Mudah, Ini Cara Membuat QRIS Sendiri untuk Jualan!
Blog
15 Sep 2026
Diperbarui pada 15 Sep 2026

Cara membuat QRIS untuk jualan menjadi hal yang penting dipahami pelaku usaha yang ingin menyediakan metode pembayaran praktis bagi pelanggan. Di tengah semakin berkembangnya transaksi digital, QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) banyak digunakan karena memungkinkan pelanggan melakukan pembayaran dengan lebih mudah dan cepat.  

 

Selain mendukung pengalaman pelanggan (user experience), penggunaan QRIS juga dapat membantu bisnis memudahkan pencatatan serta memantau transaksi secara lebih praktis. 

 

Pengertian QRIS 

QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard adalah standar QR Code pembayaran yang dikembangkan oleh Bank Indonesia bersama industri sistem pembayaran. Dengan QRIS, merchant cukup menyediakan satu kode QR untuk menerima pembayaran dari berbagai aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS. 

 

Kehadiran QRIS menyederhanakan proses pembayaran karena merchant tidak perlu menyediakan QR Code yang berbeda untuk setiap penyedia pembayaran. Pelanggan cukup memindai kode QR menggunakan aplikasi pembayaran yang mereka gunakan, kemudian menyelesaikan transaksi sesuai instruksi pada aplikasi. 

 

Bagi bisnis, QRIS digunakan oleh berbagai skala usaha, mulai dari UMKM hingga perusahaan dengan jaringan merchant yang lebih luas. Metode ini juga  mendukung transaksi di toko fisik maupun berbagai aktivitas penjualan lainnya yang memungkinkan pelanggan melakukan pembayaran melalui QR Code. 

 

Namun, penting untuk membedakan antara QRIS sebagai standar pembayaran dan penyedia jasa pembayaran atau PJP (Penyelenggara Jasa Pembayaran) yang memfasilitasi pendaftaran merchant. Untuk memperoleh QRIS resmi, Anda perlu mendaftarkan usaha melalui PJP yang telah berizin dan memenuhi ketentuan yang berlaku. 

 

Manfaat QRIS untuk Jualan 

Adapun manfaat QRIS untuk operasional bisnis adalah:  

 

1. Mempermudah dan Mempercepat Transaksi Pembayaran 

Proses pembayaran dapat diselesaikan hanya dalam hitungan detik. Pelanggan cukup membuka aplikasi, memindai kode, memasukkan nominal, dan mengonfirmasi pembayaran. Tidak ada lagi kendala seperti antrean panjang di kasir akibat proses pengembalian uang tunai. 

 

2. Satu Kode untuk Semua Jenis Pembayaran 

Apapun aplikasi pembayaran yang digunakan oleh pelanggan, baik dompet digital populer maupun aplikasi mobile banking dari berbagai bank nasional, semuanya dapat melakukan transfer dana ke satu kode QR yang sama. 

 

3. Transaksi Lebih Aman dan Transparan 

Penggunaan sistem digital meminimalkan risiko penerimaan uang palsu yang sering merugikan merchant. Selain itu, seluruh alur dana masuk tercatat secara otomatis dalam sistem sehingga risiko kehilangan uang tunai akibat kelalaian atau pencurian dapat ditekan secara signifikan. 

 

4. Meningkatkan Potensi Penjualan 

Saat ini, semakin banyak konsumen yang memilih untuk tidak membawa uang tunai dalam jumlah besar. Dengan menyediakan opsi pembayaran nontunai, Anda berhasil menjangkau segmen pelanggan modern dan berpotensi meningkatkan nilai rata-rata transaksi belanja. 

 

5. Mempermudah Pemantauan dan Analisis Bisnis 

Setiap transaksi yang berhasil akan langsung tersimpan dalam rekapitulasi digital secara otomatis. Hal ini memudahkan Anda dalam melakukan pembukuan harian, memantau arus kas (cash flow), serta menganalisis tren penjualan tanpa harus mencatat laporan keuangan secara manual. 

 

6. Mendukung Perekonomian Digital Indonesia 

Mengadopsi pembayaran digital berarti turut berkontribusi dalam mempercepat inklusi keuangan nasional. Dukungan ini juga mendorong percepatan ekosistem ekonomi berbasis digital yang terstruktur dan terintegrasi. 

 

Syarat Membuat QRIS untuk Merchant 

Sebelum mengetahui cara membuat QRIS untuk jualan, Anda perlu menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan untuk mendaftarkan usaha sebagai merchant. Proses pendaftaran membutuhkan informasi mengenai identitas pemilik atau penanggung jawab usaha serta data bisnis. Dokumen yang diminta juga mungkin berbeda bergantung pada kategori usaha dan PJP yang dipilih. 

