Telkomsel | 15 April 2019
2 shares
7 Fitur Penting Agar Kendaraan Operasional Bisnis Lebih Aman dan Efisien

Pernah nggak kalian mempunyai pengalaman kurang mengenakkan saat menjadi penumpang bus? Supir yang ugal-ugalan, atau mesin bus yang mendadak mati di tengah jalan merupakan contoh kasus yang membuat sebagian orang berpikir ulang untuk mengunakan moda transportasi bus.

Atau dalam kasus lain, mobil rental yang disewakan hilang dicuri. Belum lagi berbagai permasalahan yang timbul pada bisnis logistrik dengan truk bermuatan besar.

Nah, untuk menghadapi berbagai permasalahan mengenai kendaraan operasional bisnis tersebut, Telkomsel memiliki solusi pengelolaan armada atau fleet management. Solusi untuk kalangan usaha bernama FleetSight ini menggunakan teknologi berbasis Internet of Things (iOT).

Teknologi IoT memungkinkan pengusaha atau pemilik bisnis bisa memantau kendaraan operasionalnya secara lebih aman dan efisien.

7 Fitur Penting Agar Kendaraan Operasional Bisnis Lebih Aman dan Efisien

Hal tersebut diakomodir dimana Fleetsight menggunakan On Board Diagnostic yang dipasang pada kendaraan. Salah satu pendukungnya adalah GPS, ditambah dengan alat pemantau lainnya. Tak hanya lokasi tapi bisa mengetahui kapan kendaraan harus mengisi bensin, kapan waktu sewa habis, berapa kecepatan yang harus ditempuh, dan lainnya.

Ada tujuh fitur andalan solusi Telkomsel FleetSight yang bermanfaat bagi pengusaha mau pun penumpang. Dibaca yuk sampai tuntas ke-7 fitur tersebut:

1. Memulai operasi

Fitur pertama ini berfungsi mengatur pengoperasian armada. Pengguna dapat menentukan sendiri kapan kendaraan mulai berangkat ke tujuan sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Hal ini memberikan kemudahan dan transparansi bagi pengusaha dalam mengetahui operasi armada milik mereka.

2. Rute

Tersedia fitur Rute dimana pebisnis dapat merencanakan jalur mana saja yang harus diikuti oleh kendaraan milik mereka. Dengan fitur ini, supir dapat mengenali medan perjalanan secara lebih mudah, mempelajari jalur terlebih dahulu sebelum berangkat sehingga dapat mempersiapkan jalur alternatif jika terjadi masalah di rute yang hendak diambil.

3. Waktu di luar jam operasi

Dalam fitur yang ketiga, pengguna dapat menentukan waktu dan hari dalam seminggu dimana kendaraan milik mereka dapat beroperasi. Manajemen yang akurat seperti ini dapat mempermudah pengusaha dalam mengatur dan memantau operasional armada mereka.

4. Kecepatan

Yang keempat ini sangat penting bagi penumpang. Terkadang saat perjalanan malam hari, supir kehilangan kendali akibat mengantuk atau kelelahan. Dengan fitur ini, pengusaha dapat menyetel kecepatan maksimum masing-masing kendaraan sehingga nantinya dapat memberitahu ke supir jika kendaraan melewati batas kecepatan tertinggi.

5. Pengaturan geofence

Dengan mengatur geofence, pengusaha dapat membatasi zona peta yang kemungkinan dilalui kendaraan. Dengan demikian, mereka dapat memantau jalur mana saja yang bakal dilewati sang supir. Hal ini dapat mencegah jikalau ada supir yang sengaja melewati jalur yang berpotensi menyebabkan pengiriman barang menjadi terlambat atau menambah ongkos operasional.

6. Points of interests

Atur sendiri lokasi spesifik yang ada di peta menggunakan fitur points of interests. Beberapa lokasi yang bisa dipilih secara khusus mencakup tempat pebisnis sendiri, SPBU, perumahan dan cabang. Tentu saja fitur ini bakal membantu supir memperoleh informasi dan lokasi penting untuk beristirahat, mengisi bahan bakar hingga mencari bengkel jika mesin armada rusak.

7. Personalisasi dan integrasi

Penggguna akan memperoleh laporan yang telah disesuaikan dengan sistem internal menggunakan API. Laporan ini dapat dipakai sebagai bahan evaluasi bagi pengusaha mengenai kondisi armada dan keberlangsungan usaha mereka.


Related Blogs