Bahasa apa yang ingin kamu gunakan?
Mengirim CV melalui email tidak berarti bagian isi pesan boleh dikosongkan. Body email lamaran kerja berfungsi sebagai pengantar singkat yang membantu perekrut mengetahui siapa kamu, posisi yang dilamar, serta dokumen yang disertakan.
Body email tidak perlu panjang. Umumnya, beberapa paragraf singkat sudah cukup selama mencantumkan informasi penting seperti posisi yang dituju, latar belakang atau kemampuan yang relevan, dan keterangan lampiran.
Baca Juga: Mengenal Walk in Interview: Pengertian, Proses, dan Tips
Sebelum melihat contohnya, pahami dulu struktur sederhana yang bisa digunakan. Format ini dapat disesuaikan dengan posisi dan persyaratan pada lowongan.
Struktur tersebut sejalan dengan format umum body email profesional yang mencakup salam, pembukaan, isi, penutup, dan tanda tangan.
Berikut contoh yang dapat kamu jadikan template. Ganti bagian dalam tanda kurung sesuai informasi sebenarnya.
Yth. Bapak/Ibu Tim Rekrutmen [Nama Perusahaan],
Perkenalkan, saya [Nama Lengkap]. Saya bermaksud melamar posisi [Nama Posisi] berdasarkan informasi lowongan yang saya temukan melalui [sumber lowongan].
Saya merupakan lulusan [Nama Jurusan] dari [Nama Institusi] dan memiliki kemampuan dalam [kemampuan yang relevan]. Sebagai bahan pertimbangan, saya melampirkan CV dan dokumen pendukung sesuai persyaratan.
Terima kasih atas waktu dan perhatian Bapak/Ibu. Saya berharap dapat memperoleh kesempatan untuk mengikuti proses seleksi.
Hormat saya,
[Nama Lengkap]
[Nomor Telepon]
[Alamat Email]
Yth. Bapak/Ibu Tim Rekrutmen [Nama Perusahaan],
Perkenalkan, saya [Nama Lengkap]. Saya tertarik melamar posisi [Nama Posisi] yang sedang dibuka di [Nama Perusahaan].
Saya memiliki pengalaman [jumlah tahun] di bidang [bidang pekerjaan] dengan kemampuan dalam [kemampuan yang relevan]. Saya melampirkan CV dan dokumen pendukung untuk memberikan informasi lebih lengkap mengenai pengalaman dan kualifikasi saya.
Terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu. Saya siap mengikuti proses seleksi sesuai tahapan yang ditentukan.
Hormat saya,
[Nama Lengkap]
[Nomor Telepon]
[Alamat Email]
Yth. Bapak/Ibu Tim Rekrutmen [Nama Perusahaan],
Perkenalkan, saya [Nama Lengkap], mahasiswa [Nama Jurusan] di [Nama Institusi]. Saya bermaksud mengajukan lamaran untuk posisi [Nama Posisi Magang] berdasarkan informasi yang saya peroleh dari [sumber lowongan].
Saya memiliki ketertarikan pada bidang [bidang terkait] dan pengalaman melalui [organisasi/proyek/kegiatan yang relevan]. Bersama email ini, saya melampirkan CV dan dokumen pendukung untuk bahan pertimbangan.
Terima kasih atas waktu dan perhatian Bapak/Ibu.
Hormat saya,
[Nama Lengkap]
[Nomor Telepon]
[Alamat Email]
Jika ingin lebih singkat, body email juga dapat dibuat hanya dalam tiga paragraf. Pastikan setiap paragraf memiliki fungsi yang jelas.
Contohnya:
Yth. Bapak/Ibu Tim Rekrutmen [Nama Perusahaan],
Perkenalkan, saya [Nama Lengkap]. Saya bermaksud melamar posisi [Nama Posisi] berdasarkan informasi lowongan yang saya temukan melalui [sumber].
Saya memiliki latar belakang [pendidikan/pengalaman] serta kemampuan dalam [kemampuan relevan]. CV dan dokumen pendukung telah saya lampirkan sebagai bahan pertimbangan.
Terima kasih atas waktu dan perhatian Bapak/Ibu. Saya berharap dapat memperoleh kesempatan untuk mengikuti proses seleksi.
Hormat saya,
[Nama Lengkap]
Format singkat seperti ini cukup untuk menyampaikan tujuan email tanpa mengulang seluruh informasi yang sudah tercantum dalam CV.
Hindari menggunakan satu template yang sama persis untuk setiap lowongan. Sesuaikan nama posisi, perusahaan, serta kemampuan yang paling relevan dengan persyaratan pekerjaan.
Pilih kata-kata yang sopan dan mudah dipahami. Hindari bahasa percakapan yang terlalu santai, singkatan yang tidak perlu, atau kalimat yang terlalu panjang.
Body email berfungsi sebagai pengantar, bukan pengganti CV. Cukup pilih pengalaman atau kemampuan yang paling berkaitan dengan posisi yang dilamar.
Pastikan kamu mencantumkan dokumen yang disertakan, seperti CV, portofolio, atau dokumen lain jika memang diminta dalam lowongan.
Pastikan nama perusahaan, posisi, alamat email penerima, lampiran, dan isi pesan sudah benar. Jika perusahaan memberikan format subjek tertentu, ikuti instruksi tersebut.
Selain body email, subjek juga perlu dibuat jelas agar penerima langsung mengetahui tujuan pesan. Jika tidak ada format khusus dari perusahaan, kamu dapat menggunakan pola:
Lamaran Kerja – [Nama Posisi] – [Nama Lengkap]
Contoh:
Jika perusahaan sudah menentukan format subjek, gunakan format tersebut daripada membuat versi sendiri.
Baca Juga: Tips Wawancara Kerja untuk Fresh Graduate
Beberapa kesalahan sederhana dapat membuat email terlihat kurang profesional. Misalnya, mengirim email tanpa body, tidak mencantumkan posisi yang dilamar, menggunakan sapaan yang terlalu santai, atau lupa melampirkan CV.
Hindari pula menyalin template secara mentah. Pastikan nama perusahaan, posisi, pengalaman, dan kemampuan yang dicantumkan benar-benar sesuai dengan lamaran yang dikirim.
Dengan menggunakan contoh body email lamaran kerja singkat sebagai dasar, kamu bisa membuat pesan yang lebih rapi tanpa harus menulis penjelasan terlalu panjang. Setelah semua informasi dan dokumen diperiksa, pastikan email dikirim ke alamat yang benar sesuai instruksi lowongan.
Body email yang singkat dan profesional dapat membantu menyampaikan maksud lamaran dengan lebih jelas.
Untuk mendukung aktivitas digital sehari-hari, termasuk mencari lowongan dan mengirim lamaran kerja, Telkomsel menyediakan Combo SAKTI, paket yang menggabungkan kebutuhan internet dan komunikasi dalam satu pilihan.
Cek Promo Combo SAKTI dari Telkomsel dan temukan paket yang sesuai dengan kebutuhanmu.
Short Video baru dan seru