Ciri-Ciri Bukti QRIS Palsu dan Cara Menghindarinya
Blog
23 Okt 2026
Diperbarui pada 28 Okt 2026

QRIS palsu menjadi salah satu modus penipuan yang perlu diwaspadai seiring semakin umum digunakannya QRIS untuk berbagai transaksi bisnis. Meski menawarkan proses pembayaran yang praktis bagi pelanggan maupun merchant, penggunaan QRIS tetap memerlukan kewaspadaan.

 

Pasalnya, penipuan dapat terjadi melalui penggantian kode QR hingga penggunaan bukti pembayaran yang tidak valid. Oleh karena itu, penting bagi pelanggan dan pelaku usaha untuk memahami ciri-ciri QRIS palsu serta cara menghindarinya agar transaksi tetap aman.

 

Apa Itu QRIS Palsu?

QRIS palsu adalah kode QR yang dibuat atau dimodifikasi untuk mengarahkan pembayaran ke rekening atau merchant yang tidak semestinya. Kode tersebut dibuat menyerupai QRIS resmi sehingga sekilas terlihat seperti kode pembayaran milik bisnis.

 

Selain mengganti kode QR, penipuan juga dilakukan dengan menggunakan bukti pembayaran palsu atau bukti transaksi lama untuk meyakinkan merchant bahwa pembayaran telah dilakukan. Artinya, risiko yang perlu diwaspadai tidak hanya berasal dari kode QR yang ditempel di lokasi usaha, tetapi juga dari cara pelanggan menunjukkan bukti transaksi.

 

Bagaimana Modus QRIS Palsu yang Perlu Diwaspadai Merchant?

Ada beberapa modus yang dapat digunakan untuk menipu merchant maupun pelanggan. Berikut beberapa di antaranya.

 

1. QRIS Palsu

Modus ini dilakukan dengan menyediakan kode QR yang menyerupai QRIS resmi milik merchant, tetapi pembayaran justru diarahkan ke penerima lain. Kode tersebut mungkin ditempel di dekat kasir, meja, etalase, atau area lain yang mudah terlihat pelanggan.

 

2. Tukar Rekening QRIS

Pada modus ini, kode QR yang terlihat oleh pelanggan akan mengarahkan pembayaran ke rekening yang bukan milik merchant. Bentuknya bisa berupa penggantian kode pembayaran atau manipulasi informasi penerima.

 

3. Screenshot Pembayaran Lama

Tidak semua penipuan melibatkan perubahan kode QR. Pelaku juga dapat menunjukkan screenshot pembayaran dari transaksi sebelumnya dan mengklaim bahwa pembayaran baru saja dilakukan. Karena itu, merchant sebaiknya tidak hanya melihat screenshot dari pelanggan, tetapi memastikan transaksi benar-benar tercatat pada sistem penerimaan pembayaran.

 

4. Quishing atau QR Phishing

Quishing merupakan bentuk phishing yang memanfaatkan kode QR untuk mengarahkan pengguna ke situs atau halaman tertentu. Pelaku dapat menggunakan kode yang tampak seperti QR pembayaran, tetapi sebenarnya mengarahkan pengguna ke halaman yang berpotensi berbahaya atau meminta informasi sensitif.

 

Ciri-ciri QRIS Palsu

Merchant perlu melakukan pemeriksaan sederhana untuk mencegah risiko QRIS palsu. Beberapa ciri yang perlu diperhatikan antara lain:

 

1. Nama Merchant Berbeda Saat Dipindai

Setelah pelanggan memindai QRIS, informasi penerima biasanya akan muncul pada aplikasi pembayaran. Jika nama yang muncul tidak sesuai dengan nama merchant, jangan lanjutkan transaksi sebelum mendapatkan penjelasan dan memastikan kode yang digunakan benar.

 

2. Stiker Tampak Ditempel Menutupi QR Lain

Perhatikan kondisi fisik kode QR. Jika terlihat seperti ada stiker baru yang ditempel di atas kode sebelumnya atau terdapat bagian yang tidak rapi, lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

 

3. Tidak Ada NMID atau TID

Informasi identitas merchant seperti NMID atau TID termasuk hal yang perlu diperiksa untuk memastikan kode pembayaran sesuai dengan identitas bisnis. Jika informasi yang seharusnya tersedia tidak ditemukan, merchant sebaiknya melakukan verifikasi melalui penyedia layanan pembayaran.

 

4. Berada di Lokasi yang Mencurigakan

Merchant juga perlu memperhatikan lokasi pemasangan kode QR. Kode yang tiba-tiba muncul di meja, dekat kasir, atau tempat pembayaran tanpa sepengetahuan pengelola patut dicurigai.

 

Risiko QRIS Palsu bagi Bisnis

Penipuan melalui QRIS palsu tentunya memberikan dampak langsung terhadap operasional dan keuangan bisnis. Risiko paling jelas adalah kerugian ketika barang atau layanan sudah diberikan, tetapi pembayaran ternyata tidak masuk ke rekening merchant.

 

Selain kerugian finansial, masalah pembayaran juga menimbulkan perselisihan antara pelanggan dan merchant. Situasi ini berpotensi menghabiskan waktu karena bisnis perlu memeriksa transaksi, bukti pembayaran, dan riwayat penerimaan dana.

