Frekuensi TV Digital 2025: Kode RCTI, SCTV, dan Cara Scan!


frekuensi tv digital

Daftar kode Frekuensi TV digital terbaru 2025 dan cara melakukan scan manual di Set Top Box (STB) agar siaran kembali jernih. Temukan solusi praktisnya di sini!

 

Lagi seru nonton sinetron atau pertandingan bola, eh tiba-tiba gambar di TV patah-patah atau malah hilang sinyal sama sekali? Tenang, masalah ini biasanya bisa beres kalau kamu tahu frekuensi TV digital yang tepat untuk daerahmu. 

 

Di artikel ini, kita bakal kasih contekan lengkap kode frekuensi TV digital Indonesia terbaru tahun 2025 dan cara inputnya ke Set Top Box kamu. Penasaran gimana caranya mengembalikan siaran TV kamu agar jernih kembali? Kita akan bahas:

 

 

Tapi sebelum kita sibuk utak-atik antena dan remote, pastikan rumahmu sudah terpasang Telkomsel IndiHome. Dengan jaringan fiber optik yang andal, kamu bisa streaming film atau series tetap jalan terus walau antena TV lagi bermasalah!

 

Yuk, simak pembahasan lengkapnya mulai dari daftar kode hingga cara setting-nya di bawah ini.

 

Baca Juga: Nonton TV Online di HP Tanpa Perlu Aplikasi, Ini Caranya!

 

Daftar Frekuensi TV Digital Terbaru 2025 (SCTV, RCTI, Trans 7 Lengkap)

Buat kamu yang bingung SCTV frekuensi berapa atau berapa KHz frekuensi RCTI, kamu ada di tempat yang tepat. Seringkali channel hilang bukan karena antenamu rusak, tapi karena adanya perubahan frekuensi dari stasiun pemancar (MUX). 

 

Berikut adalah daftar frekuensi TV digital khususnya untuk area Jabodetabek yang sering menjadi acuan nasional. Pastikan kamu mencatat angka MHz dan KHz-nya dengan teliti ya, karena satu digit saja salah, sinyal tidak akan tertangkap.

 

Grup Stasiun TV

Channel (UHF)

Frekuensi (MHz)

Frekuensi (KHz)

Saluran (Contoh)

Emtek Group

24 UHF

498 MHz

498.000 KHz

SCTV, Indosiar, Moji, Mentari TV

MNC Group

28 UHF

530 MHz

530.000 KHz

RCTI, GTV, MNCTV, iNews

Metro TV Group

31 UHF

554 MHz

554.000 KHz

Metro TV, Magna Channel, BN Channel

VIVA Group

34 UHF

578 MHz

578.000 KHz

tvOne, ANTV

Trans Media

40 UHF

626 MHz

626.000 KHz

Trans TV, Trans 7, CNN Indo, CNBC

TVRI (Publik)

43 UHF

650 MHz

650.000 KHz

TVRI Nasional, Sport, World, NET TV

 

Data di atas sangat penting buat kamu yang sedang mencari frekuensi TV digital secara spesifik. Misalnya, jika kamu kehilangan sinyal Trans 7, kamu cukup fokus pada kanal 40 UHF atau frekuensi 626 MHz. 

 

Dengan mengetahui frekuensi TV digital ini, proses perbaikan sinyal akan jauh lebih cepat dibanding harus memindai ulang semuanya dari nol.

 

Baca Juga: Gampang, Ini Cara Nonton TV Online di Laptop

 

Cara Mencari Frekuensi TV Digital di Set Top Box (Scan Manual)

Sekarang sudah pegang kodenya, terus gimana cara input-nya? Banyak orang cuma mengandalkan scan otomatis, padahal scan manual jauh lebih ampuh buat mengunci channel yang hilang. 

