Doa Setelah Sholat Dhuha Beserta Penjelasan dan Artinya


Doa Setelah Sholat Dhuha Beserta Penjelasan dan Artinya

Doa apa saja yang harus dilakukan setelah melakukan sholat Dhuha?

 

Sholat Dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan. Setelah melaksanakan sholat ini, dianjurkan untuk membaca doa setelah sholat Dhuha agar mendapat berkah dari Allah SWT. 

 

Doa ini menjadi wujud harapan dan permohonan seorang hamba agar diberikan kelancaran dalam urusan dunia maupun akhirat.

 

 

Membaca doa setelah sholat Dhuha bukan hanya sekadar memohon rezeki, tetapi juga sebagai bentuk ketawakalan kepada Allah. 

 

Dalam doa ini, seorang muslim menyerahkan segala urusannya kepada-Nya, memohon kemudahan, petunjuk, dan keberkahan dalam setiap langkah hidup. Dengan hati yang ikhlas dan penuh keyakinan, doa ini diharapkan dapat membawa ketenangan.

 

Bagi siapa saja yang ingin mengamalkan doa setelah sholat Dhuha, penting untuk memahami makna dan keutamaannya. 

 

Dengan membacanya secara rutin dan penuh keyakinan, seorang muslim akan lebih bersyukur dan merasa lebih dekat dengan Allah SWT. Yuk, ketahui lebih lanjut bacaan dan manfaat dari doa ini agar ibadahmu semakin sempurna dan penuh keberkahan!

 

Kamu juga bisa memperdalam ilmu tentang sholat dan ibadah lainnya lewat internet atau YouTube. Supaya belajar makin lancar tanpa hambatan, pakai Paket Harian dari Telkomsel. 

 

Dengan koneksi stabil, kamu bisa mengakses berbagai sumber ilmu agama kapan saja dan di mana saja!

 

Sekarang kita lihat mengenai doa setelah sholat Dhuha, yuk.

 

Baca Juga: 12 Amalan di Bulan Ramadhan Paling Dianjurkan

 

Keutamaan Sholat Dhuha

Salah satu manfaat utamanya adalah sebagai sarana memperlancar rezeki, seperti yang disebutkan dalam hadits bahwa Allah akan mencukupi kebutuhan hidup hamba-Nya yang menjaga sholat ini. 

 

Selain itu, sholat Dhuha juga menghapus dosa-dosa kecil, bahkan sebanyak buih di lautan.

 

Sholat Dhuha juga bernilai sedekah, karena setiap gerakan dan bacaan dalam sholat ini dianggap sebagai bentuk amalan. Ibadah ini dapat menjadi amalan tambahan di hari hisab, yang berfungsi menyempurnakan kekurangan dalam sholat wajib. 

 

Keutamaan lainnya adalah dibangunkan istana di surga bagi siapa saja yang rutin melaksanakan sholat Dhuha sebanyak dua belas rakaat.

 

Dengan berbagai keutamaan ini, sholat Dhuha menjadi salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Tidak hanya sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah, tetapi juga sebagai investasi pahala untuk kehidupan dunia dan akhirat.

 

Baca Juga: 7 Bacaan Doa Menyambut Ramadhan dan Artinya

 

Doa Setelah Sholat Dhuha

Membaca doa setelah sholat Dhuha bukan sekadar rangkaian kata, tetapi ungkapan harapan dan syukur kepada Allah. 

 

Dengan penuh kekhusyukan, doa ini menjadi sarana spiritual untuk memohon keberkahan, kelancaran rezeki, serta perlindungan dalam menjalani hari.

 

Setelah menunaikan sholat Dhuha, dianjurkan untuk berzikir dan membaca doa dengan penuh keyakinan. Salah satu doa yang sering dibaca adalah

 

  1. Membaca Istighfar Tiga Kali

    اَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ الَّذِ ىْ لَا اِلٰهَ اِلَّا هُوَالْحَىُّ الْقَيُّوْمُ وَاَتُوْبُ اِلَيْهِ

     

    Astaghfirullahal 'adzim. Al-ladzii laa ilaaha illa huwal hayyul qoyyuum wa atuubu ilaih.

     

    Artinya: 

    "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Besar, yang tidak ada Tuhan selain Dia, yang senantiasa hidup lagi yang mengurus segala sesuatu sendiri dan aku bertaubat kepada-Nya." (HR. Abu Daud dan at-Tirmidzi dari Bilal).

     

    Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menjelaskan bahwa istighfar dianjurkan setelah ibadah sebagai bentuk pengakuan atas kekurangan dalam amal. Bahkan Nabi Muhammad SAW beristighfar setelah sholat fardhu.

     

    Sementara itu, Ibnu Qayyim dalam Al-Wabil Ash-Shayyib menerangkan bahwa istighfar memiliki tiga dampak besar: menghapus dosa, membuka pintu rahmat, dan menjadi sebab turunnya rezeki. 

     

    Hal ini juga sejalan dengan QS. Nuh ayat 10–12 yang mengaitkan istighfar dengan kelapangan rezeki. Maknanya, sebelum meminta tambahan nikmat, seorang hamba terlebih dahulu membersihkan dirinya.

