Generasi milenial yang lahir tahun 80-90 pasti sudah nggak asing dengan Toy Story. Sejak dirilis pertama kali pada tahun 1995, film yang mengusung karakter Sheriff Woody dan Buzz Lightyear ini telah menjadi bagian dari kenangan masa kecil bagi banyak orang dari seluruh dunia.
Nah, setelah memproduksi 4 film, kini Pixar mengumumkan bakal ada Toy Story 5. Pengumuman ini tentu disambut baik oleh seluruh penggemar Toy Story dari berbagai negara.
Sedikit flashback, di empat film sebelumnya kita diajak menyaksikan hubungan antara mainan dan pemiliknya—Andy, lalu Bonnie—berkembang. Di setiap filmnya, Toy Story selalu memiliki daya tarik emosional yang kuat serta menggabungkan humor, petualangan, dan momen yang touchy sehingga bisa membawa penontonnya terbawa perasaan.
Bukan cuma familiar di kalangan milenial saja, Toy Story juga cukup dikenal di kalangan Gen Z dan Gen Alpha. Maklum saja, Toy Story menjadi pelopor film animasi panjang yang menggunakan efek CGI. Ceritanya tergolong sangat imajinatif, yakni kisah tentang sekumpulan mainan yang diam-diam bisa hidup dan memiliki perasaan layaknya manusia.
Tokoh utamanya adalah Woody, boneka koboi yang setia dan bijak, serta Buzz Lightyear, mainan astronot yang percaya dirinya sangat tinggi. Keduanya bersama mainan lain mengalami berbagai petualangan seru, lucu, sekaligus menyentuh.
Toy Story mengangkat tema universal seperti persahabatan, rasa cemburu, perubahan, kehilangan, dan proses tumbuh dewasa. Karena itulah film ini bisa dinikmati lintas usia, baik anak-anak pasti akan mengagumi efek visual dan humornya, sementara orang dewasa sering merasa tersentuh oleh pesan emosionalnya.


Pixar dan Disney sudah mengumumkan secara resmi di media sosial mereka bahwa Toy Story 5 akan segera tayang. Banyak yang berpendapat bahwa Toy Story 4 yang dirilis 2019 sudah menjadi “penutup” yang pas untuk franchise film tersebut. Namun, pada saat trailer pertama dan tanggal tayangnya dirilis, justru banyak penggemar yang senang karena kisah Woody dan Buzz akan tetap berlanjut.
Sebagian besar penggemar setia justru antusias karena menurut mereka masih banyak cerita yang bisa digali dari kehidupan Woody cs. Bagi yang skeptis, mereka juga berpendapat: apakah masih perlu ada film kelima setelah akhir cerita yang kuat di film sebelumnya?
Toy Story 5 menghadirkan konflik yang lebih modern—di mana para mainan harus menghadapi kenyataan bahwa kehadiran gadget bisa menggantikan mereka cepat atau lambat. Bonnie, yang dulu menjadi pemilik Woody dan kawan-kawan, kini tumbuh menjadi lebih besar dan menemukan mainan baru yang dianggap lebih seru.
Mainan klasik yang sebelumnya sudah cukup menyenangkan bagi Bonnie, kini harus bersaing dengan perangkat teknologi canggih yang lebih menarik perhatian anak-anak. Menghadapi situasi baru tersebut, Jessie yang telah mengambil alih kepemimpinan kelompok mainan sejak Toy Story 4 harus mencari cara untuk menghadapi tantangan baru yang belum pernah mereka alami sebelumnya.
Dalam sekuel kelima ini, konflik utama Toy Story tidak lagi sekadar petualangan klasik atau menemukan keluarga baru. Kali ini, para mainan akan menghadapi “musuh” yang lebih mengikuti perkembangan zaman, yakni teknologi digital yang jelas lebih menarik perhatian anak-anak.
Film ini mengusung gagasan tentang mainan klasik vs perangkat pintar—yang sangat mencerminkan realita saat ini di mana anak sering terpikat oleh tablet, aplikasi, dan gadget lain. Konflik ini bukan sekadar tentang permainan klasik versus digital. Lebih dari itu, ceritanya lebih ke tentang bagaimana mainan yang selama ini menjadi teman setia anak kini merasa terpinggirkan.
Jessie dan anggota tim lainnya harus mencari cara agar masih relevan dan bisa membuat Bonnie serta anak-anak lain melihat nilai dari kesederhanaan dan hubungan emosional yang dibangun lewat bermain bersama mainan nyata.
Untuk memuaskan penggemarnya, Toy Story 5 digarap dengan cerita yang lebih fresh dan mengikuti perkembangan zaman serta inovasi baru yang mengagumkan. Berikut detailnya:
Sutradara dan Tim Kreatif
Sutradara: Andrew Stanton
Co-Director: Kenna Harris
Produser: Lindsey Collins
Pengisi Suara & Karakter
Tom Hanks sebagai Woody, sang sheriff setia.
Tim Allen sebagai Buzz Lightyear.
Joan Cusack sebagai Jessie, si kuda koboi yang berani.
Tony Hale kembali mengisi suara Forky.
Karakter Baru
Lilypad (Greta Lee): Sebuah tablet pintar berbentuk kodok yang menjadi sumber konflik utama dalam cerita.
Smarty Pants (Conan O’brien): Mainan bertema teknologi.
Combat Carl (Ernie Hudson): Versi baru dari karakter klasik yang kembali hadir dengan nuansa segar.
Pertanyaan yang paling banyak dilontarkan oleh penggemar Toy Story adalah “kapan Toy Story 5 rilis?” Film Toy Story 5 rencananya akan tayang pada 19 Juni 2026 di berbagai negara, termasuk Indonesia. Itu artinya penggemar yang sudah menunggu sejak Toy Story 4 (2019) akhirnya bisa kembali menyaksikan petualangan Woody, Buzz, Jessie, dan semua mainan favorit mereka di layar lebar setelah beberapa tahun.
Menurut pengumuman resmi dari Disney dan Pixar, tanggal tersebut menjadi momen yang ditunggu-tunggu karena bertepatan dengan musim liburan sekolah di banyak negara, sehingga lebih banyak keluarga bisa menontonnya bersama.
Pixar mengangkat isu yang relevan melalui Toy Story 5. Hal tersebut memang benar adanya, mengingat saat ini anak-anak lebih banyak bermain dengan gadget ketimbang mainan klasik seperti boneka, robot, atau mobil-mobilan.
Nah, sembari menunggu film Toy Story 5 rilis, nostalgia dulu dengan nonton film Toy Story sebelumnya di Prime Video. Kamu bisa berlangganan Paket Movie Complete IndiHome yang praktis, biar streaming film jadi lebih leluasa. Koneksi internet stabil dari IndiHome juga bikin nonton jadi lebih lancar.
Mulai langganan paket internet IndiHome sekarang lewat aplikasi MyTelkomsel yang lebih mudah dan praktis, cukup dari rumah.
Short Video baru dan seru