5 Contoh IoT di Bidang Pertanian dan Manfaatnya untuk Petani

5 Contoh IoT di Bidang Pertanian dan Manfaatnya untuk Petani

 

Hampir semua bidang saat ini sudah terpapar oleh teknologi, salah satunya seperti bidang pertanian. Contohnya seperti IoT (Internet of Things) yang beberapa tahun terakhir sudah mulai diimplementasikan.

 

IoT merupakan teknologi yang tidak hanya sekedar jargon semata. Kini dengan hadirnya teknologi tersebut, petani Indonesia bisa mengaplikasikan sistem pertanian yang lebih cerdas dan modern.

 

Prinsip Kerja IoT dalam Pertanian

Prinsip kerja Internet of Things sebenarnya cukup sederhana. Adapun prinsipnya yaitu memanfaatkan berbagai teknologi, seperti mesin,  guna menghasilkan interaksi antara satu mesin dengan yang lain agar dapat terhubung secara otomatis.

 

Internet of Things merupakan teknologi tanpa campur tangan manusia. Semua mesin yang kamu gunakan dalam bidang pertanian bisa terhubung dalam jarak berapa pun, sehingga menjalankan pertanian pun menjadi lebih mudah.

 

Baca juga: Solusi Digital untuk Pertanian dari Pak Tani Digital

 

Contoh IoT di Bidang Pertanian

Saat ini ada cukup banyak teknologi pertanian berbasis IoT yang sudah bisa kamu manfaatkan. Berikut beberapa contohnya:

 

1. Smart Greenhouse

Rumah kaca merupakan tempat terisolasi untuk tanaman. Fungsinya agar tanaman bisa tumbuh dengan baik. Smart green house atau rumah kaca pintar mendukung sensor lingkungan dan juga bisa terhubung dengan internet untuk memudahkan perawatan.

 

Smart greenhouse akan membantu para petani agar bisa merawat tanaman dengan mudah. Tujuannya agar hasil pertanian bisa menjadi lebih efektif dengan hasil yang maksimal.

 

Rumah kaca ini memiliki satu sistem kendali. Selain itu juga terdapat fitur yang bisa memonitor dan mengatur suhu, kelembaban, perairan dan lainnya.

 

2. Agricultural Drone

UAV atau yang dikenal dengan Unnamed Aerial Vehicle merupakan sebuah drone yang juga bisa kamu manfaatkan di bidang pertanian. Fungsinya yaitu untuk memetakan kondisi pertanian.

 

Beberapa hal yang bisa kamu petakan dengan menggunakan alat ini yaitu seperti kondisi tanaman, pelacakan hewan, hingga irigasi.

 

Petani juga bisa memanfaatkan alat ini untuk menyemprotkan pestisida maupun pupuk. Bahkan drone juga bisa meningkatkan presisi pada saat penyemprotan maupun pemetaan.

 

Manfaat lain dari drone ini yaitu untuk menghemat waktu petani saat melakukan pemetaan hingga penyemprotan.

 

Akan tetapi, penggunaan drone pada pertanian membutuhkan orang yang kompeten. Artinya, jika kamu ingin memanfaatkan alat ini, kamu harus tahu bagaimana cara mengoperasikannya dan mempelajarinya terlebih dahulu.

 

3. Precision Farming

Contoh IoT dalam bidang pertanian berikutnya yaitu precision farming yang membantu mengoptimalkan akurasi kondisi lapangan.

 

Alat ini bekerja dengan sebuah sensor yang terhubung dengan Internet of Things. Sensor tersebut bisa membantu kamu untuk memaksimalkan akurasi data secara real time.

 

Prinsip kerja dari precision farming yaitu untuk mengenali debit air, sensor cuaca dan sensor tanah. Sensor tersebut membantu para petani agar bisa mendapatkan hasil panen sesuai harapan.

 

4. Pengelolaan Irigasi

Pengairan merupakan faktor yang sangat penting di bidang pertanian. Hadirnya teknologi Internet of Things dapat membantu petani untuk mengontrol irigasi atau pengairan.

 

Kamu bisa memanfaatkan alat tersebut sebagai kegiatan monitoring irigasi. Dengan begitu, kamu bisa menjaga dan merawat tanaman menjadi lebih optimal.

 

Pengelolaan irigasi bahkan bisa kamu lakukan secara real time dengan mudah. Semua prosesnya juga sudah terhubung ke internet.

 

Pengairan bisa menjadi sumber permasalahan jika tidak bisa kamu monitor. Dengan melakukan monitoring, maka kamu bisa segera memperbaiki permasalahan irigasi agar kualitas tanaman tetap terjaga.

 

5. Aplikasi Seluler Pertanian

Saat ini sudah cukup banyak aplikasi seluler untuk pengembangan pertanian. Hadirnya aplikasi tersebut akan menambah wawasan bagi para petani untuk meningkatkan kualitas dan hasil pertanian.

 

Aplikasinya pun tidak sulit untuk kamu temukan. Bahkan kamu bisa menemukannya di Play Store maupun App Store.

 

Aplikasi tersebut biasanya dibuat oleh lembaga yang kredibel. Fungsi lainnya bisa untuk mendistribusikan, mengumpulkan, memproses, menyimpan hingga memperoleh data di bidang pertanian.

 

Petani yang membutuhkan informasi seputar bidang pertanian semua bisa mereka akses dengan mudah. Aplikasi ini juga support dengan berbagai tipe smartphone mulai dari sistem operasi Android hingga iOS.

 

Manfaat Internet of Things di Bidang Pertanian

Melihat dari contoh-contoh di atas, sudah tentu teknologi ini kini banyak sekali membantu para petani. Berikut ini kami juga sudah merangkum apa saja manfaat yang bisa kamu rasakan.  

 

  • Mampu memaksimalkan produk atau hasil pertanian.
  • Pemanfaatan sumber daya secara efektif.
  • Menangani dan mengendalikan hama menjadi lebih mudah dan efisien.
  • Memaksimalkan operasi produksi dalam bidang pertanian.
  • Monitoring secara real time.
  • Proses merawat tanaman semakin mudah.
  • Semua alat-alat yang digunakan terhubung melalui internet.

 

Penutup

Telkomsel saat ini mendukung perkembangan penerapan Internet of Things di bidang pertanian. Salah satu wujud kepeduliannya, yaitu kini telah hadir layanan teknologi tersebut yang bisa kamu akses di www.telkomsel.com/enterprise/umkm/iot/nb-iot.

 

Maksimalkan hasil pertanian kamu dengan memanfaatkan IoT. Pilih alat-alat yang sesuai dengan kebutuhan. Kuasai juga cara penggunaannya agar hasil panen sesuai dengan harapan dan keinginan!