Bahasa apa yang ingin kamu gunakan?
Film sejarah bisa membuat kita bernostalgia. Namun selain nostalgia, film sejarah juga bisa mengajarkan tentang moral, kemanusiaan, kepemimpinan, serta cerita di balik terbentuknya dunia seperti saat ini.
Sebagai salah satu platform streaming terbesar, Netflix menghadirkan jajaran film dan serial sejarah yang berasal dari dunia maupun Indonesia. Yuk, simak rekomendasinya di sini!
Film sejarah merupakan sebuah karya visual yang mengangkat tentang peristiwa nyata di masa lalu. Film tersebut bisa dikemas dalam bentuk dokumenter, serial, maupun drama bertema sejarah. Daya tarik dari film sejarah sudah jelas terletak pada kemampuan sineas dalam menghidupkan nuansa masa lampau dari segi visual maupun emosional.
Sebagai penonton film sejarah, kamu tak hanya dikenalkan pada perang dunia, tokoh bersejarah, atau peristiwa besar, tetapi kamu juga akan diajak untuk turut mengalami kisah masa lalu lewat cerita, konflik dan sudut pandang karakter.
Manfaat menonton film sejarah bukan cuma menambah pengetahuan, tapi juga menghidupkan empati di saat kamu menyaksikan tokohnya harus memutuskan pilihan yang sulit, mengalami penderitaan, dan merasakan dilema moral. Selain itu, sebagai penonton kita juga bisa melihat sebab-akibat peristiwa dunia secara lebih jelas.


Dalam daftar ini, terdapat sejumlah serial dokumenter dan docu-drama internasional yang mengangkat peristiwa besar dengan visual yang epic dan narasi yang kuat.
Bukan serial hitam-putih, “The Greatest Events of WWII in Colour” menampilkan perang dunia II dalam versi berwarna. Setiap episode membahas sejumlah peristiwa penting, seperti invasi Normandia (D-Day), serangan Pearl Harbor, hingga jatuhnya Berlin.
Narasi serial ini gak cuma berfokus pada strategi militer saja, tetapi dampaknya terhadap warga sipil dan tentara biasa. Tokoh-tokoh sejarah ternama seperti Winston Churchill, Franklin D. Roosevelt, Adolf Hitler, dan Jenderal Eisenhower diperkenalkan dalam bentuk arsip visual dan mudah dipahami oleh penonton.
Apakah kamu pernah mendengar tentang teori kontroversial tentang kemungkinan adanya peradaban kuno yang hilang sebelum sejarah modern tercatat? Di serial ini, kamu akan dipandu oleh jurnalis investigatif Graham Hancock untuk mengunjungi situs-situs purba seperti Göbekli Tepe, piramida, dan reruntuhan kuno lainnya.
Tokoh-tokoh yang dibahas dalam serial ini bukan pahlawan perang, melainkan para peneliti, arkeolog, dan pemikir yang berdebat soal masa lalu peradaban manusia.
Agak sedikit berbeda dari film-film yang menceritakan tentang sejarah Nabi Musa (Moses), serial ini justru menggabungkan dokumenter, drama, dan wawancara ahli dari perspektif sejarah dan agama. Kisahnya tentang Nabi Musa yang memimpin bangsa Israel untuk keluar dari perbudakan Mesir.
Selain Musa, tokoh-tokoh yang akan diceritakan di serial ini adalah Firaun, Harun dan Miriam. Tak hanya membahas tentang sejarah agama, kamu juga akan diajak untuk mengulik tentang politik, sosial, dan budaya Mesir kuno.
Berbeda dari dokumenter perang biasa, serial ini menggunakan rekaman arsip yang direstorasi serta sudut pandang orang-orang di garis depan: tentara, perawat, hingga warga sipil. Cerita dikumpulkan dari surat, buku harian, serta wawancara sehingga terasa lebih personal.
Tokoh yang diangkat dalam serial ini tidak hanya pemimpin dunia atau orang-orang besar yang terlibat di dalam Perang Dunia II, tapi turut melibatkan warga sipil yang terjebak di dalam perang tersebut.
Sesuai dengan judulnya, serial ini tentu akan membahas tentang Adolf Hitler dan orang-orang di sekitarnya yang membuat kekuasaannya bertahan. Ya, akan ada nama-nama seperti Heinrich Himmler, Joseph Goebbels, dan Hermann Göring yang akan dibahas lebih dalam.
