Error message

Telkomsel | 29 Januari 2018
3 shares

                     “Squline” Bantu Masyarakat Indonesia
                                 Hadapi Persaingan Global

 

Era globalisasi saat ini sangat memungkinkan pertukaran tenaga kerja lintas negara. Dengan berbekal banyak keterampilan, kita akan semakin mudah untuk bekerja di negara lain, dan begitu pula sebaliknya, Indonesia akan dibanjiri oleh tenaga kerja asing dengan kompetensi yang tinggi. Hal ini berarti persaingan semakin ketat, sehingga sumber daya manusia harus ditingkatkan. Keahlian yang sangat krusial salah satunya adalah kemampuan berbahasa asing.

Elita Yunanda, Rahmatiah Nurul Aini Rasyidah dan Margarita dari Jakarta menyadari hal tersebut, yang tercermin dari tingginya permintaan untuk belajar bahasa asing terutama yang dilakukan melalui telepon seluler. Dari situlah ketiganya mendapatkan ide untuk mengembangkan platform digital yang dapat memudahkan masyarakat untuk belajar bahasa asing melalui ponsel, yang mereka beri nama “Squline”.

Squline menyediakan layanan untuk belajar bahasa Inggris, bahasa Mandarin, dan bahasa Jepang dengan metode real-time menggunakan video call. Pengguna Squline pun bisa belajar bahasa dengan efektif, karena pembelajaran dilakukan secara one on one antara guru dan pelajar. Tak hanya itu, Squline juga bisa memfasilitasi penjadwalan kelas belajar sesuai kebutuhan, dan memungkinkan penggunanya untuk mengakses materi pembelajaran yang digunakan pengguna lainnya. Pelajar pun bisa mendapatkan pembelajaran yang berkelanjutan dengan tersedianya fitur laporan perkembangan belajar serta pengiriman pesan langsung kepada guru pengajar.

Sebagai developer lokal, tim Squiline berharap mendapatkan dukungan lebih dari pemerintah untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi startup Indonesia sehingga komunitas developer dapat semakin berkembang untuk memberikan manfaat positif bagi masyarakat Indonesia. Komitmen Squline dalam meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia agar lebih siap menghadapi persaingan global memang patut diacungi jempol, karena itulah mereka terpilih menjadi salah satu pemenang The NextDev 2017.


Related Blogs