Telkomsel | 11 Desember 2020
3 shares

Cara Telkomsel Akselerasi Inovasi Platform dan Layanan Digital

Cara Telkomsel Akselerasi Inovasi Platform dan Layanan Digital

Seberapa penting inovasi bagi sebuah perusahaan atau startup? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita melihat rekam jejak sejumlah perusahaan dan startup yang namanya mungkin sudah akrab di telinga kita.

Pertama ada Amazon. Jika perusahaan yang didirikan oleh Jeff Bezos tersebut tidak berinovasi, mungkin Amazon yang saat ini kita kenal sebagai perusahaan teknologi raksasa akan tetap menjadi platform penjual buku online. Kedua ada Gojek. Kalau saja startup yang didirikan oleh Nadiem Makarim tersebut tidak melakukan inovasi, mungkin ia akan tetap menawarkan jasa ojek via call center dan tidak menjadi Gojek yang kita kenal sekarang dengan berbagai layanan on-demand di dalamnya.

Jika melihat kiprah dari Amazon dan Gojek, dapat dikatakan bahwa inovasi sudah bukan lagi menjadi pilihan bagi perusahaan maupun startup. Mereka perlu melahirkan inovasi secara konsisten untuk menjaga bisnisnya tetap berkelanjutan dan senantiasa relevan dengan perkembangan zaman. Sebaliknya, tanpa inovasi berarti, perusahaan dan startup akan sulit bersaing di era yang serba cepat saat ini.

Baca Juga: Terus Berinovasi di Era Digitalisasi dalam Masa Pandemi

Hal tersebut pun dipahami oleh Telkomsel, yang menjadikan inovasi sebagai roda penggerak kemajuan perusahaan. Salah satu inovasi penting yang dilakukan oleh Telkomsel adalah dengan bertransformasi secara utuh, baik internal maupun eksternal, untuk menjadi leading digital telco di Indonesia. Upaya ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin luas dalam menjalani gaya hidup digitalnya, sekaligus mendorong kemajuan pembentukan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

Lantas, bagaimana Telkomsel melahirkan inovasi platform dan layanan digital yang berarti bagi para pelanggan? Ada tiga pendekatan inovasi yang bisa diterapkan oleh sebuah perusahaan, dengan menyesuaikan skala bisnis yang telah dicapai. Ketiga pendekatan tersebut adalah intrapreneurship, corporate accelerators, dan venture arms. Di Telkomsel, pendekatan-pendekatan tersebut dijalankan secara paralel untuk memperluas manfaat nyata dari setiap inovasi yang dilakukan.

Intrapreneurship merupakan pembuatan tim khusus secara internal yang dapat bekerja sesuai proyek inovasi tertentu. Sistem pembentukannya dapat dilakukan secara top down (manajemen menunjuk sejumlah orang ke dalam sebuah tim dan mengerjakan proyek yang telah ditentukan) dan bottom up (karyawan secara proaktif membentuk tim, melakukan presentasi ide inovasi, dan menjalankannya setelah mendapat persetujuan manajemen). Upaya intrapreneurship telah dijalankan Telkomsel dalam merancang by.U (layanan prabayar digital pertama di Indonesia) dan Telkomsel Orbit (solusi internet rumah serba digital berbasis 4G LTE).

Kemudian, corporate accelerators merupakan strategi kolaborasi perusahaan dengan berbagai pihak lintas sektor dan industri. Tujuannya untuk meningkatkan aset internal dengan mengadopsi kapabilitas yang dimiliki oleh pihak eksternal. Salah satu inovasi dari Telkomsel yang lahir melalui pendekatan corporate accelerators adalah inisiatif #DiRumahTerusMaju. Pada gerakan solidaritas dalam upaya melawan pandemi COVID-19 tersebut, Telkomsel berkolaborasi dengan startup dari berbagai sektor, mulai dari e-learning, e-health, hingga e-commerce untuk memberikan memberikan manfaat dan dampak positif yang lebih nyata di berbagai aspek kehidupan masyarakat dalam beradaptasi menjalani kenormalan baru.

