Telkomsel dan Polda Metro Jaya Bongkar Penipuan Undian SMS Berhadiah

Telkomsel dan Polda Metro Jaya Bongkar Penipuan Undian SMS Berhadiah

 

Jakarta, 22 April 2010

Telkomsel bekerjasama dengan Polda Metro Jaya sukses membongkar kasus penipuan yang berkedok undian berhadiah, sehubungan dengan ditindaklanjutinya pengaduan masyarakat terkait maraknya SMS penipuan yang telah banyak merugikan pelanggan.

Sebanyak 15 pelaku beserta sejumlah telepon genggam, kartu GSM, buku catatan nomor-nomor sasaran, kartu ATM, dan sejumlah uang tunai diamankan sebagai barang bukti oleh pihak kepolisian.

Menurut GM Corporate Communications Ricardo Indra, “Sebagai perusahaan yang peduli terhadap para pelanggannya, maka Telkomsel jelas ingin melindungi dari kemungkinan penipuan ini. Dan atas keberhasilan terungkapnya penipuan ini, kami berterima kasih kepada Polda Metro Jaya atas kerjasamanya dalam menguak penipuan berkedok undian SMS berhadiah.”

Kasus penipuan berkedok undian berhadiah begitu marak terjadi. Para pelaku umumnya menjebak para korban lewat layanan SMS. SMS penipuan dikirim ke pelanggan operator telekomunikasi oleh pihak tertentu dengan berbagai modus dan tujuan. Beberapa jenis penipuan yang sering muncul di ponsel antara lain: pelaksanaan dan pengumuman undian berhadiah seperti TelkomselPOIN, serta promo produk dan layanan.

   

SMS Penipuan: Kadiv Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy G. Rafli bersama Deputy VP Corporate Secretary Telkomsel Aulia E. Marinto (baju putih), saat memaparkan kronologis terbongkarnya kejahatan penipuan berkedok SMS undian berhadiah di Mapolda Metro Jaya, Kamis (22/4). Sebanyak 15 pelaku beserta sejumlah telepon genggam, kartu GSM, buku catatan nomor-nomor sasaran, kartu ATM, dan sejumlah uang tunai diamankan sebagai barang bukti oleh pihak kepolisian.

“Adapun modus penipuan yang dilakukan sindikat penipu ini adalah dengan menyebarkan undian palsu ke sejumlah nomor korban. Nomor korban didapat dengan melakukan pengacakan. Jika korban menanggapi undian tersebut, pelaku kemudian meminta korban untuk mentransfer sejumlah uang. Alasannya agar hadiah bisa cepat diterima. Dalam prakteknya, pelaku menggunakan nomer operator seluler tertentu untuk menyebarkan undian palsu tersebut,” tukas Kadiv Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy G. Rafli.

Telkomsel menghimbau kepada semua pelanggan untuk tidak merespon SMS penipuan tersebut dan segera menghubungi Telkomsel melalui layanan call center 24 jam dengan akses 111 untuk pelanggan kartuHALO dan 116 untuk simPATI dan Kartu As, serta akses khusus pelanggan korporat, yakni 128. Tersedia pula akses lain yakni 0807 1 811 811. Selain Call Center 24 jam, pelanggan juga dapat dilayani via akses: Website www.telkomsel.com/web/telkomselwebcare, Email ke cs@telkomsel.co.id. Pelanggan juga dapat langsung datang ke GraPARI Telkomsel terdekat agar dapat ditindaklanjuti.

Telkomsel bersama mitra pers serta kepolisian, telah secara aktif dan intensif melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat untuk mewaspadai sejumlah modus operandi penipuan. Upaya ini diharapkan dapat meminimalisir tindak kejahatan dengan motif serupa. Bila ada laporan pelanggan ke pihak kepolisian terkait penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel, selanjutnya Telkomsel secara kooperatif mendukung penelusuran tersebut.

Tag :