 

Kategori Usaha Perorangan (UMKM dan Pedagang Kecil) 

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik usaha 

  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) pemilik usaha (jika ada) 

  • Nomor Rekening Bank atas nama pemilik usaha untuk menampung pencairan dana (settlement

  • Foto lokasi usaha yang jelas (tampak depan, area dalam, atau produk yang dijual) 

  • Nomor telepon dan alamat email aktif 

 

Kategori Badan Usaha (CV, PT, Yayasan, atau Koperasi) 

  • KTP penanggung jawab atau direktur utama 

  • NPWP Perusahaan / Badan Usaha 

  • Akta Pendirian Usaha beserta Surat Keputusan (SK) Kemenkumham 

  • Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) 

  • Nomor Rekening Bank atas nama badan usaha/perusahaan 

  • Foto lokasi operasional kantor atau tempat usaha 

 

Sebelum mendaftar, pastikan informasi yang diberikan benar dan masih berlaku. Anda juga harus memilih PJP yang resmi serta memahami biaya dan ketentuan transaksi yang berlaku. 

 

Cara Membuat QRIS untuk Jualan 

Setelah persyaratan disiapkan, proses pembuatan QRIS dilakukan melalui PJP yang menyediakan layanan pendaftaran merchant. Alurnya meliputi beberapa tahap berikut. 

 

1. Pilih PJP yang Sesuai 

Tentukan penyedia jasa pembayaran yang menyediakan layanan QRIS untuk merchant. Pastikan penyedia tersebut merupakan PJP yang berizin sesuai ketentuan Bank Indonesia. Pertimbangkan juga fitur layanan, dukungan merchant, mekanisme pencairan dana, biaya transaksi, serta fitur tambahan yang tersedia. 

 

2. Lakukan Pendaftaran Merchant 

Ikuti proses registrasi yang disediakan PJP. Di sini, Anda mulai mengisi informasi usaha dan mengunggah dokumen yang diminta. Pastikan seluruh data sesuai dengan dokumen resmi agar proses verifikasi berjalan dengan lancar. 

 

3. Tunggu Proses Verifikasi 

Setelah data dikirimkan, PJP akan melakukan proses verifikasi. Jika informasi yang diberikan telah memenuhi persyaratan, pengajuan merchant akan dilanjutkan ke tahap berikutnya. Jika terdapat dokumen atau informasi yang perlu diperbaiki, lakukan pembaruan sesuai instruksi yang diberikan. 

 

4. Dapatkan QRIS 

Setelah pengajuan merchant disetujui, QRIS akan diperoleh sesuai mekanisme PJP. QR Code tersebut kemudian bisa Anda ditempatkan pada area pembayaran yang mudah terlihat oleh pelanggan. Untuk kebutuhan operasional, pastikan QRIS tidak mudah rusak, tertutup, atau sulit dipindai. 

 

5. Uji Coba Transaksi 

Sebelum digunakan secara aktif, lakukan pengujian untuk memastikan QRIS dapat dipindai dan pembayaran tercatat dengan benar. Karyawan yang bertugas di kasir juga perlu memahami prosedur penerimaan pembayaran dan cara melakukan verifikasi transaksi. 

 

Cara Menggunakan QRIS untuk Menerima Pembayaran dari Pelanggan 

Setelah QRIS tersedia, penggunaannya relatif sederhana. Merchant tinggal mengikuti alur berikut: 

 

1. Pajang Kode QR di Area Kasir 

Letakkan stiker atau papan akrilik berisi kode QR di lokasi yang mudah terlihat dan terjangkau oleh pelanggan saat berada di meja kasir. 

 

2. Minta Pelanggan Memindai Kode 

Pelanggan membuka aplikasi dompet digital atau mobile banking favorit mereka. Lalu di aplikasi tersebut, pelanggan tinggal pilih menu "Scan" dan mengarahkannya ke kode QR toko Anda. 

 

3. Verifikasi Nominal Pembayaran 

Khusus untuk jenis QRIS Statis, mintalah pelanggan memasukkan nominal harga belanjaan secara manual. Setelah itu, minta mereka menunjukkan layar konfirmasi "Pembayaran Berhasil" sebelum barang diserahkan. 

