Telkomsel | 18 Januari 2018
1 shares

            Peran Kapiler dalam Memberdayakan Panti Asuhan di Indonesia

 

Seringkali kita merasa kesulitan mencari informasi mengenai panti asuhan ketika kebetulan ingin memberikan bantuan, dan akhirnya malah mengurungkan niat tersebut karena tidak mendapatkan informasi yang cukup mengenai lokasi panti asuhan, maupun kebutuhan dari masing-masing panti tersebut. Atau karena kita hanya mengetahui panti asuhan yang itu-itu saja, akhirnya penyaluran bantuan menjadi kurang merata di saat masih banyak panti asuhan lain yang memerlukan bantuan.

Berangkat dari permasalahan tersebut, Rizki Dwi Saputro, Dhika Pratama dan Febrianto dari Depok kemudian berinisiatif mengembangkan aplikasi ‘Kapiler’, yang membantu melakukan pemetaan dan meningkatkan pemberdayaan panti-panti asuhan di Indonesia.

Dengan database panti asuhan yang lengkap dan terverifikasi, Kapiler dapat menghubungkan para agen perubahan seperti NGO, perusahaan pelaku CSR, pemerintah, maupun masyarakat luas dengan panti asuhan di Indonesia. Dengan begitu kita semua dapat bersama-sama membangun jaringan kebaikan melalui peningkatan kesejahteraan panti asuhan di Indonesia.

Untuk mewujudkan impian besarnya tersebut, Rizki, Dhika dan Febrianto berharap lebih banyak lagi  lapisan masyarakat  yang tergerak untuk berbuat kebaikan dan dapat menyalurkan bantuan kepada panti asuhan yang membutuhkan. Merekapun mengajak para anak muda untuk mewujudkan mimpi dan menjadikan hidup jadi lebih berarti, karena hidup hanya sekali!

Kapiler merupakan salah satu peserta The NextDev 2017 yang terpilih sebagai finalis karena dinilai memiliki aplikasi digital dengan kemampuan untuk memberikan solusi dan memberikan peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, agrikultur, dan transportasi.

Kedua puluh finalis ini juga dapat memberikan inspirasi bagi anak muda sebagai generasi penerus bangsa, untuk berkarya melalui teknologi, mewujudkan ide dan impian melalui kreasi aplikasi digital yang dapat memberikan dampak positif yang nyata.


Related Blogs