Bahasa apa yang ingin kamu gunakan?
Banyak yang cari untung dari ‘mainin’ garansi iPhone. Biar gak ketipu mending langsung baca artikel ini!
Beli iPhone second atau dapat hadiah iPhone dari seseorang? Jangan langsung percaya kalau katanya masih garansi. Cara mengecek garansi iPhone sebenarnya gampang banget dan bisa kamu lakukan sendiri dalam hitungan menit.
Kenapa penting? Karena banyak oknum yang memanfaatkan garansi ini demi menjual iPhone yang gak sesuai deksripsi. Di artikel ini ada 5 metode yang bisa kamu pakai, dari yang paling akurat sampai yang paling praktis. Yuk, simak!
Baca juga: Wajib Coba! iOS 26 Hadir dengan Fitur-fitur Lebih Canggih
Mau cek garansi iPhone tapi kuota mepet? Pantau sisa data dan isi paket kapan saja lewat MyTelkomsel Basic. Semua keperluan mulai dari kuota, pulsa, sampai paket langganan bisa kamu beli di aplikasi ini.
Nah, mari kita kulik lebih dalam soal garansi iPhone biar kamu gak ketipu!
Sebelum mulai ngecek, kamu perlu tahu dulu nomor seri atau IMEI iPhone-mu karena kedua informasi ini dibutuhkan di hampir semua metode pengecekan. Soalnya, nomor seri ini yang akan menentukan garansi iPhone-mu.
Di Indonesia ada dua tipe iPhone yang dijual di masyarakat: versi garansi dari distributor dan versi inter. Nah, dua tipe ini yang sering dimainkan oleh oknum untuk melakukan penipuan. Karena itu, mari kita ketahui IMEI-nya terlebih dulu.
Cara menemukan Serial Number dan IMEI:
Sudah catat Serial Number-nya? Sekarang kita masuk ke 5 cara ngeceknya!
Baca juga: Mau Hadiah iPhone 16? Ikut Program Jelajah Seru, Yuk!
Mau beli iPhone bekas atau sekadar memastikan masa garansi masih aktif? Mengecek garansi iPhone itu penting banget supaya kamu tahu apakah perangkat masih dilindungi layanan resmi Apple atau tidak.
Untungnya, ada beberapa cara gampang yang bisa kamu lakukan tanpa perlu ke service center. Berikut 5 cara mengecek garansi iPhone yang paling praktis.
Via Situs Apple Check Coverage (Paling Akurat)
Ini cara yang paling direkomendasikan karena datanya langsung dari server Apple dan hasilnya paling akurat dan real-time.
Hasil yang ditampilkan mencakup status garansi aktif atau tidak, tanggal akhir masa perlindungan (biasanya 1 tahun garansi hardware dan 90 hari dukungan teknis), serta status AppleCare jika perangkat terdaftar.
Kalau hasilnya muncul tulisan "Invalid" atau "Tidak Valid", itu tanda serius bahwa perangkat kemungkinan sudah diblokir, pernah dilaporkan hilang/dicuri, atau bahkan palsu. Jangan lanjutkan transaksi kalau ketemu hasil seperti ini.
Langsung dari Pengaturan iPhone
Cara ini paling praktis karena gak butuh internet dan bisa dilakukan langsung di iPhone yang mau kamu cek. Kalau garansi masih aktif, akan muncul tanggal berakhirnya. Kalau sudah habis, biasanya muncul tulisan "Perlindungan Berakhir."
Intip caranya di bawah ini!
Metode ini berlaku untuk iPhone dengan iOS terbaru dan paling cocok buat kamu yang mau cek iPhone milik sendiri dengan cepat tanpa perlu buka browser.
Via Apple Support App
Selain situs web, Apple juga punya aplikasi resmi yang bisa dipakai untuk cek garansi dengan lebih detail.
Layar akan menampilkan informasi garansi lengkap termasuk tanggal pembelian, tanggal berakhirnya garansi, dan jenis perlindungan yang aktif. Cara ini sangat cocok kalau kamu mau cek beberapa iPhone sekaligus yang semuanya terdaftar di satu Apple ID.
Via Apple Support Website (mysupport.apple.com)
Cara ini mirip dengan metode situs Check Coverage, tapi memberikan detail yang lebih lengkap termasuk bukti perlindungan resmi yang bisa dijadikan dokumentasi.
Di halaman ini akan muncul informasi lengkap tentang perangkat, termasuk status garansi dan keasliannya secara resmi. Cara ini ideal kalau kamu butuh bukti tertulis status garansi, misalnya untuk keperluan klaim servis atau dokumen jual beli.
Cek IMEI lewat Situs Kemenperin
Cara ini sering terlupakan padahal sangat penting, terutama buat kamu yang beli iPhone di Indonesia. Situs Kementerian Perindustrian memungkinkan kamu mengecek apakah IMEI iPhone sudah terdaftar secara resmi di Indonesia atau tidak.
Kalau IMEI terdaftar, berarti iPhone tersebut masuk ke Indonesia melalui jalur resmi dan legal. Kalau tidak terdaftar, iPhone tersebut kemungkinan besar masuk lewat jalur ilegal atau "BM" (black market).
iPhone BM di Indonesia rawan diblokir sinyal oleh operator karena pemerintah sudah menerapkan kebijakan pemblokiran IMEI ilegal. Jadi meski garansi Apple-nya masih aktif, kalau IMEI-nya gak terdaftar di Kemenperin, kamu tetap bisa kena masalah.
Baca juga: iPhone 16, Worth It Nggak Ya?
Jangan sampai ada celah dikit yang akhirnya bikin kamu rugi setelah beli iPhone yang garansinya gak sesuai deskripsi. Untuk itu, kamu perlu banyak nonton video atau baca artikel kaya di sini dengan beli kuota di aplikasi MyTelkomsel Basic.
Short Video baru dan seru