 

4. Pengecekan Riwayat Transaksi 

Periksa aplikasi merchant pada ponsel Anda untuk memastikan bahwa dana telah benar-benar masuk ke akun toko secara real-time

 

Tahap verifikasi ini termasuk bagian yang penting, khususnya untuk bisnis dengan banyak transaksi. Jangan hanya mengandalkan bukti pembayaran yang ditampilkan pelanggan. Pastikan transaksi benar-benar masuk melalui sistem atau kanal verifikasi yang digunakan merchant

 

Tantangan Menerima Pembayaran QRIS bagi Bisnis dengan Volume Transaksi Tinggi 

QRIS memang mempermudah pembayaran, tetapi bisnis dengan volume transaksi tinggi berpotensi menghadapi tantangan dalam proses verifikasi. Ketika antrean pelanggan ramai dan transaksi masuk secara berurutan, karyawan perlu memastikan setiap pembayaran benar-benar berhasil sebelum transaksi diselesaikan. 

 

Jika verifikasi hanya dilakukan dengan melihat aplikasi atau perangkat secara manual, risiko kesalahan akan meningkat. Karyawan mungkin terlambat mengetahui transaksi yang masuk, salah mencocokkan pembayaran, atau bahkan melewatkan transaksi ketika kondisi kasir sedang padat. 

 

Situasi tersebut akan semakin kompleks bagi bisnis yang memiliki banyak kasir, outlet, atau transaksi dalam waktu bersamaan. Oleh karena itu, bisnis membutuhkan sistem yang dapat memberikan konfirmasi pembayaran secara cepat dan mudah dikenali oleh petugas.  

 

Soundbox dari Telkomsel Enterprise: Solusi Praktis untuk Transaksi QRIS 

Untuk mengatasi tantangan operasional tersebut, Telkomsel Enterprise menghadirkan solusi efektif melalui Soundbox. Perangkat cerdas ini akan mengirimkan notifikasi suara setiap kali transaksi QRIS berhasil.  

 

Dengan konfirmasi pembayaran secara real-time, Soundbox membantu mengurangi kesalahan dalam pengecekan transaksi, meningkatkan keamanan pembayaran, serta membuat proses transaksi lebih cepat dan praktis, terutama bagi bisnis dengan volume pembayaran yang tinggi. 

 

Selain itu, Soundbox juga memungkinkan petugas mengetahui status pembayaran tanpa harus terus-menerus memeriksa layar perangkat. Keunggulan ini pun mampu mempercepat alur di kasir sekaligus memberikan lapisan verifikasi tambahan dalam proses transaksi. 

 

Adanya dukungan Soundbox dari Telkomsel Enterprise, bisnis Anda mampu mempercepat proses verifikasi, mengurangi potensi kesalahan, dan meningkatkan efisiensi operasional di tengah tingginya volume transaksi. 

 

Siap meningkatkan efisiensi proses pembayaran di bisnis Anda? Manfaatkan Soundbox dari Telkomsel Enterprise untuk mendapatkan konfirmasi transaksi QRIS secara real-time dan mendukung operasional kasir yang lebih cepat, praktis, dan aman! 

 

FAQ:  

Apakah membuat QRIS untuk jualan harus memiliki usaha? 

Ya, QRIS ditujukan untuk merchant atau pelaku usaha yang menerima pembayaran melalui QRIS, termasuk usaha mikro dan kecil. Anda perlu mendaftarkan usaha melalui penyedia jasa pembayaran (PJP) QRIS yang berizin Bank Indonesia. 

 

Apa saja syarat untuk membuat QRIS? 

Syarat umumnya meliputi identitas pemilik, data usaha, nomor rekening atau data pembayaran yang diperlukan, serta dokumen pendukung sesuai ketentuan PJP. Persyaratan dapat berbeda tergantung jenis usaha dan PJP yang dipilih. 

 

Berapa biaya untuk membuat QRIS? 

Pendaftaran QRIS tidak dikenakan biaya, tetapi setiap transaksi dapat dikenakan Merchant Discount Rate (MDR) sesuai kategori merchant yang ditetapkan Bank Indonesia. Besaran MDR perlu diperhatikan karena dapat berbeda berdasarkan jenis transaksi dan merchant

 

Berapa lama proses pendaftaran QRIS? 

Lama proses pendaftaran bergantung pada kelengkapan data dan proses verifikasi oleh PJP yang Anda pilih. Setelah pendaftaran dan verifikasi disetujui, QRIS dapat digunakan sesuai ketentuan PJP. 

TAGS
Blog

Situs kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan, Anda sudah menyetujui Syarat & Ketentuan dan Kebijakan Privasi yang berlaku.