Bahasa apa yang ingin kamu gunakan?
Dari pemilihan site sampai performa outlet, satu platform digital kini menyatukan cara Telkomsel merencanakan, membangun, dan memantau pertumbuhan jaringan di seluruh Indonesia.
Dengan lebih dari 17.000 pulau, 514 kota dan kabupaten, serta lebih dari 1,7 juta mitra outlet yang tersebar dari kota besar hingga pelosok. Selama bertahun-tahun, kompleksitas itu dikelola dengan cara manual—lewat spreadsheet, email, dan koordinasi lintas tim yang memakan waktu.
Dengan 514 kota dan kabupaten, setiap keputusan investasi jaringan mempertimbangkan kondisi medan dan aksesibilitas yang sangat beragam.
Mitra outlet tersebar dari kota besar hingga pelosok, Sebagian besar tanpa cara terstruktur melaporkan kondisi pasar.
Perencanaan berjalan lewat Excel, email, dan koordinasi lintas tim yang memakan waktu dan rawan salah.
Data jaringan, sales, marketing, dan finance tersimpan terpisah — tidak ada yang punya gambaran utuh.
Data dari berbagai direktorat tersatukan untuk pertama kalinya, menjadi fondasi bagi satu alur kerja tertutup — dari perencanaan sampai performa di lapangan.
↓71%
14 hari menjadi kurang dari 4 hari
↓64%
Proses digitalisasi penuh 95%
42x
Dari 50 pengguna pilot ke 2.100+ dalam bulan pertama
1.627
338 temuan lapangan diteruskan otomatis
Memilih site yang diusulkan langsung di peta.
Memilih site yang diusulkan langsung di peta.
Ringkasan usulan site dibuat otomatis, siap diajukan.
Tim lapangan mensurvei kondisi outlet langsung dari aplikasi.