Apa Itu Ekonomi Kreatif? Contoh, Manfaat & Faktor Pendukung

Apa Itu Ekonomi Kreatif? Contoh, Manfaat & Faktor Pendukung

 

Apa itu ekonomi kreatif? Kamu pasti sering mendengar istilah ini, atau yang sering diistilahkan dengan ekraf. Istilah ini muncul di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Mungkin aja kamu salah satu pegiat ekonomi kreatif saat ini.

 

Apa sih, sebenarnya ekonomi kreatif ini? Banyak di antara kamu yang mungkin belum paham. Nah, artikel ini akan membahas lengkap seputar ekonomi kreatif.

 

Apa itu Ekonomi Kreatif?

Definisi apa itu ekonomi kreatif oleh para ahli cukup beragam. Simatupang mengartikan ekonomi ini sebagai industri yang fokusnya pada eksploitasi dan kreasi karya sebagai kepemilikan intelektual. Misalnya film, fashion, seni musik, dan lainnya.

 

Sedangkan Howkins sendiri membagi ekonomi kreatif secara konkret yakni film, fashion, desain, kerajinan, seni, arsitektur, periklanan, penerbitan, perangkat lunak, mainan, pertunjukan, video, televisi, radio, dan lainnya.

 

Pada prinsipnya, ekonomi kreatif ini menekankan pada tiga hal yakni kreativitas, inovasi, dan penemuan. Bagaimana mengelola kreativitas yang penuh inovasi, melakukan penemuan baru ide-ide kreatif yang bisa bermanfaat secara ekonomi.

 

Seperti namanya saja, ekonomi kreatif. Dua suku kata yang maknanya sudah cukup padat yakni bagaimana mengelola ekonomi dari ide dan inovasi yang kreatif.

 

Ciri-Ciri Ekonomi Kreatif

Bagaimana sebuah kreativitas bisa masuk dalam kategori ekonomi kreatif? Berikut ini ciri-cirinya:

 

  • Memiliki Nilai Kreasi Intelektual

Setiap kreasi mengandung nilai intelektual dari yang menghasilkannya. Kreasi tersebut akan selalu mengalami inovasi. Nilai intelektual tersebut pada akhirnya bernilai ekonomi.

 

  • Distribusi Dapat Secara Langsung Maupun tidak Langsung

Kreasi yang ada bisa kamu distribusikan langsung kepada konsumen maupun tidak langsung. Hal yang bersifat barang tentu saja bisa kamu distribusikan secara langsung.

 

  • Penggantiannya Mudah

Adanya inovasi yang terus-menerus, penemuan yang terus berkelanjutan membuat ekonomi kreatif tersebut mudah dalam hal penggantiannya. Ide-ide baru akan berkembang dan memiliki intelektual yang lebih kaya mungkin akan lebih cepat menggantikan yang lama.

 

  • Memerlukan Kerja Sama

Mengelola ekonomi kreatif ini memerlukan kerja sama banyak pihak. Dari mereka yang menemukan ide, mendorong penemuan ide tersebut, mengembangkan, hingga mendistribusikan dan sebagainya. Semua membutuhkan kerjas ama hingga akhirnya kreativitas dapat menjadi konsumsi banyak orang.

 

  • Basisnya Ide

Ide adalah hal yang mahal. Maka wajar jika ide cemerlang yang kaya dengan nilai intelektual harganya pun jadi tinggi secara ekonomis. Itulah ekonomi kreatif. Musik, film, desain, video, produk kreatif dan semuanya membutuhkan ide yang selalu berkembang. Inilah yang membuat ekonomi kreatif sarat dengan inovasi.

 

  • Batasan Luas

Kreativitas seseorang terbuka seluas-luasnya. Ide-ide di berbagai bidang semuanya bisa kamu kembangkan nilainya menjadi ekonomi kreatif. Perkembangan teknologi pun semakin mendorong orang melakukan kreativitas tanpa batas.

 

Bidang Ekonomi Kreatif dan Contoh

Berikut ini beberapa bidang ekonomi kreatif lengkap dengan contohnya:

 

  • Periklanan (majalah, koran, iklan online).
  • Kerajinan (rotan, serat alami, batu permata, dll)
  • Pasar seni (kerajinan tangan, lukisan, dll)
  • Desain (grafis, interior, dll)
  • Mode (fashion, aksesoris, konsultasi produk fashion, dlll)
  • Industri musik (penciptaan, distribusi rekaman, reproduksi, dll)
  • Penerbitan (jurnal, surat kabar, buku, tabloid, paspor, uang kertas, dll).

 

Terdapat setidaknya 14 bidang ekonomi kreatif yang bisa kamu kembangkan sesuai dengan potensi dan ide-ide yang kamu miliki.

 

Manfaat Ekonomi Kreatif

Manfaat ekonomi kreatif untuk kehidupan masyarakat di antaranya:

 

  • Meningkatkan Lapangan Pekerjaan

Ekonomi kreatif mampu menghasilkan lapangan pekerjaan baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Ide yang terus dikembangkan menjadi usaha inovatif akan bermanfaat secara ekonomi untuk pribadi dan orang lain.

 

  • Mendorong Kreativitas Masyarakat

Pengembangan kreativitas secara ekonomi akan membuat orang termotivasi lebih bersemangat dalam mengembangkan terus potensi dan kreativitas yang mereka miliki.

 

  • Menciptakan Inovasi

Kreativitas yang terus tumbuh, berkembang, dan berjalan akan menghasilkan inovasi dan temuan-temuan baru di berbagai bidang oleh para penciptanya. Pada akhirnya, inovasi yang dikembangkan bisa bernilai ekonomis.

 

  • Meningkatkan Persaingan Bisnis

Persaingan bisnis akan tumbuh secara sehat karena prinsip dasarnya adalah kreativitas. Siapa yang paling kreatif maka akan menang kompetisi dengan cara yang baik.

 

Faktor Pendukung Ekonomi Kreatif

Berkembangnya ekonomi kreatif berbasis digital sangat membutuhkan dukungan layanan teknologi informasi yang sepadan. Sebagai contoh jaringan seluler dan akses internet pun perlu mendukung penuh perkembangan ekonomi kreatif tersebut.

 

Di Indonesia layanan 5G dari Telkomsel telah membuktikan support utamanya pada perkembangan ekonomi kreatif tanah air. Melalui jaringan ultra cepat yang memungkinkan akses dan komunikasi tanpa batas, kapan aja dan di mana aja.

 

Jaringan 5G Telkomsel mampu membuka peluang-peluang bisnis ekonomi kreatif lebih pesat lagi. Sebagai contoh bidang video, film, dan sebagainya, sangat membutuhkan dukungan jaringan sekelas 5G Telkomsel.

 

Apa pun bidang ekonomi kreatif yang kamu jalankan, akses jaringan terbaik 5G Telkomsel akan sangat membantu dan mendorong pengembangannya.

 

(Baca juga: Peran 5G untuk Transformasi Digital) 

 

Udah nggak jamannya akses internet lelet untuk pengembangan bisnis kreatif di era digital saat ini. Kamu butuh jaringan terbaik dari 5G Telkomsel.

 

Cek selengkapnya tentang koneksi jaringan 5G Telkomsel di tempatmu di sini. 

 

Apa itu ekonomi kreatif? Kamu bisa memilihnya mana yang paling dekat dengan potensimu. Kembangkan bisnis kamu sekarang bersama 5G Telkomsel.