BAGIKAN

Hari Media Sosial: Saatnya Ciptakan Ruang Digital yang Lebih BAIK

Article
Hari Media Sosial 2026 - Internet Baik

Coba ingat kembali, sudah berapa kali kamu membuka media sosial hari ini? 

 

Mulai dari mencari informasi, berbagi cerita, menemukan inspirasi, mengikuti tren terbaru, hingga membangun relasi profesional, semuanya kini bisa dilakukan hanya melalui layar smartphone.



Kehadiran media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Karena itulah, setiap tanggal 10 Juni Indonesia memperingati Hari Media Sosial sebagai momentum untuk merefleksikan bagaimana ruang digital berkembang dan membentuk cara kita belajar, berinteraksi, berkarya, hingga menciptakan peluang baru.



Tapi, di balik berbagai kemudahan tersebut, terdapat tanggung jawab yang tidak kalah penting. Ruang digital yang aman dan positif tidak tercipta dengan sendirinya, melainkan dibangun melalui kesadaran dan perilaku setiap penggunanya.

 

Karena itu, kemampuan memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab menjadi keterampilan yang semakin relevan di era digital saat ini.

 

Ketika Media Sosial Menjadi Ruang Belajar, Berkarya, dan Bertumbuh 

 

Dalam beberapa tahun terakhir, media sosial tidak lagi hanya digunakan untuk berkomunikasi, tapi juga menjadi ruang belajar, berkolaborasi hingga mengekspresikan kreativitas.



Banyak pelajar yang memanfaatkan media sosial untuk mencari referensi belajar. Para guru menggunakan platform digital untuk berbagi materi dan inspirasi. Sementara para kreator menjadikan media sosial sebagai wadah untuk menunjukkan karya.



Melihat peran media sosial yang semakin besar, literasi digital menjadi keterampilan penting yang perlu dimiliki oleh setiap pengguna internet. Tidak hanya memahami cara menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana memanfaatkannya secara aman, bertanggung jawab dan tetap inspiratif.



Satu Dekade Internet BAIK Menumbuhkan Literasi Digital Indonesia

 

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Telkomsel percaya bahwa internet dan media sosial bukanlah sesuatu yang perlu dihindari, melainkan dipahami dan dimanfaatkan secara bijak. Sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, ruang digital menghadirkan berbagai peluang untuk belajar, berkarya, berkolaborasi, dan berkembang. 



Semangat itulah yang melahirkan Internet BAIK pada tahun 2016. Dikembangkan bersama ICT Watch, Yayasan Kita dan Buah Hati (YKBH), serta Kakatu, program ini hadir untuk membantu menciptakan ruang digital yang lebih aman untuk anak dan remaja.



Pada awal perjalanannya, Internet BAIK mengusung pendekatan cyber wellness yang memperkenalkan berbagai prinsip dasar dalam berinternet secara sehat dan bijak. Melalui berbagai materi edukasi, program ini membekali pelajar, guru, serta orang tua dengan pemahaman mengenai etika menggunakan internet dan cara menghadapi berbagai tantangan di ruang digital.



Melalui berbagai roadshow dan kegiatan edukasi di berbagai daerah Indonesia, mulai dari Yogyakarta, Medan, Tasikmalaya, Kupang, Pekanbaru, Pontianak, Jayapura, Makassar, Bandar Lampung, Bogor, Purwokerto, Surakarta, hingga berbagai kota lainnya, Internet BAIK terus memperluas jangkauan literasi digital ke lebih banyak lapisan masyarakat.



Kemudian, seiring perkembangan dunia digital, materi dan pendekatan yang digunakan pun terus berkembang. Mulai dari penguatan digital skills, pembelajaran kreatif berbasis teknologi, hingga berbagai pelatihan yang membantu generasi muda menghadapi tantangan era digital.



Meski sempat menghadapi tantangan selama masa pandemi, semangat literasi digital tetap berjalan melalui berbagai kegiatan daring. Memasuki era digital yang semakin dinamis, Internet BAIK pun terus beradaptasi dengan perkembangan dunia digital melalui berbagai program dan fokus pembelajaran yang semakin dekat dengan kebutuhan generasi muda.



Melalui digital skills bootcamp, seminar, mentoring hingga workshop, generasi muda Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi digital.



Hingga saat ini, Internet BAIK telah menjangkau lebih dari 41.000 pelajar di 1.484 sekolah, serta melibatkan lebih dari 9.500 guru, orang tua, dan anggota komunitas di 296 kota/kabupaten di Indonesia.

