Buat kamu yang ingin berwisata religi setelah selesai melaksanakan ibadah haji tahun ini, kamu bisa mengunjungi salah satu atau beberapa dari 12 (dua belas) tempat bersejarah Islami berikut ini:
Nah, buat kamu yang ingin tetap bisa berkomunikasi dengan keluarga maupun kerabat yang ada di Indonesia saat haji, kamu bisa gunakan paket RoaMAX Telkomsel, ya!
Kamu juga pasti penasaran sama penjelasan dari masing-masing tempat bersejarah yang bisa kamu kunjungi setelah haji tersebut, kan?
Cari tahu pembahasan tempat-tempatnya di bawah ini, ya!
Baca Juga: 6 Restoran Indonesia Wajib Coba di Madinah
Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji, banyak jemaah yang memanfaatkan waktu di Makkah untuk melakukan ziarah dan wisata religi. Selain menenangkan hati, momen ini juga jadi kesempatan langka untuk melihat langsung lokasi-lokasi bersejarah yang selama ini hanya kita dengar dari kisah sirah Nabi.
Makkah bukan cuma tentang Masjidil Haram dan Ka’bah. Kota suci ini menyimpan banyak tempat bersejarah yang jadi saksi perjalanan Islam dari masa ke masa.
Berikut 12 tempat wisata bersejarah di Makkah yang bisa kamu kunjungi setelah haji.
Jabal Nur menjadi salah satu destinasi ziarah paling terkenal di Makkah dan di sinilah terdapat Gua Hira, tempat Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama dari Malaikat Jibril.
Mendaki Jabal Nur lumayan menguras tenaga, tapi banyak jemaah rela naik demi merasakan atmosfer spiritual yang kuat. Pemandangannya juga jadi salah satu yang paling ikonik di Makkah.
Google Maps: https://share.google/DFwADiZYsTmacmqhs
Tempat bersejarah berikutnya adalah Jabal Tsur, lokasi Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar Ash-Shiddiq bersembunyi saat hijrah menuju Madinah.
Terjadi di sinilah kisah sarang laba-laba dan burung merpati yang melindungi Nabi menjadi legenda yang sangat dikenal. Tempat ini sering jadi destinasi wajib bagi jemaah yang ingin napak tilas hijrah Rasulullah.
Google Maps: https://share.google/p7KbsbBtAe3e7fBYm
Arafah adalah salah satu tempat paling sakral dalam ibadah haji karena di sinilah jemaah melaksanakan wukuf, rukun haji yang paling utama.
Salah satu spot yang sering dikunjungi adalah Jabal Rahmah, bukit yang diyakini sebagai tempat bertemunya kembali Nabi Adam AS dan Siti Hawa setelah diturunkan ke bumi.
Google Maps: https://maps.app.goo.gl/DRS78LiTsVLY27dj9
Masjid Namirah terletak di kawasan Arafah dan menjadi lokasi penting saat puncak ibadah haji. Masjid ini terkenal karena menjadi tempat dilaksanakannya khutbah wukuf pada tanggal 9 Dzulhijjah.
Bangunannya luas, megah, dan punya nilai sejarah yang kuat dalam tradisi ibadah haji.
Google Maps: https://share.google/wbD6sdgeyS5MFcHbc
Muzdalifah adalah area tempat jemaah haji bermalam setelah wukuf di Arafah. Di sinilah jemaah mengumpulkan batu kerikil untuk prosesi lempar jumrah di Mina.
Meski terlihat sederhana, Muzdalifah adalah lokasi penuh makna karena menggambarkan kesederhanaan dan kebersamaan jutaan jemaah.
Google Maps: https://share.google/yELk1B1FmIzsstfKU
Mina adalah kawasan yang sangat dikenal dalam rangkaian haji. Tempat ini identik dengan tenda-tenda jemaah dan juga lokasi pelaksanaan lempar jumrah.
Mina menjadi simbol perjuangan, kesabaran, dan kepatuhan jemaah dalam menjalankan salah satu ritual terbesar dalam Islam.
Google Maps: https://share.google/oLWlIxlgICln6qJ4C
Baca Juga: 3 Viral Cafe di Mekah dan Sekitarnya yang Bisa Kamu Datangi
Jamarat Bridge adalah lokasi pelaksanaan ritual lempar jumrah. Tempat ini sudah dibangun modern dengan struktur bertingkat untuk mengakomodasi jutaan jemaah agar lebih aman dan tertib.
Walau tampak modern, tempat ini menyimpan sejarah panjang tentang simbol perlawanan Nabi Ibrahim AS terhadap godaan setan.
Google Maps: https://share.google/W2fhWnMIZ9Rcngmb1
Masjid Al-Khaif berada di Mina dan termasuk salah satu masjid tua yang sangat dihormati. Konon, masjid ini pernah menjadi tempat shalat banyak nabi.
Bagi jemaah yang ingin memperdalam wisata religi, Masjid Al-Khaif adalah salah satu tempat yang sering masuk itinerary ziarah.
Google Maps: https://share.google/13HoAJF6s1ntlc5Yv
Masjid Jin adalah salah satu masjid terkenal di Makkah yang berkaitan dengan kisah sekelompok jin yang mendengarkan bacaan Al-Qur’an dari Nabi Muhammad SAW dan kemudian memeluk Islam.
Tempat ini punya cerita unik dan sering dikunjungi jemaah karena nilai historisnya yang berbeda dari lokasi lainnya.
Google Maps: https://share.google/qTtlXdifjdo9jSx1n
Masjid Al-Rayah dikenal sebagai salah satu lokasi yang berkaitan dengan peristiwa Fathu Makkah atau Penaklukan Kota Makkah.
Masjid ini jadi simbol kemenangan Islam yang datang bukan untuk menghancurkan, tapi untuk memurnikan Makkah dari penyembahan berhala.
Maqam Ibrahim terletak di area Masjidil Haram, dekat Ka’bah. Tempat ini diyakini sebagai batu pijakan Nabi Ibrahim AS ketika membangun Ka’bah bersama Nabi Ismail AS.
Maqam Ibrahim bukan sekadar objek sejarah, tapi juga bagian penting dari ibadah karena jemaah disunnahkan shalat dua rakaat setelah thawaf di dekat lokasi ini.
Kalau kamu ingin melihat sisi sejarah Makkah yang lebih lengkap, Museum Al Haram (atau Museum Makkah) adalah tempat yang cocok. Museum ini menyimpan banyak informasi dan artefak terkait Masjidil Haram, perkembangan Ka’bah, serta sejarah kota suci Makkah.
Tempat ini juga cocok untuk jamaah yang ingin wisata religi dengan suasana lebih santai tanpa harus banyak berjalan jauh.
Google Maps: https://maps.app.goo.gl/FrePzhWkYwfFd1Bc8
Itulah berbagai informasi tentang tempat-tempat bersejarah yang bisa kamu kunjungi setelah kamu ibadah haji.
Yuk, persiapkan koneksi internetmu saat sedang haji dengan paket RoaMAX Telkomsel! Kamu bisa membelinya dari aplikasi MyTelkomsel, ya!
Semoga bermanfaat!
Baca Juga: 6 Tempat Beli Oleh-Oleh Haji Paling Terkenal di Arab Saudi
Short Video baru dan seru