Pencarian Populer

Rekomendasi Paket

Kategori

ALL MENU

Bahasa Gen Z: Istilah dan Artinya yang Sering Dipakai


Bahasa Gen Z: Istilah dan Artinya yang Sering Dipakai

Bahasa Gen Z sering muncul dalam percakapan sehari-hari, terutama di media sosial. Istilahnya bisa berasal dari singkatan, plesetan bahasa Inggris, bahasa gaul, sampai kata yang muncul dari tren tertentu.

 

Perkembangannya juga cepat. Istilah yang populer hari ini belum tentu masih banyak digunakan beberapa bulan kemudian. Pada 2026, misalnya, muncul berbagai istilah baru seperti TBL, IBL, CBL, serta tren permainan kata seperti “orang have” dan “orang let go”.

 

Supaya tidak bingung ketika menemukan istilah tersebut di kolom komentar atau percakapan, berikut beberapa bahasa Gen Z yang sering digunakan beserta artinya.

 

Baca Juga: Kamu Harus Tahu: 96 Bahasa Gen Alpha yang Bikin Milenial dan Gen Z Geleng-geleng

 

 

Apa Itu Bahasa Gen Z?

 

Bahasa Gen Z adalah sebutan untuk gaya komunikasi informal yang banyak digunakan oleh Generasi Z, terutama dalam percakapan digital. Penggunaannya dapat berupa singkatan, akronim, istilah serapan, plesetan, atau kata yang berkembang dari tren internet.

 

Bahasa ini tidak selalu mengikuti tata bahasa baku. Beberapa istilah bahkan sengaja dibuat sebagai permainan kata atau candaan di media sosial.

 

Misalnya, istilah “orang have” dan “orang clear” yang sempat ramai di Threads pada 2026 merupakan permainan kata, bukan penggunaan bahasa Inggris secara formal.

 

 

Istilah Bahasa Gen Z dan Artinya

 

1. TBL

 

TBL merupakan singkatan dari “Takut Banget Loh”. Istilah ini digunakan untuk menunjukkan rasa takut atau khawatir secara berlebihan, biasanya dengan nuansa bercanda.

 

Contoh: “Besok presentasi di depan kelas, TBL.”

 

2. IBL

 

IBL berarti “Iri Banget Loh”. Biasanya digunakan sebagai respons bercanda ketika seseorang melihat sesuatu yang diinginkan atau dianggap menarik.

 

Contoh: “Dia dapat tiket konser gratis, IBL.”

 

3. SBL

 

SBL merupakan singkatan dari “Sebel Banget Loh”. Istilah ini dapat digunakan ketika seseorang merasa kesal atau terganggu.

 

Contoh: “Internet lemot pas lagi butuh, SBL.”

 

4. CBL

 

CBL berarti “Capek Banget Loh”. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan rasa lelah setelah melakukan aktivitas.

 

Contoh: “Tugas hari ini banyak banget, CBL.”

 

5. NBL

 

NBL merupakan singkatan dari “Ngakak Banget Loh”. Kamu bisa menggunakannya ketika menemukan sesuatu yang sangat lucu.

 

Contoh: “Meme ini NBL.”

 

TBL, IBL, SBL, CBL, dan NBL merupakan bagian dari rangkaian singkatan yang populer di media sosial dan dipopulerkan melalui konten TikTok.

 

6. HBL

 

HBL berarti “Halu Banget Loh”. Istilah ini biasanya digunakan untuk bercanda ketika seseorang dianggap terlalu berimajinasi atau berharap sesuatu yang belum tentu terjadi.

 

Contoh: “Baru dibalas chat sekali sudah mikirin nikah, HBL.”

 

7. KBL

 

KBL merupakan singkatan dari “Keren Banget Loh”. Penggunaannya cukup sederhana, yaitu untuk memberikan respons positif terhadap sesuatu.

 

Contoh: “Desain kamarmu KBL.”

 

8. Mager

 

Mager merupakan akronim dari “malas bergerak”. Kata ini sudah sangat umum digunakan dalam percakapan sehari-hari dan bahkan tercatat dalam KBBI.

 

Contoh: “Hari Minggu mau keluar, tapi mager.”

 

9. Gabut

 

Gabut merupakan akronim dari “gaji buta”, tetapi dalam penggunaan sehari-hari bermakna tidak memiliki kegiatan atau sedang merasa bosan. Kata ini juga sudah tercatat dalam KBBI.

 

Contoh: “Lagi gabut, enaknya nonton apa?”

 

10. Baper

 

Baper merupakan akronim dari “bawa perasaan”. Istilah ini digunakan ketika seseorang dianggap terlalu memasukkan suatu perkataan atau kejadian ke dalam perasaan.

 

Contoh: “Cuma bercanda, jangan baper.”

 

11. Cuan

 

Cuan berarti keuntungan atau laba. Kata ini juga telah masuk KBBI dan banyak digunakan dalam percakapan mengenai uang atau penghasilan.

 

Contoh: “Jualan hari ini lumayan cuan.”

 

12. Kepo

 

Kepo digunakan untuk menggambarkan rasa ingin tahu yang berlebihan terhadap sesuatu, terutama urusan orang lain. Kata ini juga tercatat dalam KBBI.

 

Contoh: “Kepo banget sama isi chat orang.”

 

13. Julid

 

Julid digunakan untuk menyebut sikap iri atau kebiasaan memberikan komentar negatif terhadap orang lain. Istilah ini juga sudah tercatat dalam KBBI.