 

Jika kode QR palsu ditempel di lokasi usaha, merchant juga berisiko kehilangan kepercayaan pelanggan. Pelanggan yang merasa pembayaran mereka tidak sampai kepada bisnis akan mempertanyakan keamanan sistem pembayaran yang tersedia.

 

Cara Menghindari Penipuan QRIS Palsu

Selain mengenal ciri-ciri QRIS palsu, Anda juga perlu melakukan hal ini untuk terhindar dari penipuan tersebut:

 

1. Memastikan QRIS Berasal dari Penyelenggara Resmi

Gunakan QRIS yang diperoleh melalui penyedia jasa pembayaran atau penyelenggara resmi. Hindari mengganti kode QR berdasarkan file atau gambar yang tidak diketahui sumbernya. Merchant juga sebaiknya menyimpan informasi terkait QRIS yang digunakan sehingga dapat melakukan pengecekan apabila terdapat perubahan pada kode yang terpasang.

 

2. Memeriksa Nama Merchant Sebelum Melakukan Pembayaran

Merchant dapat meminta pelanggan memastikan nama penerima yang muncul pada aplikasi pembayaran sebelum menyelesaikan transaksi. Jika nama tersebut berbeda, pembayaran sebaiknya tidak dilanjutkan sampai kode QR dipastikan benar. Langkah ini juga membantu pelanggan memastikan dana dikirim kepada penerima yang tepat.

 

3. Memantau Transaksi yang Masuk

Merchant perlu memastikan pembayaran tercatat pada sistem penerimaan yang digunakan. Pemantauan menjadi semakin penting ketika toko sedang ramai. Semakin banyak transaksi yang berlangsung secara bersamaan, semakin besar pula kemungkinan satu transaksi terlewat jika pemeriksaan dilakukan secara manual.

 

4. Tidak Hanya Mengandalkan Bukti Pembayaran Berupa Screenshot

Screenshot membantu menunjukkan informasi transaksi, tetapi bukan pengganti konfirmasi penerimaan dana dari sisi merchant. Bukti tersebut bisa saja berasal dari transaksi lama atau bahkan dimanipulasi. Karena itu, merchant sebaiknya mencocokkan informasi yang ditampilkan pelanggan dengan status transaksi yang diterima oleh sistem bisnis.

 

Pentingnya Konfirmasi Pembayaran QRIS Secara Real-Time

Konfirmasi pembayaran secara real-time membantu merchant mengetahui bahwa transaksi telah berhasil tanpa harus bergantung sepenuhnya pada bukti yang ditunjukkan pelanggan. Informasi penerimaan yang muncul segera setelah transaksi juga akan mempercepat proses pelayanan.

 

Hal ini semakin penting bagi bisnis dengan volume transaksi tinggi. Ketika kasir harus melayani banyak pelanggan, membuka aplikasi secara berulang untuk memeriksa setiap pembayaran malah akan memperlambat antrean dan meningkatkan kemungkinan transaksi terlewat.

 

Dalam hal ini, Soundbox dari Telkomsel Enterprise membantu merchant melakukan konfirmasi pembayaran QRIS secara instan melalui notifikasi suara. Setiap transaksi yang berhasil akan memberikan notifikasi langsung kepada merchant.

 

Solusi ini pun mampu menjadi lapisan verifikasi tambahan untuk mengurangi risiko transaksi terlewat, kesalahan pembayaran, maupun perselisihan transaksi. Dengan dukungan konektivitas Telkomsel, Soundbox membantu bisnis membuat proses pembayaran lebih cepat, praktis, dan terpantau. Ingin membuat proses verifikasi pembayaran QRIS lebih praktis dan cepat? Manfaatkan Soundbox dari Telkomsel Enterprise dan dukung bisnis Anda dengan notifikasi transaksi secara real-time.

 

FAQ

Apa saja ciri-ciri QRIS palsu?

QRIS palsu ditandai dengan nama merchant yang berbeda saat kode dipindai, stiker QR yang tampak menutupi kode lain, atau kode yang ditempel di lokasi tidak wajar. Anda juga perlu waspada jika QRIS sulit dipindai atau informasi merchant terlihat tidak jelas.

 

Bagaimana cara mengetahui QRIS asli atau palsu?

Pindai QRIS dan pastikan nama merchant yang muncul di aplikasi pembayaran sesuai dengan tujuan pembayaran sebelum memasukkan PIN. Jangan lanjutkan transaksi jika terdapat perbedaan nama, nominal, atau informasi merchant yang mencurigakan.

 

Apakah QRIS palsu bisa mengambil uang dari rekening?

QRIS palsu umumnya tidak dapat mengambil saldo rekening hanya karena dipindai, tetapi dapat mengarahkan pembayaran ke rekening atau merchant yang salah. Karena itu, selalu periksa detail transaksi sebelum memasukkan PIN atau menyelesaikan pembayaran.

 

Apa yang harus dilakukan jika salah membayar ke QRIS palsu?

Segera hubungi penyedia aplikasi pembayaran atau bank yang digunakan untuk melaporkan transaksi dan ikuti prosedur penanganan yang diberikan. Simpan bukti transaksi serta informasi QRIS sebagai bahan laporan dan, jika diperlukan, laporkan dugaan penipuan kepada pihak berwenang.

TAGS
Blog

Situs kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan, Anda sudah menyetujui Syarat & Ketentuan dan Kebijakan Privasi yang berlaku.