Setiap akhir tahun, kamu bisa melihat berapa pengeluaran Gojek-mu selama setahun. Intip sendiri lewat Gojek Wrapped!
Setiap masuk akhir tahun, Gojek meluncurkan sebuah fitur interaktif bernama Gojek Wrapped yang bersifat kaya pembukuan pengeluaranmu selama setahun. Gimana cara cek Gojek Wrapped agar kamu tahu seberapa irit atau boros di tahun ini?
Asiknya, rekapan Gojek Wrapped juga bisa kamu bagikan lewat media sosial kaya Spotify, YouTube, atau Apple Music. Yuk, sini kami kasih tutorial bikinnya di artikel ini!
Baca juga: Driver Gojek Wajib Tau, Ini Paket Telkomsel Khusus Buatmu!
Sebelum kamu cek hasil Gojek Wrapped, pastikan dulu kuotamu gak habis. Solusinya, langsung aja beli Paket Internet Super Seru dari Telkomsel dengan belinya lewat aplikasi MyTelkomsel Basic.
Yuk, mari kita kulik lebih dalam tentang Gojek Wrapped!
Gojek Wrapped adalah istilah yang populer di media sosial untuk menyebut rangkuman aktivitas atau total pengeluaran pengguna di aplikasi Gojek selama periode tertentu, biasanya satu tahun.
Konsepnya mirip dengan “year in review” seperti Spotify Wrapped, yaitu menampilkan ringkasan kebiasaan penggunaan selama setahun. Namun, penting dipahami bahwa Gojek Wrapped sebenarnya bukan fitur resmi bernama demikian di dalam aplikasi.
Istilah ini muncul dari kreativitas pengguna internet yang memanfaatkan fitur riwayat transaksi untuk membuat versi “wrapped” mereka sendiri.
Pada praktiknya, pengguna mengambil data dari laporan transaksi Gojek, lalu menampilkan total pengeluaran atau aktivitas penggunaan layanan seperti GoRide, GoCar, GoFood, dan layanan lainnya.
Tren ini menjadi viral karena banyak orang penasaran berapa total uang yang mereka keluarkan untuk layanan harian, terutama karena Gojek sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.
Mulai dari transportasi, pesan makanan, kirim barang, sampai pembayaran tagihan, semuanya bisa dilakukan dalam satu aplikasi.
Selain itu, tren ini juga memicu diskusi menarik tentang gaya hidup digital. Misalnya, ketika beberapa figur publik membagikan angka pengeluaran tahunan mereka, publik jadi punya gambaran realistis soal besarnya biaya gaya hidup berbasis layanan digital.
Gak bisa dilihat sebagai tren aja, Gojek Wrapped juga bisa jadi alat refleksi finansial. Dengan melihat total transaksi setahun, pengguna bisa mengevaluasi apakah pengeluaran mereka sudah sesuai dengan kondisi finansial masing-masing.
Walaupun bukan fitur resmi bernama “Wrapped”, pengguna tetap bisa membuat versi Gojek Wrapped sendiri melalui laporan transaksi tahunan di aplikasi. Secara umum, langkahnya cukup sederhana dan bisa dilakukan langsung dari aplikasi Gojek.
Berikut adalah cara membuat Gojek Wrapped:
File laporan ini biasanya berisi detail transaksi lengkap seperti:
Data tersebut kemudian bisa dipakai untuk membuat tampilan Gojek Wrapped versi pribadi. Banyak pengguna hanya mengambil bagian total pengeluaran untuk dibagikan ke media sosial agar lebih aman dari sisi privasi.
Jika ingin ikut tren di media sosial, biasanya pengguna hanya screenshot bagian total pengeluaran, lalu mengunggahnya ke Instagram Story, X, atau platform lain.
Namun, disarankan untuk gak membagikan informasi sensitif seperti alamat atau nomor telepon. Dengan cara yang segampang ini, kamu gak cuma bisa memantau pengeluaran, tapi juga bisa membagikannya lewat sosial media.
Baca juga: Bayar via Gopay Later di MyTelkomsel Basic, Bebas Isi Kuota Kapan Aja
Melihat Gojek Wrapped sering bikin orang kaget sendiri. Banyak yang baru sadar ternyata pengeluaran digital harian bisa menumpuk jadi angka besar. Karena itu, penting untuk punya strategi supaya tetap hemat tanpa harus berhenti menggunakan layanan.
Promo masih jadi cara paling efektif menghemat pengeluaran. Biasanya Gojek rutin memberikan diskon ongkir, cashback GoPay, atau promo khusus merchant tertentu.
Berikut adalah beberapa tips praktisnya:
Layanan on-demand membuat semuanya terasa instan. Tanpa sadar, kebiasaan pesan makanan atau transportasi bisa jadi pengeluaran rutin besar.
Coba buat aturan sederhana seperti:
Beberapa perencana keuangan menyarankan pengeluaran aplikasi digital tetap mengikuti pola budgeting umum seperti 50/30/20. Artinya, kebutuhan pokok sekitar 50%, keinginan 30%, dan tabungan 20%.
Kalau pengeluaran Gojek sudah masuk kategori kebutuhan harian, tetap penting memastikan totalnya gak melebihi batas kemampuan finansial.
Gak perlu menunggu akhir tahun. Kamu bisa cek laporan bulanan supaya lebih cepat sadar kalau pengeluaran mulai membengkak. Dengan cara ini, Gojek Wrapped bukan cuma tren viral, tapi juga bisa jadi alat kontrol finansial pribadi.
Kadang perbedaan pilihan layanan bisa memengaruhi harga. Misalnya memilih pengiriman reguler dibanding express jika gak urgent. Langkah seperti ini kalau dilakukan rutin bisa menurunkan total pengeluaran tahunan secara signifikan.
Baca juga: Cara Mengaktifkan GoPay Later Nggak Pake Ribet
Cek Gojek Wrapped jadi lebih praktis tanpa takut kuota habis. Pastikan koneksi kamu tetap lancar dengan mengaktifkanPaket Internet Super Seru dari Telkomsel, yang bisa langsung kamu beli lewat aplikasi MyTelkomsel Basic, kapan saja sesuai kebutuhan.
Short Video baru dan seru
Driver Gojek Wajib Tau, Ini Paket Telkomsel Khusus Buatmu!
Cara Buat Spotify Wrapped untuk Diposting di Socmed
Gambaran Hidup Seseorang Dinilai dari Spotify Wrapped?
Paket Data Orbit Telkomsel Buat YouTuber Biar Ngonten Makin Lancar