Membangun Potensi Bisnis di Bulan Ramadan dengan tSurvey | Telkomsel
BAGIKAN

Membangun Potensi Bisnis di Bulan Ramadan dengan tSurvey

Article
Eksplorasi perilaku konsumen selama mempelajari hasil riset tsurvey Ramadan Consumer Behavior Insight 2023

Ramadan selalu jadi waktu yang dinantikan oleh umat muslim di seluruh dunia, tak terkecuali masyarakat Indonesia. Di bulan ini akan terjadi perubahaan kebiasaan masyarakat, mulai dari pola kerja, pola konsumsi, dan masih banyak lagi. Menjadi penting buat pelaku bisnis untuk memahami pergeseran perilaku masyarakat dan memanfaatkannya sebagai momentum agar bisnis dapat berkembang selama Ramadan. 

 

Telkomsel melalui tSurvey telah merilis hasil riset mengenai Ramadan Consumer Behavior Insight 2023 yang relevan buat para pelaku usaha dalam memaksimalkan peluang di bulan penuh berkah ini. Survey yang dilakukan kepada 2.500 responden di 27 provinsi di Indonesia ini mengungkap peluang bisnis baru, tren belanja, dan preferensi makanan yang bisa membantu pelaku usaha merancang strategi pemasaran yang tepat dan potensial mendatangkan cuan.


 

Perubahan Perilaku Konsumsi di Bulan Ramadan

 

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan, ditemukan adanya perubahan perilaku selama bulan Ramadan tahun ini. Hal ini berkaitan dengan berakhirnya ketentuan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang membuat momen kebersamaan untuk kumpul keluarga menjadi terasa kembali.

 

Hasil riset juga menunjukkan adanya perubahan pengeluaran masyarakat Indonesia selama bulan Ramadan. Sejumlah 80% responden telah menyiapkan alokasi dana untuk Ramadan tahun ini. Bahkan 20% di antaranya menyiapkan anggaran ekstra lebih dari 2,5 juta untuk berbelanja. Menurut mereka, salah satu anggaran terbesar yang mereka keluarkan adalah untuk kebutuhan food and beverage, Kemudian disusul dengan fesyen, elektronik, dan beauty & health.

 

“Ada sekitar 60% responden memilih untuk memasak dari bahan mentah saat sahur dan buka puasa. Sisanya, 40% memilih untuk menyantap makanan beku siap saji (frozen food) atau membeli makanan dari food stalls di sekitar” kata Rizaldy Al Kautsar, Data Analyst tSurvey dalam acara tSurvey Talk - Winning Ramadan: How Your Business Can Thrive During the Holy Month. 

 

Penyajian yang mudah, cepat, dan praktis membuat frozen food menjadi primadona untuk konsumsi selama bulan Ramadan. Inisight ini bisa menjadi peluang bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan jenis produk yang sesuai dengan momentum dan preferensi konsumen. Jadi, kamu tertarik mengembangkan bisnis frozen food?

 

tsurvey Ramadan insight

 

Bertukar Hampers Masih Menjadi Tradisi di Ramadan Tahun Ini

 

Fenomena hampers sempat ramai tiga tahun ke belakang akibat adanya pandemi. Lalu, apakah bertukar hampers masih menjadi tradisi yang ramai di tahun ini?  

 

“Kita coba survey untuk hampers dan THR, apakah mereka menyiapkan itu semua. Dan ternyata 52% responden kita sudah menyiapkan anggaran untuk berbagi parsel dan hampers dengan kisaran rata-rata harga Rp 50ribu sampai Rp 100ribu,” ucap Rizaldy.  

 

Insight tersebut bisa dimanfaatkan pelaku UMKM dalam membuat strategi produk yang terjangkau dengan anggaran masyarakat. Kemudian, berbicara mengenai THR, ternyata Ramadan tahun ini orang-orang masih memilih memberikan THR dalam bentuk cash, karena lebih terasa dari segi emosional. 

 

“Meskipun pertumbuhan e-wallet dan online banking sangat pesat di 5 tahun terakhir, tapi 60% dari mereka masih ingin menyiapkan THR dalam bentuk uang cash. Hal ini bisa menjadi opportunity untuk UMKM menyiapkan kartu ucapan atau amplop yang unik,” tambah Rizaldy. 


 

Maksimalkan Penjualan Melalui E-Commerce

 

Maraknya penggunaan e-commerce sekarang ini bisa dimanfaatkan pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan di bulan Ramadan. Berdasarkan survey yang dilakukan, masyarakat banyak menghabiskan waktu melihat e-commerce pada jam 3 pagi dan jam sebelum berbuka puasa. 

 

“Terlihat adanya peningkatan penggunaan e-commerce pada saat sahur di sekitar jam 3 pagi. Ini bisa dijadikan opportunity untuk para UMKM menjual barang dagangan mereka di jam-jam krusial melalui IG Live atau TikTok Shop,” ucap Rizaldy.  


 

Membangun Bisnis yang Lebih Maju dengan tSurvey

 

Untuk memulai bisnis di bulan Ramadan ini, pebisnis harus agile dan sat set sat set dalam mengetahui apa yang diinginkan konsumen dan market apa yang sedang ramai saat ini. Rizaldy menyarankan agar para pebisnis pemula mengkombinasikan riset dan join the expert agar bisnis lebih sustainable

 

So, itulah dia tadi beberapa insight yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM untuk dapat membangun bisnis yang lebih maju di bulan Ramadan. 

 

Kamu bisa memanfaatkan tSurvey untuk melihat potensi bisnis yang sedang dijalankan.  Memiliki basis responden lebih dari 160 juta pelanggan Telkomsel dari Sabang sampai Merauke yang tersebar di 514 kota di Indonesia, tSurvey bisa membantu dalam memetakan penjualan bisnis yang kamu jalankan. Kamu juga bisa mengetahui seperti apa unique selling yang bisa laku dipasaran dan meraih target pasar yang tepat. 

 

Buat kamu yang masih penasaran untuk tahu mengenai hasil riset tSurvey mengenai perilaku konsumen di bulan Ramadan bisa cek di tsel.id/ramadaninsight ya!