhanakan alur demi ritme yang lebih ringkas dan pengalaman visual yang kuat.
Makin penasaran dengan perjalanan kisah romansa mereka? Yuk, aktivasi langganan Netflix dulu di aplikasi MyTelkomsel Basic. Ada banyak film romansa lainnya yang bisa kamu tonton lewat platform ini, lho!