Peran IoT dalam Keberlanjutan Lingkungan dan ESG Perusahaan
Blog
30 Jun 2026
Diperbarui pada 30 Jun 2026

Ketika berbicara tentang keberlanjutan lingkungan, banyak perusahaan telah menetapkan target ESG (Environmental, Social, and Governance), mulai dari penurunan emisi hingga peningkatan efisiensi energi. Namun, tantangan utama sering kali terletak pada kemampuan untuk mengukur dan memantau pencapaiannya secara akurat.

 

Bagaimana perusahaan mengetahui apakah konsumsi energi sudah optimal? Bagaimana penggunaan energi yang berlebihan dapat teridentifikasi lebih cepat? Dan bagaimana aset operasional dapat dipantau secara konsisten di berbagai lokasi?

 

Tanpa visibilitas yang memadai, peluang efisiensi sering kali terlewat. Di sinilah IoT dalam keberlanjutan lingkungan berperan, dengan mengubah data operasional menjadi insight yang membantu perusahaan mengoptimalkan penggunaan energi, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung pengelolaan ESG yang lebih terukur.

 

Mengapa Aspek Lingkungan dalam ESG Menjadi yang Paling Sulit Diukur?

Dibandingkan aspek sosial dan tata kelola dalam ESG, performa lingkungan melibatkan banyak variabel yang tersebar di berbagai lokasi operasional, mulai dari konsumsi energi, penggunaan bahan bakar, kondisi mesin, hingga pengelolaan sumber daya. Berikut beberapa tantangan yang sering dihadapi:

 

  • Sulit mengukur emisi karbon secara akurat.

  • Tingginya konsumsi energi yang belum teridentifikasi sumber inefisiensinya.

  • Pemborosan sumber daya akibat kebocoran atau kerusakan aset.

  • Minimnya visibilitas terhadap penggunaan air dan pengelolaan limbah.

  • Sulitnya mengumpulkan data untuk pelaporan ESG.

 

Komitmen Telkomsel dalam Mendorong Keberlanjutan Lingkungan

Pemanfaatan data dan teknologi untuk mendukung keberlanjutan juga telah diterapkan oleh Telkomsel dalam operasionalnya. Berdasarkan Sustainability Report Telkomsel 2025, beberapa capaian yang berhasil diraih antara lain:

 

  • Efisiensi energi operasional meningkat 14,3% dalam dua tahun terakhir.

  • Teknologi AI membantu menghemat energi dalam aktivitas operasional perusahaan.

  • Jejak emisi operasional berhasil dikurangi 8,86% secara tahunan.

  • 361 lokasi infrastruktur jaringan telah memanfaatkan sumber energi terbarukan, seperti panel surya dan mikrohidro.

 

Pencapaian ini menunjukkan bahwa digitalisasi dan pemanfaatan dapat membantu organisasi meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi jejak lingkungan secara nyata.

 

Peran IoT dalam Keberlanjutan Lingkungan dalam Mencapai Target ESG

iot

 

Sejalan dengan hal tersebut, solusi digital dari Telkomsel Enterprise juga membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi dampak lingkungan di berbagai sektor industri.

 

1. Mendorong Operasional yang Lebih Efisien

Dalam upaya menekan emisi dari aktivitas transportasi, perusahaan perlu mengelola armada secara lebih optimal. Melalui IoT FleetSight, perusahaan dapat mengoptimalkan rute perjalanan, mengurangi idle time kendaraan, serta meningkatkan penggunaan bahan bakar. Hal ini membantu menekan emisi karbon dari aktivitas transportasi operasional.

 

Sementara itu, IoT FleetSense mendukung keselamatan kerja melalui pemantauan perilaku pengemudi dan deteksi risiko secara real-time, sehingga membantu menciptakan operasional yang lebih aman dan berkelanjutan.

 

Di sisi lain, IoT Asset Performance Management (IoT APM) dan Smart Manufacturing membantu perusahaan memantau aset dan proses produksi secara real-time. Dengan pemantauan yang lebih menyeluruh, perusahaan dapat mengurangi pemborosan energi dan sumber daya sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi.

