Dalam industri F&B berskala nasional, keputusan ekspansi gerai tidak lagi dapat mengandalkan intuisi semata. Kompleksitas pasar, perbedaan karakter wilayah, serta tingginya biaya investasi menuntut pendekatan yang lebih presisi dan terukur. Menjawab kebutuhan tersebut, Telkomsel Enterprise berkolaborasi dengan Solaria, salah satu pemain F&B terkemuka di Indonesia dengan lebih dari 300 gerai di berbagai kota besar, melalui solusi SiteSense untuk mengadopsi strategi ekspansi berbasis data. SiteSense merupakan solusi smart location intelligence dari Telkomsel Enterprise yang memanfaatkan data jaringan yang akurat dan detail untuk membantu bisnis menentukan lokasi gerai atau ekspansi secara lebih efisien.
Sebagai jaringan restoran dengan skala operasional nasional, Solaria menghadapi tantangan khas B2B dalam menentukan lokasi cabang baru: bagaimana mengidentifikasi area dengan potensi trafik tinggi, profil pelanggan yang sesuai, serta risiko kompetisi yang terkendali. Sebelumnya, proses pengambilan keputusan sering melibatkan survei lapangan langsung yang memerlukan waktu, biaya, dan sumber daya besar, dengan risiko kesalahan perencanaan yang berdampak pada relokasi atau penyesuaian kapasitas gerai di kemudian hari.
Melalui SiteSense, Telkomsel Enterprise menghadirkan pendekatan berbasis data jaringan, Data & AI, yang memungkinkan analisis lokasi dilakukan secara lebih komprehensif sebelum keputusan investasi diambil. SiteSense memanfaatkan ekosistem jaringan Telkomsel untuk mengolah berbagai parameter data strategis yang dikombinasikan dengan data Point of Interest (POI) untuk mengetahui pola distribusi, demografis, pola pergerakan pelanggan, jam ramai kunjungan, hingga pemetaan area kompetitor yang ingin dihindari. Seluruh proses ini didukung oleh dashboard yang bisa dikustomisasi, user-friendly, dan tetap mengutamakan standar keamanan dan privasi data kelas enterprise, memastikan data dikelola secara bertanggung jawab dan sesuai regulasi.
Dari perspektif produk, SiteSense dirancang untuk menjawab kebutuhan B2B lintas industri, termasuk F&B dan retail modern. Fleksibilitas parameter analisis memungkinkan perusahaan menyesuaikan insight lokasi dengan strategi bisnis masing-masing, baik untuk ekspansi, relokasi, maupun optimalisasi kinerja gerai yang sudah ada.
“Dalam praktik global, location intelligence telah menjadi pilar penting dalam ekspansi retail dan F&B. Melalui SiteSense, pendekatan ini kami hadirkan ke konteks Indonesia dengan memanfaatkan kekuatan ekosistem Telkomsel, yang didukung oleh lebih dari 157 juta pelanggan seluler dan jaringan broadband yang menjangkau lebih dari 97% area Indonesia, sehingga keputusan bisnis dapat diambil dengan tingkat presisi yang jauh lebih tinggi,” jelas Alfian Manullang, Vice President – Data Solutions and Digital Financial Services Telkomsel.
Bagi Solaria, kolaborasi ini memberikan nilai strategis dalam jangka panjang. Dengan dukungan SiteSense, proses perencanaan ekspansi menjadi lebih cepat, berbasis insight yang dapat divalidasi, dan selaras dengan tujuan pertumbuhan bisnis nasional.
“Sebagai brand dengan jaringan lebih dari 300 gerai, kami membutuhkan pendekatan yang lebih terstruktur dalam menentukan lokasi. SiteSense membantu kami meminimalkan risiko dan memastikan setiap keputusan ekspansi didukung oleh data yang komprehensif,” ungkap Ridwan Darmali, perwakilan manajemen Solaria.
Ke depan, kolaborasi Telkomsel Enterprise dan Solaria menegaskan peran data dan konektivitas sebagai fondasi transformasi industri F&B menuju era Indonesia 4.0. Strategi ekspansi gerai berbasis data yang meningkatkan efisiensi bisnis, dan membangun ekosistem F&B yang lebih adaptif, berkelanjutan, dan siap bersaing di tingkat regional maupun global.