Trading Kripto Adalah: Panduan Cuan untuk Pemula

Trading Kripto Adalah: Panduan Cuan untuk Pemula

 

Trading kripto adalah salah satu yang paling populer saat ini. Alasan mengapa banyak orang tertarik untuk membangun aset kripto adalah karena aset tersebut tidak ada campur tangan pihak ketiga, termasuk pemerintah. Sistemnya sudah terdesentralisasi. Jadi, kamu bisa mengatur sendiri asetmu.

 

Kemudian, nilai transaksi kripto juga selalu tinggi. Menurut Dr. Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Perdagangan, sepanjang 2020 nilai transaksi kripto mencapai hingga Rp65 triliun. Lalu, pelanggan terdaftarnya mencapai 3 juta.

 

Pada tahun 2021, nilai transaksinya bertambah menjadi Rp859 triliun dan jumlah pelanggan pun ikut bertambah, yakni 11,8 juta. Ini menjadi bukti bahwa aset kripto sangat banyak peminatnya di Indonesia.

 

Apa Itu Trading Kripto?

Ingin mencoba peruntungan dengan membangun aset secara digital? Kamu bisa memulainya dengan melakukan trading kripto. Namun, sebelum itu, kamu perlu mempelajari hal-hal penting terkait kripto.

 

Secara sederhana, trading kripto adalah jual beli aset kripto. Para trader bisa memperjualbelikan aset kripto miliknya kepada orang lain. Siapa pun bisa memulai trading kripto.

 

Satu hal penting yang perlu kamu perhatikan ketika ingin memulai trading adalah pasar cryptocurrency terbuka 24 jam. Hal ini sangat berbeda dengan pasar saham yang hanya beroperasi pada jam kerja. Tingkat volatilitasnya pun sangat tinggi sehingga kamu perlu berhati-hati. Nilai kripto bisa berubah-ubah setiap saat.

 

Apa Jenis Kripto yang Bisa Digunakan Trading?

Bitcoin adalah cryptocurrency paling tua yang nilai asetnya sangat tinggi di era ini. Sebagai pemula, kamu mungkin akan kewalahan jika memulai trading dengan Bitcoin. Oleh karena itu, mari kita pahami bersama jenis kripto yang bisa di-trading.

 

  • Coin

Coin atau koin merupakan aset kripto yang memiliki teknik enkripsi mandiri sehingga bisa tersimpan dalam jangka waktu yang lama. Koin memiliki sistem Blockchain tersendiri yang menjamin keamanannya. Contoh koin yang paling terkenal di dunia adalah Bitcoin (BTC).

 

  • Altcoin

Istilah Altcoin mengacu pada semua jenis koin yang bukan Bitcoin. Istilah tersebut merupakan singkatan dari alternative coin. Altcoin tercipta dengan tujuan untuk menyempurnakan kekurangan yang pada Bitcoin.

 

Altcoin tercipta berdasarkan kerangka yang ada pada Bitcoin, tetapi dengan berbagai modifikasi. Contoh altcoin yang paling populer di dunia adalah Ethereum (ETH). Fitur yang menjadi keunggulan dari altcoin ini adalah smart contract.

 

  • Token

Selanjutnya, token kripto adalah sebuah akses dari sistem terdesentralisasi yang ada pada Blockchain. Token kripto bisa digunakan sebagai alat pembayaran. Perusahaan bisa membuat token kripto yang berguna sebagai alat tukar di platform mereka.

 

Baca Juga: “Indonesia Biner” Konten Digital Orisinal dari Maxstream

 

Cara Trading Kripto untuk Pemula

Setelah mengetahui beberapa jenis kripto yang bisa untuk trading, saatnya mencari tahu bagaimana cara memulai trading crypto. Berikut langkah-langkahnya.

 

  1. Buat Akun Exchange Kripto

Pertama-tama, kamu perlu membuat akun di platform exchange Kripto. Di Indonesia, kamu harus memilih platform exchange kripto yang sudah terdaftar di Badan Pengawas Berjangka Komoditi (Bappebti). Tiga platform yang paling terkenal adalah Indodax, Tokocrypto, dan Zipmex.

 

  1. Lakukan KYC

Kedua, kamu juga perlu memverifikasi KYC (know your customer). Pada proses ini, kamu perlu melengkapi form data diri.

 

  1. Pilih Aset Kripto yang Potensial

Setelah semua proses pendaftaran selesai, hal yang paling penting adalah menentukan aset kripto apa yang ingin kamu beli. Pada tahap ini, kamu tidak boleh asal memilih. Kamu harus mempelajari tren nilai jenis aset kripto yang ingin kamu beli.

 

Lalu, yang tak kalah penting adalah pastikan aset kripto yang akan kamu beli legal untuk di-trading. Beberapa jenis kripto yang legal adalah Ethereum, Tezos, USD Coin, Polkadot, the sandbox, Bitcoin, dan Litecoin.

 

  1. Lakukan Deposit

Sebelum melakukan trading, kamu pun perlu melakukan deposit. Pelajari bagaimana cara deposit di platform exchange karena berbeda platform bisa berbeda caranya. Lalu, kamu bisa menggunakan LinkAja untuk melakukan deposit secara mudah dan simple.

 

  1. Mulai Trading

Setelah sudah memiliki cukup uang untuk membeli aset kripto, saatnya kamu memulai trading. Pastikan kamu membaca lebih banyak hal lagi terkait trading kripto supaya usahamu untuk membangun aset kripto bisa berkembang sesuai harapan.

 

Aspek penting dari trading kripto yang tidak boleh kamu lupakan adalah volatilitasnya yang tinggi. Nilai uang kripto bisa berubah-ubah setiap saat.

 

Penutup

Sudah cukup siap untuk melakukan trading kripto? Ingat, kamu harus tetap memperdalam pengetahuan tentang cara trading kripto supaya aset yang kamu bangun terus meningkat.

 

Lalu, karena kripto sudah menjadi aset legal di Indonesia, kamu sudah bisa membelinya di berbagai platform lokal. Salah satu pembayaran paling praktis menggunakan LinkAja. Dompet digital dari Telkomsel tersebut memang menjadi solusi untuk hampir semua transaksi secara digital.

 

Terakhir, yang terpenting dalam trading kripto adalah sabar dan terus belajar. Kamu mungkin tidak akan langsung sukses. Namun, selama kamu tidak menyerah dan terus belajar, kamu pun bisa menjadi trader kripto yang sukses.