Prestasi global kembali diraih Telkomsel Enterprise dalam ajang Global TD-LTE Initiative (GTI) Awards 2026 dengan memenangkan kategori Market Development Award - 5G Enterprise Network Solutions (ENS) melalui acara Mobile World Congress (MWC) Barcelona, Senin (2/3), lewat kolaborasi bersama Pegatron dalam inisiatif “Accelerating Indonesia 4.0: How Telkomsel Forged Indonesia’s National 5G Smart Manufacturing Benchmark”.
Capaian tersebut mencerminkan kontribusi Telkomsel dalam memperluas adopsi solusi 5G enterprise di Indonesia, sekaligus menghadirkan model implementasi yang relevan bagi industri manufaktur nasional.
Telkomsel Enterprise x Pegatron Membangun Fondasi Smart Manufacturing Berbasis 5G Private Network
Kolaborasi Telkomsel Enterprise dan Pegatron diwujudkan melalui penerapan jaringan 5G Private Network Telkomsel di Pegaunihan, kawasan smart manufacturing Pegatron yang berlokasi di Batam seluas 85.000 m². Jaringan ini dirancang untuk mendukung operasional industri yang membutuhkan koneksi stabil, respons cepat, dan sistem yang aman.
Dalam kerja sama ini, Telkomsel menghadirkan solusi konektivitas 5G yang andal untuk menunjang aktivitas produksi pabrik Pegatron agar dapat berjalan lebih lincah, efisien, dan andal di industri 4.0. Pegatron memanfaatkan jaringan tersebut untuk menghubungkan berbagai proses kerja di area pabrik, mulai dari sistem produksi hingga pemantauan kualitas secara lebih terintegrasi.
Didukung oleh sistem konektivitas digital Telkomsel, implementasi ini juga membantu meningkatkan responsivitas mesin dan sistem operasional yang telah ada di fasilitas produksi Pegatron. Konektivitas yang stabil memungkinkan pemantauan dan pengendalian proses kerja dilakukan secara real-time, sehingga dapat meminimalkan potensi gangguan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.
Melalui pendekatan kolaboratif ini, proses operasional dapat berjalan lebih selaras dan fleksibel, sekaligus mempercepat digitalisasi industri 4.0 serta membuka peluang pemanfaatan teknologi lanjutann seperti 5G, Internet of Things (IoT), hingga Artificial Intelligence (AI) dalam pengembangan ekosistem smart manufacturing.
Dampak Nyata pada Efisiensi dan Produktivitas
Transformasi berbasis 5G ini menghadirkan sejumlah peningkatan operasional yang berdampak langsung pada kelancaran proses produksi, antara lain:
- Penyesuaian lini produksi hingga 70% lebih cepat, sehingga pabrik dapat lebih cepat beradaptasi dengan kebutuhan produksi.
- Produktivitas penggunaan mesin meningkat 5%, membantu memaksimalkan kinerja peralatan produksi.
- Gangguan operasional berkurang hingga 10%, sehingga proses produksi dapat berjalan lebih stabil.
- Sistem Automated Guided Vehicle (AGV) beroperasi dengan tingkat keandalan mencapai 99,9% uptime untuk mendukung kelancaran distribusi material di area pabrik.
- Potensi kesalahan manusia dalam pemeriksaan kualitas berkurang hingga 30%, sehingga kualitas produk dapat terjaga lebih konsisten.
Capaian ini menunjukkan bahwa jaringan 5G berperan penting dalam meningkatkan efisiensi operasional, menjaga stabilitas produksi, serta mendukung peningkatan kualitas proses manufaktur.
Mendorong Perluasan Adopsi 5G Enterprise di Indonesia
Melalui kolaborasi ini, Telkomsel Enterprise dan Pegatron, melalui anak perusahaannya Pegaunihan tidak hanya mengimplementasikan teknologi, tetapi juga menghadirkan model penerapan 5G Private Network yang dapat direplikasi di sektor industri lainnya. Inisiatif tersebut kini menjadi referensi implementasi 5G untuk smart manufacturing di Indonesia.
Kemenangan pada GTI Awards 2026 menegaskan komitmen Telkomsel Enterprise dalam memperluas pemanfaatan 5G di ranah industri, sekaligus mendukung percepatan transformasi menuju ekosistem manufaktur yang lebih adaptif, efisien, dan berdaya saing global.
Temukan bagaimana solusi IoT Smart Manufacturing dari Telkomsel Enterprise dapat membantu meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan konektivitas operasional industri Anda, dan konsultasikan kebutuhan bisnis Anda bersama Telkomsel Enterprise.