Baca Juga: Membangun Inovasi Digital untuk Memajukan Gaya Hidup Masyarakat

Sedangkan venture arms berarti perusahaan melakukan investasi ke startup yang memungkinkan perusahaan untuk menciptakan sinergi yang lebih kuat. Dalam hal ini, Telkomsel juga sudah melakukan sejumlah pendanaan ke startup, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Kredivo, PrivyID, dan Roambee adalah beberapa nama startup yang telah memperoleh investasi dari Telkomsel.

Kredivo adalah penyedia metode pembayaran digital dengan berbagai pilihan jangka waktu. Pendanaan yang dilakukan Telkomsel kepada Kredivo bertujuan untuk menyediakan solusi pembayaran yang lebih fleksibel dan terjangkau untuk segmen profesional muda, sekaligus memajukan ribuan pengusaha retail Indonesia dengan memberikan alternatif layanan finansial yang dapat menjangkau segmen pelanggan yang lebih luas. Kolaborasi tersebut pun diharapkan dapat membangun produk finansial yang terpercaya dan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Kemudian, ada PrivyID yang merupakan penyelenggara tanda tangan digital. Pendanaan Telkomsel untuk PrivyID menjadi pembuka jalan untuk lahirnya lebih banyak pengembangan inovasi di bidang  verifikasi identitas melalui sinergi produk, aset, dan sumber daya dari kedua belah pihak. Hasil dari integrasi produk ini pun membuka peluang untuk mengakselerasikan inklusi keuangan di Indonesia dengan mempermudah verifikasi identitas masyarakat yang ingin membuka layanan finansial seperti perbankan.

Sedangkan Roambee adalah penyedia layanan di bidang logistik dan pemantauan aset berbasis Internet of Things (IoT) asal Amerika Serikat. Sinergi dengan Roambee melalui investasi yang dilakukan Telkomsel akan membuka peluang inovasi baru untuk menghadirkan teknologi IoT yang semakin matang dan tepat guna bagi pelaku industri. Selain itu, kolaborasi dengan Roambee juga dapat menambah use case pengembangan solusi IoT Telkomsel yang dapat mendukung upaya perusahaan dalam mengakselerasikan Revolusi Industri 4.0 di Indonesia.

Baca Juga: Pentingnya Beyond Connectivity untuk Layanan Digital yang Prima

Belum lama ini, Telkomsel juga telah mengumumkan investasi ke Gojek senilai 150 juta dolar AS, atau sekira Rp2,1 triliun. Melalui pendanaan ini, keduanya akan bersinergi lebih jauh dalam memperkuat layanan digital, mendorong inovasi dan produk baru, serta meningkatkan kenyamanan bagi para pengguna dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kolaborasi antara Telkomsel dan Gojek akan melibatkan integrasi antara infrastruktur jaringan yang dimiliki oleh Telkomsel dengan ekosistem digital yang telah dibangun oleh Gojek. Dengan begitu, baik pengguna layanan dari Telkomsel maupun Gojek dapat menantikan lahirnya inisiatif yang akan memberikan manfaat dan kenyamanan lebih. Salah satunya adalah produk dan program baru yang dapat memberikan penghematan biaya seperti promosi bersama dan bundling produk.

Di samping itu, Gojek dan Telkomsel juga akan memperkuat sinergi di bidang pemberdayaan talenta. Upaya ini dilakukan dengan bertukar pengetahuan dan pengalaman serta menjalankan program pembinaan keahlian profesional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya talenta digital, di Indonesia. Berbagai upaya yang akan dilakukan Telkomsel bersama Gojek selepas dari pengumuman pendanaan tersebut menunjukkan kesamaan visi kedua pihak dalam mengakselerasikan transformasi Indonesia sebagai negara digital.

Mau tahu lebih banyak inovasi yang dilakukan oleh Telkomsel? Cari tahu lebih banyak mengenai solusi inovatif berbekal infrastruktur jaringan terdepan dan terluas yang telah dilahirkan Telkomsel dengan mengakses www.telkomsel.com/about-us/inovasi.


Related Blogs