Pentingnya Financial Planning untuk Bisnis dan Tips Membuatnya

Article

Financial planning merupakan hal yang sangat penting untuk mengukur apakah sebuah perusahaan mengalami keuntungan atau kerugian di akhir periode. Rencana keuangan ini berfungsi untuk mencapai tujuan keuangan perusahaan yang lebih baik dan sesuai dengan target.

 

Bagi pebisnis, baik pemula atau usaha yang sudah berkembang cukup lama, perencanaan ini menjadi hal yang sangat penting untuk mengidentifikasi laporan di akhir periode. Termasuk kebijakan perusahaan dengan mempertimbangkan cash and flow dan bagaimana mengupayakan agar pengeluaran pajak bisa seminimal mungkin.

 

Tips Membuat Financial Planning Bisnis

Bagaimana agar financial planning bisnis kamu bisa berjalan dengan baik dan terlaksana dengan maksimal? Ikuti beberapa tips berikut ini:

 

1. Memproyeksikan Potensi Penjualan

Langkah pertama untuk membuat perencanaan finansial yang baik adalah bagaimana kamu membuat proyeksi terhadap potensi penjualan yang akan kamu lakukan.

 

Kamu bisa membuat proyeksi penjualan dalam jangka waktu tertentu, misalnya satu hingga tiga tahun yang akan datang. Lalu setiap tiga bulan kamu bisa membuat proyeksi perkiraannya.

 

Buat semacam spreadsheet yang berisi data harga per unitnya, potensi penjualan untuk setiap unit, potensi pendapatan, biaya per unit, dan harga pokok penjualan. Dari sini kamu akan bisa menentukan keuntungan kotor yang kemungkinan akan kamu terima.

 

2. Menganggarkan Pengeluaran Bisnis

Dalam perencanaan keuangan sebuah bisnis, kamu perlu menganggarkan biaya pengeluaran bisnis. Ada beberapa jenis biaya pengeluaran yang perlu kamu alokasikan, yakni:

 

  • Biaya set up yakni biaya awal untuk membangun bisnis seperti perizinan, properti, dan lainnya.
  • Biaya operasional yakni biaya untuk kegiatan bisnis yang berlangsung seperti biaya marketing, internet, logistik, dan lainnya.
  • Biaya tetap yakni biaya pengeluaran yang perlu kamu keluarkan secara tetap, misalnya gaji karyawan, sewa tempat, dan lainnya.
  • Biaya variabel, merupakan biaya layaknya operasional yang mendukung proses bisnis saat sedang berlangsung.

 

3. Mempelajari Laporan Pendapatan

Financial planning perusahaan juga bisa kamu lakukan dengan cara mempelajari laporan pendapatan.

 

Melalui laporan pendapatan ini kamu bisa mengetahui pendapatan kotor, laba bersih, hingga jumlah pajak. Perusahaan bisnis yang sudah berlangsung lama, biasanya membuat laporan pendapatan ini dalam kuartal tahunan. Kalau kamu baru memulai bisnis bisa membuat laporannya setiap bulan.

 

4. Memperkirakan Cash Flow Bisnis

Sebuah perencanaan keuangan juga memuat perkiraan arus keluar masuknya kas perusahaan. Dalam perkiraan arus kas ini, yang perlu kamu catat adalah arus pendapatan dan pengeluaran yang bersifat tunai. Tujuannya untuk memastikan perusahaan bisa beroperasi secara lancar.

 

5. Membuat Neraca Keuangan

Sebuah financial planning pastinya juga memuat neraca keuangan perusahaan. Melalui neraca keuangan ini kamu bisa melihat bagaimana kondisi kesehatan keuangan dari perusahaan yang kamu kelola. Termasuk para investor yang akan membuat keputusan juga bisa melalui neraca keuangan tersebut.

 

Perkiraan dari neraca keuangan ini meliputi aset, liabilitas atau utang kepada kreditor, dan ekuitas atau selisih antara aset dengan liabilitas.

 

Aset merupakan finansial dari perusahaan terkait, misalnya uang tunai, properti, dan sebagainya.

 

6. Melakukan Analisis Kapan Bisa BEP

Analisis BEP atau break even point juga penting kamu muat dalam sebuah financial planning. BEP ini merupakan titik seimbang antara pengeluaran bisnis dan tingkat penjualan yang kamu capai.

 

Kalau bisnis kamu layak, jumlah total pendapatan akan melebihi jumlah keseluruhan dari pengeluaran bisnis. Di sinilah para investor akan melihat peluang positif dari perusahaan yang akan mereka pilih, sehingga potensi investasi akan semakin besar.

 

Contoh financial plan bisnis dengan perhitungan lengkapnya bisa kamu cek di sini.

 

Pada prinsipnya sebuah perencanaan keuangan memiliki fungsi yang signifikan bagi pengusaha. Melalui perencanaan ini pengusaha dapat mengukur kemajuan usaha yang mereka lakukan.

 

Selain itu, adanya perencanaan juga akan membantu bagaimana membuat prioritas dalam pengeluaran untuk mencapai efisiensi dan efektivitas. Bagaimana kamu bisa membuat manajemen kas dan anggaran juga bisa terbantu dengan adanya perencanaan finansial yang matang.

 

Financial planning merupakan bagian dari upaya memajukan bisnis agar lebih terkelola dengan baik. Bagi para pebisnis mula sangat penting mengetahui bagaimana caranya merencanakan keuangan yang matang.

Kamu bisa belajar lebih banyak di aplikasi Kuncie milik Telkomsel. Aplikasi belajar bisnis online yang akan menghubungkan kamu dengan para pebisnis sukses. Kamu bisa belajar bisnis kapan aja dan di mana aja.

 

Telkomsel bukan hanya bergerak di bidang telekomunikasi, tetapi juga turut mendorong perkembangan UMKM di tanah air.

 

Baca juga: Kiat Sukses Bisnis UKM Jaman Now

 

Keuangan merupakan hal yang sangat penting dari pengelolaan sebuah perusahaan. Baik pebisnis pemula maupun yang sudah lama, jika perencanaannya bermasalah maka cepat atau lambat perusahaan pun akan mengalami masalah.

 

Pelajari lebih bijak bagaimana membuat financial planning yang baik dan bagaimana implementasinya agar sesuai dengan perkiraan.

 

Temukan jawaban belajar financial planning yang baik bersama Kuncie, aplikasi belajar bisnis terbaik dari Telkomsel. Belajar lebih mudah kapan aja di mana aja.

scroll