 

Program ini juga telah melahirkan lebih dari 1.600 Internet BAIK Agents of Change dan menghasilkan lebih dari 1.600 karya konten kreatif digital yang menunjukkan bahwa teknologi dapat dimanfaatkan untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

 

Melalui berbagai aktivitas edukasi tersebut, Internet BAIK terus mendorong lahirnya generasi digital yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menggunakan internet secara bertanggung jawab.



Internet BAIK Mengajak Generasi Muda Memahami AI Secara Bijak

 

Memasuki satu dekade perjalanannya, Internet BAIK menghadirkan AI Festival Internet BAIK Series 10 dengan tema "Level Up The Future with AI".

 

Melalui program ini, ribuan pelajar dari berbagai daerah diajak untuk memahami, mengeksplorasi, dan memanfaatkan kecerdasan artifisial (AI) secara kreatif, aman, dan bertanggung jawab.



Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai karya inovatif yang lahir dari para peserta di seluruh Indonesia. Pada puncak program, sejumlah tim berhasil meraih predikat karya terbaik dalam tiga kategori utama, yaitu Cyberlite untuk membangun kesadaran literasi digital yang aman dan bertanggung jawab, Syntech untuk mengembangkan solusi inovatif bagi berbagai isu di sekitar pelajar, dan Creativa untuk mengeksplorasi kreativitas melalui karya berbasis AI.

 

Pada kategori Cyberlite, SMK Negeri 2 Kota Jambi berhasil meraih Juara 1 melalui karya Topeng Digital, disusul SMK Negeri 1 Cimahi dengan Terkirim/Ada Selamanya dan SMK Negeri 1 Sungai Raya dengan karya Penyebaran Virus di Lingkungan Sekolah.

 

Di kategori Syntech, SMAN 2 Cimahi meraih Juara 1 melalui karya Wastewise, diikuti SMK Negeri 2 Kota Jambi dengan Digitask dan SMAN 1 Pontianak dengan Smartcard Smansa.

 

Sementara itu, pada kategori Creativa, yang mengangkat pemanfaatan AI untuk karya seni dan kreativitas digital, Juara 1 diraih oleh SMKN 3 Cimahi melalui karya Bayangan di Balik Telaga, disusul SMKN 4 Surakarta dengan Find The Signal dan SMAN 3 Kota Jambi dengan karya Aku Pernah Ingin Jadi Mereka.



Selain penghargaan untuk karya terbaik di masing-masing kategori, Internet BAIK Series 10 juga memberikan apresiasi khusus bagi karya-karya yang dinilai mampu menghadirkan ide inspiratif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.



Penghargaan Karya Favorit diraih oleh SMK Negeri 8 Surakarta melalui karya Kecanduan Gadget pada Usia Remaja. Sementara itu, penghargaan Karya Inspiratif diberikan kepada SMK Negeri 1 Surakarta melalui karya Kantin Digital dan SMK Negeri 7 Pontianak melalui karya Pengenalan Kota Pontianak ke Dunia Luar.

 

Beragam karya tersebut menunjukkan bagaimana generasi muda Indonesia mampu memanfaatkan teknologi dan AI tidak hanya untuk berkreasi, tetapi juga untuk menghadirkan solusi, menyuarakan isu sosial, serta menciptakan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

 

Internet BAIK mengajak pelajar, guru, dan orang tua untuk memahami serta memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) secara baik melalui berbagai aktivitas seperti AI Camp, workshop, diskusi interaktif, dan festival karya.

 

Ketiganya dirancang untuk membantu peserta memahami AI dari berbagai perspektif, mulai dari kreativitas, teknologi, hingga keamanan digital. Melalui pendekatan tersebut, Internet BAIK tidak hanya mengajak peserta memahami teknologi terbaru, tetapi juga membangun kesadaran untuk menggunakannya secara bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.



Ketika teknologi terus berkembang, kemampuan menggunakan teknologi secara bijak menjadi semakin penting. Hal ini tidak hanya berlaku pada pemanfaatan AI, tetapi juga dalam aktivitas digital sehari-hari, termasuk saat bermedia sosial.



Media sosial akan terus berkembang, begitu pula teknologi yang mendukungnya. Namun, satu hal yang tidak berubah adalah pentingnya menggunakan teknologi dengan bijak.

 

Mari jadikan media sosial sebagai ruang untuk berbagi inspirasi, memperluas wawasan, menghargai perbedaan, dan menciptakan dampak positif bagi sesama. Karena setiap unggahan, komentar, dan interaksi yang kita lakukan turut membentuk wajah ruang digital Indonesia, hari ini maupun di masa depan.

 

Selamat Hari Media Sosial Indonesia 2026.

 

Bersama Internet BAIK, mari terus menghadirkan ruang digital yang lebih BAIK: Bertanggung Jawab, Aman, Inspiratif, dan Kreatif.