Cara Memasang Set Top Box pada TV LED, Tanpa Panggil Tukang!


Cara Memasang Set Top Box pada TV LED

Kamu bisa pasang sendiri set top box pada TV LED, gak perlu panggil tukang pake cara ini!

 

Salah satu hal paling repot setelah beli TV LED baru adalah memasang antenanya. Buat pemula atau orang awam, kamu perlu mencari cara memasang top box pada TV LED agar bisa pasang sendiri, tanpa harus manggil tukang.

 

Sebenarnya, caranya gak sesusah itu. Kamu hanya perlu memperhatikan beberapa hal aja. Penasaran gimana caranya? Yuk, kita simak selengkapnya!


 

  1. Pengertian Apa itu Set Top Box
  2. Apakah Perlu Set Top Box di TV LED
  3. Kesalahan Saat Memasang Set Top Box
  4. Cara Memasang Set Top Box TV LED

 

Baca juga: Nikmati Fitur hingga Tayangan Unggulan IndiHome TV

 

Kalo udah punya TV LED, kayaknya harus banget untuk nonton film-film bagus di Netflix. Kamu bisa langsung langganan lewat aplikasi MyTelkomsel Basic dengan mudah. Coba sendiri kualitas TV-mu dengan nonton konten-konten seru di Netflix.

 

Yuk, kita kulik lebih dalam tentang cara memasang set top box pada TV LED!


 

Pengertian: Apa itu Set Top Box

 

Set Top Box atau yang biasa disingkat STB adalah perangkat tambahan yang digunakan untuk membantu televisi menerima dan menampilkan siaran tertentu, terutama siaran televisi digital. 

 

Perangkat ini bekerja dengan cara menangkap sinyal siaran, kemudian mengubahnya menjadi format yang bisa diproses dan ditampilkan oleh televisi yang pada awalnya digunakan untuk televisi berlangganan.

 

Namun, seiring dengan peralihan siaran televisi dari analog ke digital, fungsi STB menjadi semakin penting. Apalagi sejak tahun 2023, Indonesia telah beralih ke penyiaran digital, sehingga STB semakin dibutuhkan.

 

Bagi televisi lama atau TV LED yang belum memiliki tuner digital bawaan, set top box berperan sebagai penghubung agar televisi tetap bisa digunakan untuk menonton siaran digital.

 

Secara fisik, set top box biasanya berbentuk kotak kecil yang diletakkan di dekat televisi. Perangkat ini dihubungkan ke TV menggunakan kabel HDMI atau kabel AV, serta terhubung ke antena untuk menangkap sinyal siaran. 

 

Setelah sinyal diterima dan diproses, hasilnya akan ditampilkan di layar TV dalam bentuk gambar dan suara. Dengan adanya set top box, televisi yang sebelumnya hanya bisa menangkap siaran analog kini dapat menampilkan siaran digital.

 

Hal ini membuat siaran di ruang tamu saat ini memiliki kualitas gambar lebih tajam, suara lebih jernih, serta jumlah saluran yang lebih banyak. Semua berkat STB yang kini menjadi barang wajib yang dimiliki rumah tangga.

 

Baca juga: Cara Pasang Set Top Box yang Gampang Banget!

 

 

 

 

Apakah Perlu Set Top Box di TV LED?

 

Pertanyaan apakah TV LED perlu menggunakan set top box sering kali muncul, terutama sejak diberlakukannya siaran televisi digital. Jawabannya tidak selalu, karena tergantung pada spesifikasi TV LED yang digunakan.

 

Jika TV LED sudah dilengkapi dengan tuner digital bawaan, maka set top box sebenarnya tidak diperlukan untuk menonton siaran TV digital. TV jenis ini biasanya sudah mendukung penerimaan sinyal digital secara langsung melalui antena tanpa bantuan perangkat tambahan.

 

Namun, tidak semua TV LED memiliki tuner digital. Banyak TV LED, terutama model lama atau versi tertentu, masih mengandalkan sistem analog. Pada kondisi inilah set top box menjadi perangkat yang sangat dibutuhkan. 

 

Tanpa STB, TV LED tersebut tidak akan mampu menangkap atau menampilkan siaran digital dengan baik. Menggunakan set top box pada TV LED yang belum mendukung siaran digital memberikan beberapa keuntungan, seperti akses ke siaran digital, kualitas gambar yang lebih jernih, serta suara yang lebih stabil. 

 

Selain itu, beberapa set top box juga menawarkan fitur tambahan seperti panduan acara, pengaturan saluran otomatis, hingga perekaman siaran tertentu. Kesimpulannya, TV LED perlu set top box jika tidak memiliki tuner digital bawaan. 

