Telkomsel | 22 Januari 2018
1 shares

                   Cara Finalis The NextDev 2017, ‘Lindungi Hutan’
                              untuk Jaga Kelestarian Lingkungan

 

Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk dapat membuat hidup lebih berarti. Salah satunya adalah dengan bergabung dengan suatu ‘cause’ atau kampanye dimana kita sukarela memberikan bantuan dan melakukan advokasi, yang sesuai dengan cita-cita dan idealisme kita. Contohnya seperti salah satu tim finalis The NextDev 2017, yaitu Hario Laskito Ardi, Chashif Syadzali, dan Miftachur Robani dari Semarang, yang berusaha mewujudkan cita-citanya mengenai kelestarian lingkungan dengan mengembangkan platform crowdsourcing bernama Lindungi Hutan.

Melalui website www.lindungihutan.com, Hario, Chashif dan Miftachur menyediakan platform penggalangan dana untuk kampanye penghijauan dan penyelamatan satwa, sekaligus mengajak masyarakat untuk memberikan donasi bibit yang akan ditanam bersama jaringan Sahabat Alam. Lindung Hutan juga memastikan para petani merasakan dampak positif dengan membeli bibit pohon donasi dari komunitas petani bibit, serta memberdayakan petani untuk merawat dan melaporkan kondisi hutan.

Melalui pemberdayaan komunitas petani tersebut, masyarakat kemudian dapat melakukan pemantauan jumlah dan kondisi pohon yang ditanam, serta mendapatkan informasi jumlah emisi yang berhasil dikurangi berkat gerakan penanaman pohon. Tak hanya itu, masyarakat juga bisa datang dan ikut penanaman di hutan. Dengan begitu masyarakat bisa mendapatkan edukasi, serta berperan meningkatkan awareness dengan berbagi pengalaman melalui sosial media masing-masing.

Lindungi Hutan merupakan salah satu peserta The NextDev 2017  yang terpilih sebagai finalis karena dinilai memiliki aplikasi digital dengan kemampuan untuk memberikan solusi dan memberikan peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, agrikultur, dan transportasi. Mereka juga punya pesan kepada generasi muda untuk berhenti berfikir siapa yang salah dan mulai menyelesaikan masalah.