Penonton diajak memahami bagaimana manipulasi, propaganda, dan loyalitas tanpa batas berperan untuk membentuk rezim Nazi. Serial ini memberikan pesan bahwa kejahatan sistemik tidak pernah berdiri sendiri, melainkan lahir dari banyak individu dan keputusan.


Sebagai penggemar film sejarah, rasanya gak afdol untuk tidak menyaksikan film yang membahas tentang sejarah di negara kita sendiri. Berikut adalah daftar film sejarah terbaik nasional yang wajib kamu tonton:
Tokoh sentral dalam film ini adalah taruna Akademi Militer yang diterjunkan langsung dalam Agresi Militer Belanda I. Para pemuda idealis ini harus berhadapan dengan realitas perang yang belum pernah mereka hadapi sebelumnya.
Cerita di film “Cadet 1947” ini tentang konflik batin yang dirasakan oleh para pemuda, antara semangat nasionalisme dan rasa takut. Dari film ini, kita akan menyaksikan bahwa kemerdekaan tidak hanya diperjuangkan oleh tokoh-tokoh besar, tapi ada anak-anak muda yang berani melawan rasa takut dengan jiwa nasionalismenya.
Sebuah film biografi ini mengangkat kisah pendiri Nahdlatul Ulama, K.H. Hasyim Asyari. Beliau merupakan salah satu tokoh yang berperan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia melalui Revolusi Jihad-nya. Sebagai tokoh agama, sang kiai dikenal sebagai sosok yang tegas namun penuh welas asih.
Film ini menyoroti bagaimana agama, moral, dan nasionalisme saling bertemu dalam perjuangan melawan penjajahan.
H.O.S. Tjokroaminoto dikenal sebagai salah satu pahlawan nasional yang turut berjasa dalam kemerdekaan Indonesia. Beliau merupakan mentor bagi tokoh-tokoh besar, seperti Soekarno, Kartosuwiryo, dan Musso.
Di film ini, sosok H.O.S. Tjokroaminoto diperankan oleh aktor Reza Rahadian. Peran Tjokroaminoto sebagai guru politik serta pemikir berperan dalam membentuk arah bangsa.
Yang satu ini merupakan salah satu film sejarah di Netflix yang cukup diminati oleh pengguna platform tersebut. Bagaimana tidak, “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck” menawarkan visual yang indah, mulai dari sinematografi sampai dengan pemerannya.
Diperankan oleh Herjunot Ali dan Pevita Pearce, film ini mengisahkan tentang kisah cinta Zainuddin dan Hayati yang terhalang oleh status sosial. Setting-nya di masa lalu semakin menggambarkan realita sosial budaya di kala itu.
Film ini mengisahkan tentang Buya Hamka, sosok ulama terkenal yang juga dikenal sebagai sastrawan sekaligus pemikir bangsa. Vino G. Bastian ditunjuk untuk memerankan Buya Hamka. Ceritanya berkutat pada masa muda sang ulama sampai beliau menjadi tokoh besar.
Konflik antara idealisme, politik, dan kehidupan pribadi menjadi pusat cerita. Buya Hamka digambarkan sebagai sosok yang teguh prinsip namun tetap manusiawi.
Sekuel ini fokus pada sisi personal Buya Hamka, terutama hubungannya dengan Siti Raham. Film ini menyoroti keseimbangan antara cinta, keluarga, dan perjuangan intelektual. Penonton diajak melihat bahwa tokoh besar pun memiliki kehidupan emosional yang kompleks dan penuh pengorbanan.
Mau nonton film sejarah di Netflix? Yuk, ikuti langkah-langkah berikut:
Film dan serial sejarah bukan sekadar hiburan belaka, tapi juga menjadi sarana untuk menambah pengetahuan, memahami masa lalu, dan menghargai perjuangan manusia sebelum kita.
Biar nonton makin nyaman, langganan Paket Movie Complete IndiHome yang sudah termasuk akses langganan Netflix. Streaming film Netflix juga jadi lebih lancar dan anti-buffering dengan koneksi internet yang stabil dari IndiHome.
Sekarang daftar dan langganan paket internet IndiHome lebih mudah dan cepat lewat aplikasi MyTelkomsel. Tunggu apalagi? Install aplikasinya dan mulai langganan sekarang!
Short Video baru dan seru