Telkomsel | 12 Februari 2019
8 shares

      Proteksi Perangkat Mobile Perusahaan dari Risiko Pencurian Data

Industri smartphone terus berkembang baik dalam ukuran pasar, model produk, dan pemasok. Menurut data statista, pengiriman smartphone di seluruh dunia diproyeksikan bertambah hingga sekitar 1,7 miliar unit pada tahun 2020. Pada tahun 2021, 40% populasi dunia diproyeksikan memiliki smartphone. Persentase tersebut membuktikan betapa dominannya kebutuhan akan smartphone di masa mendatang.

Survei lain yang dikutip oleh TechInAsia juga mengemukakan bahwa pemanfaatan teknologi mobile seperti web dan smartphone juga mempengaruhi biaya pengembangan produk suatu perusahaan. Pada tahun 2000, perusahaan yang memiliki staf sebanyak 100 dan memperoleh dana $10 juta (Rp 133,12 miliar) bisa menjaring 1 juta pengguna. Namun saat ini, hanya dengan 10 staf dan perolehan dana $1 juta (Rp 13,31 miliar), perusahaan mampu menjaring 10 juta pengguna. Peningkatan kebutuhan smartphone memang mempengaruhi banyak perusahaan dalam melakukan kegiatan bisnis. industri periklanan yang mulai beralih ke ranah mobile. Bahkan faktanya, 68% revenue Facebook tahun 2014 berasal dari iklan mobile.

Tidak hanya untuk penggunaan pribadi, saat ini dominasi smartphone nyatanya juga telah merambah ke dunia usaha. Hal ini sebenarnya bukan tanpa konsekuensi seperti misalnya resiko terjadinya pencurian data. Dengan jumlah pengguna yang semakin meningkat dan informasi sensitif perusahaan yang diakses melalui smartphone, tentunya resiko ini tidak dapat dianggap remeh dan perlu disikapi dengan serius. 

Oleh karenanya kemudahan yang didapatkan dari pemanfaatan smartphone untuk kepentingan perusahaan juga harus juga diimbangi dengan fitur keamanan yang baik. Untuk itulah Telkomsel myBusiness hadir memberikan proteksi maksimal untuk seluruh perangkat bisnis perusahaan melalui layanan Mobile Security yang memastikan keamanan data, konten dan aplikasi perusahaan sekaligus memberikan kemudahan akses dari mana saja dan kapan saja.

Berbagai fitur yang ditawarkan layanan Mobile Security ini antara lain Unified Endpoint Management, Virtualized Desktop and Apps (VDI), Workspaces Content Collaboration. Unified Endpoint Management memungkinkan pengelolaan setiap endpoint dari desktop, mobile, hingga internet of things (IoT). Virtualized Desktop and Apps (VDI) berguna untuk membawa Windows, Linux, web dan aplikasi SaaS dengan aman ke perangkat apa pun dan memungkinkan karyawan bekerja pada data yang sangat rahasia dan sensitif di mana pun, kapan pun, di seluruh perangkat tanpa membahayakan data perusahaan. Sedangkan Workspaces Content Collaboration berguna untuk pengamanan solusi sinkronisasi dan pembagian dokumen perusahaan untuk mendukung kolaborasi dan menciptakan ruang kerja digital, dengan pelacakan dokumen lengkap.

Selain itu, pengguna juga dapat menikmati biaya kepemilikan lebih rendah dan dukungan di setiap tahap dari perkembangan mobilitas dengan layanan data dan managed services dari Telkomsel myBusiness untuk keamanan perangkat mobile perusahaan.

Kunjungi situs Telkomsel myBusiness Mobile Security untuk mendapatkan layanan serta informasi lengkap tentang bagaimana Mobile Security dari Telkomsel myBusiness dapat memproteksi perangkat mobile di perusahaan Anda.


Related Blogs