     

  2. Membaca Doa Zikir

    اللّٰهُ اَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَاذَ الْجَلَالِ وَالْاِكْرَامِ

     

    Allahumma antas salaam, wa minkas salaam. Tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikraam.

     

    Artinya: 

    "Ya Allah, Engkaulah As-Salam (yang mempunyai kesejahteraan) dan dari-Mu pula kesejahteraan. Maha berbahagia Engkau Wahai Tuhan yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan."

     

    Dalam Syarh Shahih Muslim, Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa makna “As-Salam” adalah Allah Maha Suci dari segala kekurangan dan sumber keselamatan bagi makhluk-Nya.

     

    Al-Qurthubi dalam Al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an ketika membahas Asmaul Husna menyebut bahwa penyandaran keselamatan kepada Allah menunjukkan bahwa segala bentuk ketenangan berasal dari-Nya.

     

    Maknanya, seorang hamba menyadari bahwa rasa aman, tenteram, dan keberkahan hidup bukan berasal dari situasi dunia, tetapi dari Allah semata.

     

  3. Doa Setelah Sholat Dhuha

    Setelah melakukan zikir, disarankan untuk membaca doa lagi agar mendapatkan pengampunan dan rezeki yang berlimpah. 

     

    اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ

     

    اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

     

    Allahumma innad-duhaa'a duhaa'uka wal bahaa'a bahaa'uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal 'ismata 'ismatuka.

     

    Allahumma in kaana rizqii fis-samaa'i fa anzilhu, wa in kaana fil ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba'iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa'ika wa bahaa'ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita 'ibaadakash-shalihiin.

     

    Artinya:

    "Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha itu waktu dhuha-Mu, kecantikan ialah kecantikan-Mu, keindahan itu keindahan-Mu, kekuatan itu kekuatan-Mu, kekuasaan itu kekuasaan-Mu, dan perlindungan itu, perlindungan-Mu."

     

    "Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, turunkanlah .dan jika ada di dalam bumi, keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan

    kepada hamba-hamba-Mu yang saleh."

     

    • Penegasan Tauhid

      Konsep “wal bahaa’a bahaa’uka, wal jamaala jamaaluka…” menegaskan bahwa segala keindahan dan kekuatan bersumber dari Allah.

      Ibnu Katsir dalam Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim menjelaskan bahwa seluruh kesempurnaan hakikatnya milik Allah, sementara manusia hanya menerima sebagian kecil karunia-Nya.

      Fakhruddin Ar-Razi dalam Mafatih al-Ghaib menyebut bahwa penyandaran sifat-sifat agung kepada Allah memperkuat tauhid dan menghilangkan kesombongan manusia.

     

    • Rezeki dalam Genggaman Allah

      Permohonan agar rezeki diturunkan, dikeluarkan, dimudahkan, disucikan, dan didekatkan menunjukkan keyakinan penuh bahwa Allah adalah Ar-Razzaq.

      Ibnu Qayyim dalam Zaad al-Ma’ad menjelaskan bahwa doa adalah sebab syar’i yang dapat mendatangkan rezeki. Sementara Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumiddin menegaskan bahwa rezeki yang baik adalah yang halal, membawa keberkahan, dan tidak menjauhkan dari ketaatan.

      Frasa “jika haram, sucikanlah” menunjukkan bahwa kualitas rezeki lebih utama daripada jumlahnya.

     

Menjadikan sholat Dhuha sebagai bagian dari rutinitas ibadah sehari-hari adalah langkah kecil yang membawa manfaat besar. 

 

Dengan melengkapinya dengan doa dan zikir, kita tidak hanya memohon kelancaran rezeki, tetapi juga menanamkan ketenangan hati serta kedekatan dengan Allah. 

 

Semoga setiap rakaat yang kita lakukan menjadi ladang pahala dan setiap doa yang dipanjatkan diijabah, membawa keberkahan dalam hidup kita.

 

Baca Juga: 10 Sholawat Nabi Muhammad SAW Beserta Artinya

 

Ingin belajar lebih banyak tentang sholat dan ibadah lainnya? Gunakan Paket Internet Sakti dari Telkomsel agar browsing tetap lancar tanpa hambatan. Cek pilihan kuota yang sesuai dengan kebutuhanmu di aplikasi MyTelkomsel.

 

 
 

Short Video baru dan seru

Tulis Komentar
Min. 10 Karakter
0 / 2000
Belum ada komentar
Jadilah orang pertama yang komentar disini!
mock
14 Feb 2024 12:03
mantulllzz keren bgt artikel beber2 sangat membantu!
Laporkan
0
Balas Komentar
Min. 10 Karakter
0 / 2000
DewiLarasati
14 Feb 2024 12:03
mantulllzz keren bgt artikel beber2 sangat membantu!
Laporkan
0
Balas Komentar
Min. 10 Karakter
0 / 2000
Balasan Lainnya (1)
Sembunyikan Balasan

Laporan Anda berhasil dikirim

Pilihan Paket Harian

Telkomsel Telkomsel Instagram

Meninggalkan halaman ini

Anda mengunjungi website telkomsel.com tetapi akan dialihkan ke

Pastikan Anda hanya mengikuti tautan dari sumber yang Anda percayai.