Apa itu VOD? Yuk cari tau lengkapnya di sini!
Di era digital, cara menonton hiburan sudah berubah drastis. Kalau dulu kita harus menunggu jam tayang di TV, sekarang hampir semua konten bisa diakses kapan saja lewat ponsel atau laptop melalui VOD atau Video on Demand.
Dengan VOD, kamu bebas memilih apa yang ingin ditonton tanpa terikat jadwal. Mau maraton drama Korea, nonton film terbaru, atau sekadar cari video edukasi, semuanya tersedia hanya dengan satu klik.
Selain praktis, layanan VOD hadir dengan berbagai model. Ada yang gratis dengan iklan, ada juga yang premium dengan kualitas tayangan super jernih.
Nah, supaya lebih paham, yuk kita kupas mulai dari pengertian, jenis-jenisnya, sampai kelebihan, kekurangan, dan contoh platform yang bisa kamu coba!
Nah, kalau ingin berlanggan VOD dengan mudah seperti Netflix, Disney+ Hotstar, atau Prime Video, kamu bisa langsung beli lewat aplikasi MyTelkomsel. Yuk download sekarang di Google Play atau App Store!
Baca Juga: Paket Nonton Telkomsel: Streaming Hemat, Hiburan Maksimal!
Video on Demand (VOD) adalah layanan video digital yang memungkinkan kamu menonton konten seperti film, serial, hingga dokumenter kapan saja dan di mana saja. Berbeda dengan TV tradisional, VOD memberi kontrol penuh seperti play, pause, rewind atau fast-forward.
Selain itu, VOD bisa diakses lewat berbagai perangkat, mulai dari smartphone, laptop, tablet, hingga Smart TV. Sistemnya juga beragam: ada yang berbasis langganan, pembelian per konten, hingga gratis dengan iklan.
Apa saja jenis-jenis dari VOD? Yuk simak selengkapnya di bawah ini:
Model berlangganan bulanan atau tahunan dengan akses tak terbatas ke ribuan konten. Cocok buat penonton yang rajin binge-watching. Contoh: Netflix, Disney+, HBO Max.
Sistem bayar per konten, bisa sewa atau beli permanen. Ideal buat yang hanya ingin menonton film tertentu tanpa langganan. Contoh: Google Play Movies, iTunes.
Gratis untuk diakses, tapi diselingi iklan. Cocok buat yang ingin hemat, meski pengalaman nonton bisa terganggu. Contoh: YouTube, Tubi, Vidio (konten tertentu).
Konten gratis tanpa iklan, biasanya untuk edukasi atau layanan publik. Misalnya konten belajar dari pemerintah atau perpustakaan digital.
Menyediakan film-film terbaru yang biasanya masih tayang di bioskop, dengan biaya lebih mahal. Cocok buat yang ingin cepat menikmati rilisan baru.
Setelah mengetahui jenis-jenisnya, berikut adalah kelebihan dan kekurangannya:
Bisa nonton kapan pun dan di mana pun tanpa terikat jadwal tayang. Hal ini bikin VOD cocok untuk gaya hidup modern yang serba cepat dan mobile.
Dari drama, film, sampai dokumenter, semuanya ada di satu platform. Jadi kamu nggak perlu repot mencari hiburan di banyak tempat berbeda.
Banyak layanan mendukung resolusi HD hingga 4K dengan audio surround. Pengalaman menonton pun jadi lebih imersif, hampir setara bioskop.
Baca Juga: Makin Populer, Ini Jenis hingga Cara Kerja Video on Demand
Tanpa koneksi yang baik, kualitas video bisa turun atau buffering. Buat pengguna di daerah dengan sinyal lemah, ini bisa jadi masalah besar.
Langganan bulanan atau pembelian konten bisa terasa mahal kalau dikumpulkan. Apalagi kalau kamu ingin akses ke beberapa platform sekaligus.
Film atau serial favorit tersebar di berbagai platform, bikin pengguna harus berlangganan lebih dari satu layanan. Kondisi ini sering bikin bingung memilih layanan mana yang paling worth it.
Apa saja contoh dari VOD? Yuk simak di bawah ini:
Salah satu pelopor layanan streaming global. Koleksi film dan serialnya sangat beragam, ditambah banyak produksi orisinal seperti Stranger Things atau The Witcher.
Netflix juga menawarkan pilihan paket langganan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, dari penggunaan pribadi hingga keluarga.
Platform khusus pecinta Disney, Pixar, Marvel, Star Wars, dan National Geographic. Dengan katalog yang kuat, Disney+ jadi pilihan favorit keluarga. Serial seperti The Mandalorian atau film blockbuster seperti Avengers: Endgame jadi daya tarik utama.
Bukan cuma untuk konten gratis seperti vlog, musik, atau tutorial, YouTube juga punya layanan sewa dan beli film. Jadi, pengguna bisa menikmati hiburan tanpa biaya, atau membayar untuk konten premium sesuai kebutuhan.
Platform ini menggabungkan model langganan dengan opsi sewa/beli konten. Koleksinya cukup luas, termasuk serial hits seperti The Boys dan The Lord of the Rings: The Rings of Power.
Salah satu layanan VOD lokal Indonesia. Vidio menghadirkan serial, film, hingga siaran olahraga langsung. Ada versi gratis dengan iklan, tapi pengguna bisa upgrade ke premium untuk pengalaman nonton tanpa gangguan.
Baca Juga: Nonton TV Online di HP Tanpa Perlu Aplikasi, Ini Caranya!
Nah, kabar baiknya, semua layanan VOD populer itu bisa kamu akses dengan mudah lewat aplikasi MyTelkomsel. Jadi kamu nggak perlu ribet daftar satu per satu di banyak tempat, cukup buka MyTelkomsel, pilih paket langganan yang kamu mau, dan langsung bisa nonton sepuasnya.
Yuk, download aplikasi MyTelkomsel sekarang di Google Play atau App Store, dan nikmati dunia hiburan tanpa batas di genggamanmu!
Short Video baru dan seru
Sinopsis & Review 10 Film Netflix Rating Tertinggi
20 Film Disney Terbaik Sepanjang Masa
My Dearest Nemesis: Sinopsis dan Daftar Pemain, Nonton di Vidio!
Langganan Amazon Prime Video Termurah, Cuma 21 Ribu Sebulan