 

Sebaliknya, jika TV sudah mendukung siaran digital, penggunaan STB bersifat opsional.

 

 

Kesalahan Saat Memasang Set Top Box

 

Meskipun terlihat sederhana, pemasangan set top box masih sering dilakukan dengan cara yang kurang tepat. Kesalahan kecil saat pemasangan bisa menyebabkan siaran tidak muncul atau kualitas gambar menjadi buruk.

 

Kesalahan yang sering terjadi saat memasang set top box:


 

  • Tidak mematikan TV dan set top box sebelum pemasangan


    Memasang kabel saat perangkat masih menyala dapat memicu gangguan koneksi, bahkan berisiko merusak port akibat lonjakan listrik kecil.

     

  • Salah memasang kabel ke port yang tidak sesuai


    Contohnya, kabel HDMI tidak dipasang ke port HDMI, atau kabel antena tidak dimasukkan ke port antena pada STB, sehingga sinyal tidak dapat diterima dengan baik.

     

  • Lupa mengatur sumber input pada TV


    Setelah STB terpasang, TV harus disetel ke input yang sesuai (HDMI atau AV). Jika tidak, layar TV bisa tetap kosong atau menampilkan sumber lain.

     

  • Kabel terpasang longgar


    Sambungan kabel yang tidak kencang dapat menyebabkan gambar terputus-putus atau suara tidak keluar.

     

  • Menggunakan set top box yang tidak mendukung standar siaran digital


    Jika STB tidak sesuai dengan standar siaran yang berlaku, siaran TV tetap tidak akan muncul meskipun pemasangan sudah benar.

 

 

Cara Memasang Set Top Box TV LED

 

Sebelum mulai memasang set top box, pastikan semua perangkat yang dibutuhkan sudah tersedia, seperti set top box, antena, kabel HDMI atau AV, adaptor listrik, serta remote control. Setelah itu, kamu bisa lakukan beberapa hal ini:

Langkah-langkah memasang set top box pada TV LED:


 

  • Matikan TV LED dan set top box, lalu cabut kabel listrik untuk keamanan.

     
  • Hubungkan kabel antena ke port antena yang terdapat pada set top box.

     
  • Sambungkan set top box ke TV LED

     
    • Gunakan kabel HDMI jika TV mendukung, karena menghasilkan kualitas gambar dan suara yang lebih baik.

       
    • Jika tidak tersedia, gunakan kabel AV dan sesuaikan warna kabel dengan port yang ada.

       
  • Colokkan adaptor set top box ke sumber listrik, lalu nyalakan set top box.

     
  • Nyalakan TV LED dan atur sumber input sesuai jenis kabel yang digunakan (HDMI atau AV).

     
  • Jika koneksi berhasil, menu set top box akan muncul di layar TV.

     
  • Gunakan remote set top box untuk melakukan pengaturan awal, seperti memilih bahasa dan menjalankan pencarian saluran otomatis.

     
  • Tunggu hingga proses pencarian selesai, lalu simpan saluran yang ditemukan.

     
  • Setelah semua langkah selesai, TV LED siap digunakan untuk menonton siaran digital dengan kualitas gambar dan suara yang lebih baik.

 

Baca juga: 5 Streaming TV yang bisa Kamu Nikmati di Indonesia

 

TV LED sudah ada, tinggal nonton yang seru-seru. Netflix hadir dengan film dan serial berkualitas yang bisa kamu langganan langsung lewat MyTelkomsel Basic. Saatnya rasakan pengalaman menonton yang lebih maksimal di layar TV-mu.

 

 
 

Short Video baru dan seru

Tulis Komentar
Min. 10 Karakter
0 / 2000
Belum ada komentar
Jadilah orang pertama yang komentar disini!
mock
14 Feb 2024 12:03
mantulllzz keren bgt artikel beber2 sangat membantu!
Laporkan
0
Balas Komentar
Min. 10 Karakter
0 / 2000
DewiLarasati
14 Feb 2024 12:03
mantulllzz keren bgt artikel beber2 sangat membantu!
Laporkan
0
Balas Komentar
Min. 10 Karakter
0 / 2000
Balasan Lainnya (1)
Sembunyikan Balasan

Laporan Anda berhasil dikirim
Telkomsel Telkomsel Instagram

Meninggalkan halaman ini

Anda mengunjungi website telkomsel.com tetapi akan dialihkan ke

Pastikan Anda hanya mengikuti tautan dari sumber yang Anda percayai.