 

2. Meningkatkan Efisiensi Energi

Efisiensi energi merupakan salah satu indikator yang paling berpengaruh terhadap performa ESG perusahaan. IoT APM membantu mengidentifikasi mesin yang mengonsumsi energi berlebih sehingga proses pemeliharaan dapat dilakukan lebih cepat.

 

Di sisi lain, IoT Smart Manufacturing membantu mengoptimalkan penggunaan mesin dan proses produksi agar konsumsi energi menjadi lebih efisien. Sementara itu, IoT INTANK membantu mengurangi pemborosan energi pada sistem penyimpanan cairan melalui pemantauan kondisi tangki secara real-time.

 

3. Mengoptimalkan Penggunaan Sumber Daya

Keberlanjutan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan energi dan emisi. Pengelolaan sumber daya yang efisien juga menjadi bagian penting dari strategi ESG.

 

Melalui sensor yang terhubung secara real-time, IoT INTANK membantu mendeteksi kebocoran dan mencegah luapan tangki sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar.

 

IoT Asset Performance Management mendukung predictive maintenance untuk memperpanjang umur aset dan mengurangi risiko penggantian peralatan yang terlalu cepat. Sementara itu, Video Analytics membantu memantau kualitas produksi sehingga potensi cacat produk dapat dideteksi lebih awal dan limbah produksi dapat ditekan.

 

4. Mengoptimalkan Pengelolaan Air Secara Berkelanjutan

Pengelolaan air sering kali luput dari perhatian, padahal menjadi salah satu indikator penting dalam keberlanjutan lingkungan.

 

Melalui solusi Smart Water Monitoring berbasis IoT, perusahaan dapat memantau penggunaan air secara real-time, mendeteksi kebocoran, serta mengidentifikasi pola konsumsi yang tidak normal. Dengan dukungan konektivitas seperti NB-IoT, data dapat dipantau secara lebih andal sehingga perusahaan dapat mengambil tindakan lebih cepat untuk mengurangi pemborosan sumber daya.

 

Dari Data Menjadi Dampak Nyata

data

 

Penerapan teknologi digital telah memberikan dampak nyata di berbagai sektor industri.

 

Salah satu contoh implementasi nyata datang dari penggunaan IoT INTANK pada sektor pertanian. Solusi ini digunakan untuk memantau volume tangki, suhu, dan kualitas minyak secara real-time dalam mendukung manajemen rantai pasok. Selama periode 2024-2025, implementasi tersebut membantu menurunkan biaya operasional hingga 35%, sekaligus meminimalkan pemborosan dan mengoptimalkan sumber daya logistik.

 

Contoh lainnya hadir di industri pertambangan melalui implementasi Private Network untuk mendukung otomatisasi dan pemantauan operasional. Dengan latensi di bawah 50 milidetik, solusi ini membantu meningkatkan keandalan operasi sekaligus berkontribusi pada peningkatan produktivitas lebih dari 2%.

 

Membangun Strategi Keberlanjutan Lingkungan yang Lebih Terukur

Mencapai target ESG bukan hanya tentang menetapkan komitmen, tetapi juga memastikan setiap upaya dapat diukur secara konsisten.

 

Dengan dukungan IoT dan solusi digital yang tepat, perusahaan dapat memperoleh visibilitas yang lebih baik terhadap energi, emisi, aset, dan penggunaan sumber daya sehingga strategi keberlanjutan dapat dijalankan secara lebih efektif.

 

Ingin memahami bagaimana transformasi digital dapat mendukung strategi ESG perusahaan secara menyeluruh? Baca juga artikel kami "ESG Sustainability Melalui Transformasi Digital untuk B2B Industri" atau konsultasikan kebutuhan bisnis Anda bersama Telkomsel Enterprise untuk menemukan solusi digital yang sesuai dengan target keberlanjutan perusahaan Anda.

TAGS
Blog

Situs kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan, Anda sudah menyetujui Syarat & Ketentuan dan Kebijakan Privasi yang berlaku.