Ini Pengertian Senam Lantai, Jenis-Jenis, dan Manfaatnya

Big Match yang selalu dinanti dalam pertandingan Liga Inggris 2022/2023

 

Senam lantai menjadi jenis olahraga fisik yang sudah sering ditemukan di berbagai tempat. Itu karena senam lantai memiliki berbagai jenis gerakan dan banyak manfaatnya bagi kesehatan tubuh.

 

Cari tahu pengertian senam lantai berikut ini, yuk!

 

Pengertian Senam Lantai

Senam lantai adalah jenis latihan fisik dengan gerakan yang sistematis dan terencana dan dilakukan di lantai dengan matras sebagai alas untuk berolahraga.

 

Matras bertujuan untuk meminimalisir terjadinya cedera karena pergesekan kulit dengan lantai. Kamu juga bisa melakukan senam lantai dimana saja dengan membawa matras ini, bahkan di luar ruangan.

 

Selain itu, senam lantai biasanya berupa gerakan akrobatik, seperti bertumpu, berputar, berguling, dan lain-lain.

 

Memang, apa saja ya gerakan-gerakan senam lantai? Yuk, ketahui beberapa macam gerakannya berikut ini!

 

Gerakan Senam Lantai

Ada beberapa macam gerakan senam lantai. Inilah gerakan-gerakannya:

 

  1. Sikap lilin
    Salah satu contoh senam lantai yaitu sikap lilin. Sikap lilin sendiri adalah posisi ketika seluruh tubuh diluruskan dengan posisi kaki berada di atas.

    Tumpuan yang digunakan untuk menopang berat tubuh yaitu menggunakan siku dan tangan.
     

  2. Kayang (Bridge)
    Gerakan ini yaitu punggung membentuk busur dengan abdomen menghadap langit-langit. Tumpuan untuk gerakan ini yaitu kedua tangan dan kedua kaki.
     

  3. Child’s pose
    Child’s pose yaitu gerakan memanjangkan kedua tangan ke depan lalu melebarkan lutut tanpa mengubah posisi tangan dan jari yang bersentuhan dengan matras. Lalu, turunkan dada di antara paha.
     

  4. Berguling ke depan (forward roll)
    Untuk berguling ke depan, kamu bisa berdiri untuk sikap awalnya, lalu jongkok dengan tangan terjulur ke depan selebar bahu.

    Dagu harus didekatkan ke dada sambil mengarahkan kepala ke lantai. Kemudian, dorong tubuh ke depan dengan kaki serta mendarat kembali dengan kaki. 
     

  5. Berguling ke belakang (backward roll)
    Berkebalikan dari berguling ke depan, gerakan ini yaitu berguling ke belakang. Tubuh kamu harus ditekuk di posisi squat sambil merentangkan tangan ke depan.

    Lalu, turunkan punggung ke lantai dengan bantuan kakimu dan dorong tubuh ke belakang dengan tangan di samping bahu untuk menopang tubuh saat berguling ke belakang.
     

  6. Handstand
    Sesuai namanya, gerakan ini berarti berdiri dengan tanganmu yang artinya beban tubuh akan ditopang tangan yang ada di bawah. Keadaan tubuhmu harus stabil dan terbalik secara lurus.
     

  7. Headstand
    Mirip dengan handstand, bedanya gerakan pada headstand yaitu kamu memakai kepala dan lengan depan sebagai penopang tubuh.

    Dengan gerakan ini, aliran darah dan oksigen ke daerah kepala akan lebih meningkat, sehingga fokus dan kesehatanmu pun meningkat.
     

  8. Cartwheel
    Gerakan cartwheel merupakan gerakan jungkir balik dengan memutarkan seluruh tubuh ke samping dengan tangan sebagai tumpuan.
     

  9. Loncat harimau
    Loncat harimau atau nama lainnya tiger sprong merupakan lompatan ke arah depan dengan kedua tangan yang lurus ke depan. Lalu, kamu berguling ke depan dan berakhir dengan posisi jongkok.

    Gerakan ini memang cukup mirip dengan forward roll tapi bedanya di bagian gerakan melompatnya.
     

  10. Pose kupu-kupu
    Butterfly pose atau pose kupu-kupu ini cukup mudah dilakukan karena kamu cukup duduk dengan melebarkan kaki layaknya sayap kupu-kupu. 

    Lalu, pegang kaki dengan kedua tangan dan meluruskan punggung supaya punggung, tangan, dan bahu tertarik.
     

  11. Bertumpu pada tangan
    Ada beberapa gerakan bertumpu pada tangan, yaitu gerakan mendorong berpasangan, mendorong tembok atau mobil, hingga gerakan menggantung pada pohon.
     

  12. Push up
    Kemudian, ada gerakan yang sudah sangat familiar yaitu push up. Gerakan ini dilakukan dengan menumpu beban tubuh ke telapak tangan dan ujung-ujung jari kaki menghadap matras.


Itulah jenis-jenisnya! Gerakan-gerakan senam lantai tersebut sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita! 

 

Selanjutnya, cek manfaat dari senam lantai di bawah ini, yuk! 

 

Baca Juga: Apa Itu Metabolisme dan Perannya Bagi Tubuh?

 

Manfaat Senam Lantai

Beberapa manfaat senam lantai, yaitu:

 

  1. Tubuh jadi lebih fleksibel
    Dengan gerakan-gerakan senam lantai yang menekuk dan meregangkan persendian maupun otot tubuh, tubuh akan lebih fleksibel sehingga bisa melindungi tubuh dari cedera otot.
     

  2. Tulang lebih kuat
    Selanjutnya, tentunya tulang tubuh kamu akan semakin kuat karena setiap olahraga bisa menjaga massa tulang.
     

  3. Kekuatan otot meningkat
    Selain itu, senam lantai melibatkan seluruh bagian tubuh dan gerakan tersebut akan membuat otot mengenali beban sesuai bagian otot tubuh mana yang banyak bekerja.
     

  4. Risiko penyakit menurun
    Dengan banyak bergerak dari senam lantai, kamu bisa menurunkan risiko terkena penyakit karena tubuh kamu jadi lebih sehat. 

    Tubuh yang sehat akan lebih mudah melawan penyakit dan jadi makin kuat.
     

  5. Keseimbangan dan koordinasi tubuh meningkat
    Berbagai gerakan senam lantai membutuhkan keseimbangan dan koordinasi beberapa bagian tubuh.

    Dengan peningkatan koordinasi dan keseimbangan ini, kamu bisa mengontrol setiap anggota tubuh dengan lebih baik.

 

Nah, kamu sudah mengetahui berbagai gerakan senam lantai dan manfaatnya bagi tubuh! Eits, kamu bisa melacak berbagai aktivitas sehatmu dengan produk Telkomsel bernama FITA, lho

 

Ditambah lagi, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter-dokter Halodoc menggunakan Paket Sehat dari Telkomsel.
 

Yuk, jaga kesehatan dengan rajin olahraga senam lantai dan rasakan berbagai manfaatnya!

 

Baca Juga: Berbagai Manfaat Zumba untuk Kebugaran Tubuh

 

Beli paketnya sekarang!