Kamu bisa pasang sendiri set top box pada TV LED, gak perlu panggil tukang pake cara ini!
Salah satu hal paling repot setelah beli TV LED baru adalah memasang antenanya. Buat pemula atau orang awam, kamu perlu mencari cara memasang top box pada TV LED agar bisa pasang sendiri, tanpa harus manggil tukang.
Sebenarnya, caranya gak sesusah itu. Kamu hanya perlu memperhatikan beberapa hal aja. Penasaran gimana caranya? Yuk, kita simak selengkapnya!
Baca juga: Nikmati Fitur hingga Tayangan Unggulan IndiHome TV
Kalo udah punya TV LED, kayaknya harus banget untuk nonton film-film bagus di Netflix. Kamu bisa langsung langganan lewat aplikasi MyTelkomsel Basic dengan mudah. Coba sendiri kualitas TV-mu dengan nonton konten-konten seru di Netflix.
Yuk, kita kulik lebih dalam tentang cara memasang set top box pada TV LED!
Set Top Box atau yang biasa disingkat STB adalah perangkat tambahan yang digunakan untuk membantu televisi menerima dan menampilkan siaran tertentu, terutama siaran televisi digital.
Perangkat ini bekerja dengan cara menangkap sinyal siaran, kemudian mengubahnya menjadi format yang bisa diproses dan ditampilkan oleh televisi yang pada awalnya digunakan untuk televisi berlangganan.
Namun, seiring dengan peralihan siaran televisi dari analog ke digital, fungsi STB menjadi semakin penting. Apalagi sejak tahun 2023, Indonesia telah beralih ke penyiaran digital, sehingga STB semakin dibutuhkan.
Bagi televisi lama atau TV LED yang belum memiliki tuner digital bawaan, set top box berperan sebagai penghubung agar televisi tetap bisa digunakan untuk menonton siaran digital.
Secara fisik, set top box biasanya berbentuk kotak kecil yang diletakkan di dekat televisi. Perangkat ini dihubungkan ke TV menggunakan kabel HDMI atau kabel AV, serta terhubung ke antena untuk menangkap sinyal siaran.
Setelah sinyal diterima dan diproses, hasilnya akan ditampilkan di layar TV dalam bentuk gambar dan suara. Dengan adanya set top box, televisi yang sebelumnya hanya bisa menangkap siaran analog kini dapat menampilkan siaran digital.
Hal ini membuat siaran di ruang tamu saat ini memiliki kualitas gambar lebih tajam, suara lebih jernih, serta jumlah saluran yang lebih banyak. Semua berkat STB yang kini menjadi barang wajib yang dimiliki rumah tangga.
Baca juga: Cara Pasang Set Top Box yang Gampang Banget!
Pertanyaan apakah TV LED perlu menggunakan set top box sering kali muncul, terutama sejak diberlakukannya siaran televisi digital. Jawabannya tidak selalu, karena tergantung pada spesifikasi TV LED yang digunakan.
Jika TV LED sudah dilengkapi dengan tuner digital bawaan, maka set top box sebenarnya tidak diperlukan untuk menonton siaran TV digital. TV jenis ini biasanya sudah mendukung penerimaan sinyal digital secara langsung melalui antena tanpa bantuan perangkat tambahan.
Namun, tidak semua TV LED memiliki tuner digital. Banyak TV LED, terutama model lama atau versi tertentu, masih mengandalkan sistem analog. Pada kondisi inilah set top box menjadi perangkat yang sangat dibutuhkan.
Tanpa STB, TV LED tersebut tidak akan mampu menangkap atau menampilkan siaran digital dengan baik. Menggunakan set top box pada TV LED yang belum mendukung siaran digital memberikan beberapa keuntungan, seperti akses ke siaran digital, kualitas gambar yang lebih jernih, serta suara yang lebih stabil.
Selain itu, beberapa set top box juga menawarkan fitur tambahan seperti panduan acara, pengaturan saluran otomatis, hingga perekaman siaran tertentu. Kesimpulannya, TV LED perlu set top box jika tidak memiliki tuner digital bawaan.
Sebaliknya, jika TV sudah mendukung siaran digital, penggunaan STB bersifat opsional.
Meskipun terlihat sederhana, pemasangan set top box masih sering dilakukan dengan cara yang kurang tepat. Kesalahan kecil saat pemasangan bisa menyebabkan siaran tidak muncul atau kualitas gambar menjadi buruk.
Kesalahan yang sering terjadi saat memasang set top box:
Memasang kabel saat perangkat masih menyala dapat memicu gangguan koneksi, bahkan berisiko merusak port akibat lonjakan listrik kecil.
Contohnya, kabel HDMI tidak dipasang ke port HDMI, atau kabel antena tidak dimasukkan ke port antena pada STB, sehingga sinyal tidak dapat diterima dengan baik.
Setelah STB terpasang, TV harus disetel ke input yang sesuai (HDMI atau AV). Jika tidak, layar TV bisa tetap kosong atau menampilkan sumber lain.
Sambungan kabel yang tidak kencang dapat menyebabkan gambar terputus-putus atau suara tidak keluar.
Jika STB tidak sesuai dengan standar siaran yang berlaku, siaran TV tetap tidak akan muncul meskipun pemasangan sudah benar.
Sebelum mulai memasang set top box, pastikan semua perangkat yang dibutuhkan sudah tersedia, seperti set top box, antena, kabel HDMI atau AV, adaptor listrik, serta remote control. Setelah itu, kamu bisa lakukan beberapa hal ini:
Langkah-langkah memasang set top box pada TV LED:
Baca juga: 5 Streaming TV yang bisa Kamu Nikmati di Indonesia
TV LED sudah ada, tinggal nonton yang seru-seru. Netflix hadir dengan film dan serial berkualitas yang bisa kamu langganan langsung lewat MyTelkomsel Basic. Saatnya rasakan pengalaman menonton yang lebih maksimal di layar TV-mu.
Short Video baru dan seru
Apa Itu Green Technology? Simak 5 Inovasinya Yuk!
Cara Menyambungkan HP ke TV Semua Merek dengan WiFi & Kabel
7 Aplikasi Nonton TV Online di Set Top Box Android & Smart TV
Termasuk MAXStream, Ini Situs Web Nonton TV Online Terbaik