 

Saat kamu mencari frekuensi TV digital lewat scan manual, Set Top Box akan fokus memindai satu titik sinyal saja sehingga hasilnya lebih maksimal dan akurat. Berikut adalah langkah mudah mengatur frekuensi TV digital set top box kamu:

 

  1. Masuk ke Menu: Tekan tombol 'Menu' pada remote Set Top Box kamu.
  2. Pilih Pencarian Manual: Cari opsi 'Instalasi' atau 'Pencarian', lalu pilih 'Pencarian Manual' (jangan pilih Otomatis).
  3. Input Data: Masukkan nomor Kanal (misal: 28 untuk RCTI) atau masukkan Frekuensi TV Digital KHz (misal: 530000) sesuai tabel di atas.
  4. Cek Bar Sinyal: Perhatikan indikator 'Kualitas Sinyal' di layar. Jika bar berwarna hijau atau persentasenya tinggi, berarti arah antena sudah pas.
  5. Scan: Tekan tombol 'Mulai' atau 'Scan' untuk menyimpan saluran tersebut.

 

Dengan cara ini, kamu nggak perlu bingung lagi TV digital pakai frekuensi berapa saat setting ulang. Metode ini juga sangat efektif untuk menghindari channel ganda atau channel sampah yang tidak ada gambarnya.

 

Kenapa Sinyal TV Digital Masih Hilang? Cek Antena dan Lokasi

Kalau sudah scan manual tapi sinyal masih nol atau tampilan 'No Signal', mungkin masalahnya bukan pada pengaturan Set Top Box, melainkan perangkat fisik. 

 

Perlu kamu tahu, frekuensi TV digital dvb-t2 di Indonesia beroperasi di rentang 478 MHz hingga 694 MHz. Artinya, sinyal ini cukup sensitif terhadap halangan fisik seperti gedung tinggi atau pohon lebat.

 

Coba periksa arah antena UHF kamu. Putar perlahan antena tersebut sambil seseorang melihat indikator sinyal di layar TV. Gunakan menu pencarian manual tadi sebagai patokan. Kadang geser sedikit saja bisa bikin semua channel muncul jernih.

 

Selain itu, pastikan kabel koaksial dari antena ke STB tidak ada yang terkelupas atau konektor jack-nya longgar. 

 

Jika kamu tinggal di area yang terhalang gedung tinggi, menggunakan antena outdoor yang dipasang lebih tinggi, atau gunakan antena yang dilengkapi booster akan sangat membantu menangkap frekuensi TV digital dengan lebih stabil.

 

Baca Juga: Saatnya Coba Streaming TV Online Gratis, Ini Caranya!

 

Nah, itu dia panduan lengkap soal frekuensi TV digital dan cara setting-nya biar TV kamu nggak banyak "semut"-nya. Sekarang saatnya kamu ambil remote dan coba praktekkan scan manual menggunakan daftar frekuensi di atas. 

 

Kalau sinyal di daerahmu memang sulit didapat alias blank spot, pertimbangkan untuk beralih ke streaming menggunakan WiFi rumah yang unlimited. Yuk, pasang Telkomsel IndiHome sekarang juga sebagai backup hiburan andalan keluarga. 

 

Ingat, kunci keberhasilannya ada pada kesabaran saat memutar antena dan memasukkan kode yang tepat. Selamat bereksperimen!!

 

 
 

Short Video baru dan seru

Tulis Komentar
Min. 10 Karakter
0 / 2000
Belum ada komentar
Jadilah orang pertama yang komentar disini!
mock
14 Feb 2024 12:03
mantulllzz keren bgt artikel beber2 sangat membantu!
Laporkan
0
Balas Komentar
Min. 10 Karakter
0 / 2000
DewiLarasati
14 Feb 2024 12:03
mantulllzz keren bgt artikel beber2 sangat membantu!
Laporkan
0
Balas Komentar
Min. 10 Karakter
0 / 2000
Balasan Lainnya (1)
Sembunyikan Balasan

Laporan Anda berhasil dikirim
Telkomsel Telkomsel Instagram

Meninggalkan halaman ini

Anda mengunjungi website telkomsel.com tetapi akan dialihkan ke

Pastikan Anda hanya mengikuti tautan dari sumber yang Anda percayai.