5 Cara Menghadapi Resesi Ekonomi, Strategi dan Persiapan

Paket Data Orbit Telkomsel Buat YouTuber Biar Ngonten Makin Lancar

 

Dampak dari resesi bisa mengakibatkan penurunan keuntungan perusahaan. Namun ada juga dampak lain yang tak meresahkan yaitu meningkatnya pengangguran hingga membuat daya beli masyarakat menurun. Itulah yang membuat masyarakat was-was mendengar adanya ancaman resesi.

 

Meskipun terdengar menakutkan, namun saat ini resesi belum terjadi, karena baru tanda-tandanya saja. Itu artinya, masyarakat masih memiliki kesempatan untuk mempersiapkannya sejak dini. Lalu, aja yang bisa kamu lakukan untuk mempersiapkan kemungkinan ini?

 

Persiapan Menghadapi Resesi

Ada beberapa cara menghadapi resesi yang bisa kamu persiapkan sejak dini, seperti di bawah ini.

 

Baca Juga: Manfaat pakai LinkAja - 10 Keuntungan pakai LinkAja

 

1. Tambah Jumlah Dana Darurat

Pertama-tama, kamu bisa mempersiapkannya dengan menambah jumlah dana darurat. Coba kamu hitung berapa jumlah tabungan saat ini dan berapa pendapatan yang kamu tabung setiap bulannya.

 

Mulai dari sekarang, usahakan untuk menambah jumlah dana darurat yang kamu tabung. Tujuannya ketika resesi benar-benar terjadi, harga barang-barang serba mahal, dan ekonomi menjadi sulit, setidaknya kamu punya tabungan yang cukup.

 

Dana darurat bisa kamu gunakan untuk berbagai kebutuhan. Contohnya, jika keadaan semakin buruk, terkena PHK  misalnya, kamu bisa memanfaatk dana darurat ini untuk bertahan hidup selama mencari pekerjaan yang lain.

 

2. Diversifikasi Investasi

Selain untuk tabungan, sisihkan juga uang untuk kamu investasikan. Cerdas dalam berinvestasi bisa menjadi salah satu cara menghadapi resesi ekonomi yang diramalkan akan terjadi pada tahun 2023 mendatang.

 

Ada beberapa pilihan investasi yang bisa kamu pilih. Utamakan instrumen investasi yang berisiko rendah dan juga sangat mudah untuk kamu cairkan kembali.

 

Beberapa contoh investasi yang bisa kamu pilih di antaranya seperti reksa dana pasar uang, reksa dana surat berharga, atau investasi emas. Instrumen investasi tersebut cenderung lebih aman.

 

3. Segera Bayar Utang

Menurut beberapa pengamat ekonomi, jika resesi benar-benar terjadi, maka akan berlangsung pada pertengahan tahun 2023. Jika ramalan tersebut benar, maka sebaiknya mulailah kamu menyelesaikan beberapa utang yang masih tersisa.

 

Bayar utang-utang kamu yang bisa dilunasi sesegera mungkin. Karena ketika kamu menghadapi resesi, maka sudah tidak memiliki lagi beban utang apa pun.

 

Bisa kamu bayangkan, jika ramalan tersebut terjadi dan utang masih menumpuk, maka kondisi finansial kamu akan semakin berat.

 

4. Kelola Keuangan dengan Baik

Masih ada waktu untuk mengelola keuangan sebelum terjadinya masalah ekonomi global. Mulailah untuk menghemat dan mengutamakan tabungan dan juga investasi.

 

Cegah kebiasaan berbelanja barang-barang yang bersifat konsumtif. Kurangi pengeluaran dana yang tidak perlu. Dengan begitu, kamu bisa mengalokasikan uang yang kamu hemat untuk hal yang lebih penting.

 

Belanjalah sesuai kebutuhan. Karena di sisi lain, belanja juga memiliki peran penting untuk roda perekonomian negara.

 

5. Cari Sumber Pendapatan Lain

Carilah pekerjaan atau bisnis sampingan yang bisa menjadi sumber pendapatan lain. Gunakan keahlian kamu yang lain untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Dari sumber penghasilan ini, kamu bisa menggunakannya untuk membayar utang maupun investasi.

 

Carilah bisnis atau pekerjaan yang potensial menurut keahlian yang kamu miliki. Gunakan sumber pendapatan lain ini untuk kebutuhan yang bersifat penting saja.

 

Cara Pemerintah Mengatasi Resesi Ekonomi

Di sisi lain, pemerintah Indonesia juga tidak tinggal diam. Pemerintah juga merespon ancaman resesi dengan beberapa persiapan. Setidaknya ada 3 langkah yang akan coba pemerintah lakukan untuk meresponnya.

 

Berikut beberapa cara pemerintah dalam mengatasinya menurut Deputi Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir.

 

1. Memberdayakan Ekonomi Domestik

Cara yang pertama adalah mengaplikasikan strategi pemberdayaan ekonomi domestik. Strategi ini nantinya akan berfokus pada ekonomi domestik. Tujuannya yaitu untuk memanfaatkan potensi penduduk Indonesia yang jumlahnya ratusan jiwa.

 

Dengan strategi ini, program Bangga Buatan Indonesia (BII) akan terus didorong sehingga berpotensi memperkuat ekonomi domestik.

 

2. Pengendalian Inflasi

Strategi selanjutnya yang pemerintah tengah upayakan adalah mengendalikan inflasi, khususnya inflasi pangan. Hal ini karena inflasi pangan menjadi sumber inflasi pertama yang mengancam Indonesia.

 

Salah satu upaya yang coba pemerintah lakukan yaitu dengan menggalakan gerakan tanam pekarangan, food estate, dan sejenisnya. Selain itu pemerintah juga menggalakkan percepatan musim tanam dan peningkatan produksi untuk mencegah inflasi pangan.

 

3. Perbaikan Iklim Investasi

Seperti yang kami paparkan sebelumnya, investasi menjadi salah satu upaya masyarakat untuk menghadapi resesi. Hal tersebut menjadi salah satu alasan kenapa pemerintah berencana untuk melakukan perbaikan iklim investasi.

 

Jika iklim investasi sehat, maka masyarakat pun bisa berinvestasi dengan aman dan nyaman. Dengan begitu, masyarakat bisa mendapatkan penghasilan tambahan di tengah kondisi ekonomi yang sedang turun dan tidak menentu.

 

Kesimpulan

Ramalan resesi menghantui banyak negara di dunia, termasuk di Indonesia. Namun, ada sejumlah cara yang bisa membantu masyarakat untuk menghadapinya. Semakin cepat kamu mempersiapkannya, maka semakin bagus untuk kondisi finansial kamu.

 

Persiapan resesi sebelum 2023 adalah cara yang paling tepat agar kamu bisa menghadapinya. Yuk, mulai dari sekarang pilih instrumen investasi yang tepat! Untuk berinvestasi, gunakan aplikasi LinkAja. Simak informasi di www.telkomsel.com/explore/linkaja.