 

Contoh: “Tidak perlu julid sama pencapaian orang.”

 

14. Kalcer

 

Kalcer merupakan plesetan dari kata bahasa Inggris culture atau “budaya”. Istilah ini digunakan dalam konteks tertentu untuk menggambarkan gaya hidup, kebiasaan, atau identitas anak muda.

 

Contoh: “Tempat nongkrong itu vibes-nya kalcer banget.”

 

15. Plenger

 

Plenger merupakan istilah gaul yang sempat viral di media sosial. Penggunaannya berkaitan dengan kondisi atau perilaku yang dianggap aneh, unik, atau sangat total dalam melakukan sesuatu.

 

Karena istilah slang dapat memiliki konteks berbeda, maknanya sebaiknya dilihat dari percakapan secara keseluruhan.

 

 

Istilah Gen Z yang Berasal dari Permainan Kata

 

Bahasa Gen Z juga dapat berkembang dari tren yang dibuat untuk hiburan. Salah satu contohnya adalah istilah “orang have”, “orang haven't”, “orang had”, dan “orang let go”.

 

Dalam tren tersebut, “orang have” dipelesetkan untuk menyebut orang yang punya sesuatu, sedangkan “orang had” digunakan untuk menggambarkan seseorang yang dulunya punya sesuatu. “Orang let go” digunakan untuk menyebut seseorang yang sudah merelakan sesuatu.

 

Ada pula “orang clear” untuk menyebut orang yang jelas atau tegas dan “orang aring” untuk menggambarkan orang yang bingung. Istilah-istilah ini merupakan permainan kata untuk candaan di media sosial, bukan bahasa Inggris formal.

 

 

Kenapa Bahasa Gen Z Cepat Berubah?

 

Media sosial membuat sebuah kata dapat menyebar dengan cepat melalui video pendek, komentar, meme, dan percakapan antarpengguna. Ketika suatu istilah dianggap menarik atau lucu, pengguna lain dapat mengadaptasinya dan membuat variasi baru.

 

Karena itu, bahasa Gen Z bersifat dinamis. Beberapa kata kemudian menjadi bagian dari percakapan umum, sementara istilah lainnya hanya populer dalam waktu tertentu.

 

Menariknya, sejumlah kata yang banyak digunakan anak muda juga sudah masuk KBBI. Pembaruan KBBI mencatat kata seperti gabut, mager, julid, baper, lebai, cuan, dan kepo sebagai bagian dari kosakata yang telah diterima.

 

 

Bahasa Gen Z Tidak Selalu Berarti Bahasa Baku

 

Penting untuk membedakan bahasa gaul dengan bahasa Indonesia baku. Istilah slang cocok digunakan dalam situasi santai, seperti chat dengan teman, komentar media sosial, atau percakapan informal.

 

Untuk tugas sekolah, surat resmi, dokumen pekerjaan, atau komunikasi formal, gunakan bahasa Indonesia yang sesuai kaidah dan konteks.

 

Selain itu, satu istilah dapat memiliki arti berbeda tergantung komunitas atau tren yang menggunakannya. Jadi, jangan langsung menyimpulkan maknanya hanya dari satu kata.

 

Baca Juga: Apa Arti Fineshyt, Bahasa Gaul Anak Gen Z yang Viral?

 

 

Contoh Bahasa Gen Z dalam Percakapan

 

Berikut contoh penggunaan beberapa istilah dalam percakapan santai:

 

“Besok ada presentasi, TBL.

“Lihat harga HP baru, IBL tapi belum punya uang.”

“Tugas belum selesai, CBL banget.”

“Video ini NBL.”

“Weekend di rumah saja, lagi mager.”

“Aku gabut, ada rekomendasi film?”

 

Penggunaan seperti ini membuat percakapan terasa lebih santai dan mengikuti gaya komunikasi yang berkembang di media sosial.

 

Jadi, bahasa Gen Z terdiri dari banyak istilah dengan asal dan konteks yang beragam. Ada yang sudah lama digunakan seperti mager, gabut, dan baper, ada pula istilah baru yang muncul dari tren media sosial.

 

Karena perkembangannya cepat, arti sebuah istilah sebaiknya dipahami berdasarkan konteks. Dengan begitu, kamu tidak hanya mengetahui arti katanya, tetapi juga memahami kapan istilah tersebut cocok digunakan.

 

Untuk menemani aktivitas browsing, media sosial, atau streaming setelah mengikuti tren bahasa terbaru, kamu bisa melihat pilihan Combo Terbaik untukmu dari Telkomsel.

 

 
 

Short Video baru dan seru

Tulis Komentar
Min. 10 Karakter
0 / 2000
Belum ada komentar
Jadilah orang pertama yang komentar disini!
mock
14 Feb 2024 12:03
mantulllzz keren bgt artikel beber2 sangat membantu!
Laporkan
0
Balas Komentar
Min. 10 Karakter
0 / 2000
DewiLarasati
14 Feb 2024 12:03
mantulllzz keren bgt artikel beber2 sangat membantu!
Laporkan
0
Balas Komentar
Min. 10 Karakter
0 / 2000
Balasan Lainnya (1)
Sembunyikan Balasan

Laporan Anda berhasil dikirim
Telkomsel Telkomsel Instagram

Meninggalkan halaman ini

Anda mengunjungi website telkomsel.com tetapi akan dialihkan ke

Pastikan Anda hanya mengikuti tautan dari sumber yang Anda percayai.